“Pipa Ditanam, Nyawa Dipertaruhkan! Proyek Diduga ‘Asal Jadi’ di Jalan Negata Picu Amarah Warga”

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRABUMULIH — Ini bukan lagi sekadar proyek. Ini alarm bahaya.

Di sepanjang Jalan Negata, dari Anak Petai hingga Lembak, tanah dikoyak, pipa ditanam—namun di balik itu semua, tersimpan kegelisahan yang kian membesar. Proyek pemasangan pipa yang diduga milik PT Pertamina kini menjadi sorotan panas. Bukan karena prestasi, tapi karena dugaan kelalaian yang bisa berujung petaka.

Sabtu (02/05/2026), fakta di lapangan berbicara lebih keras dari klaim mana pun. Pekerjaan terlihat dikerjakan tanpa kehati-hatian, tanpa disiplin teknis, seolah waktu lebih penting daripada nyawa manusia. Jika dugaan ini benar, maka yang sedang ditanam bukan hanya pipa—melainkan ancaman yang bisa meledak kapan saja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih menggetarkan, proyek ini berjalan tanpa identitas. Tak ada papan nama. Tak ada informasi. Tak ada transparansi. Proyek besar, tapi senyap. Siapa pelaksana? Berapa anggarannya? Apa standar yang dipakai? Tak satu pun dijawab. Publik dipaksa hidup dalam ketidaktahuan—sementara risiko mengintai di bawah kaki mereka.

Padahal aturan sudah jelas. Peraturan Menteri ESDM Nomor 32 Tahun 2021 mewajibkan standar ketat: kedalaman tanam memadai, perlindungan casing, hingga lapisan pasir sebagai pengaman. Itu bukan formalitas—itu garis batas antara keselamatan dan bencana.

Baca Juga:  “Di Balik Seragam, Ada Kepedulian: Brimob Sumut Panen Kangkung untuk Ketahanan Pangan”

Namun yang terlihat di lapangan justru mematahkan semua itu. Dugaan kuat mengarah pada pemasangan yang dangkal, minim perlindungan, dan jauh dari standar. Jika ini dibiarkan, maka setiap jengkal jalan itu bisa berubah menjadi titik rawan—bom waktu yang menunggu momen untuk menghancurkan.

Yang lebih menyakitkan, ini bukan kali pertama publik bersuara. Kritik sudah dilontarkan. Peringatan sudah diberikan. Namun tak ada perubahan. Tak ada perbaikan. Tak ada penjelasan. Seolah semua suara masyarakat hanya angin lalu.

Ke mana tanggung jawab? Ke mana kepedulian?

Upaya konfirmasi kepada pihak PT Pertamina hingga kini belum mendapat jawaban. Diamnya perusahaan justru memperdalam luka kepercayaan publik—dan mempertegas kesan bahwa keselamatan bukan prioritas utama.

Media Zona Merah memastikan akan melayangkan surat resmi kepada Pertamina Hulu Rokan Zona 4 untuk menuntut kejelasan dan pertanggungjawaban.

Sebab jika benar standar diabaikan, maka ini bukan sekadar proyek gagal—ini adalah kelalaian yang mempertaruhkan nyawa.

Dan ketika nyawa jadi taruhan, diam bukan lagi pilihan.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Strategis dan Komitmen Bersama
Hadir di Garda Terdepan, Brimob Polda Sumut dan Polres Tebing Tinggi Perkuat Benteng Keamanan PT Bridgestone, Warga Merasa Lebih Tenang
Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut Ungkap Fakta di Balik Ledakan Grand Polonia, Titik Kebocoran Pipa Gas Berusia 23 Tahun Akhirnya Teridentifikasi
Kendalikan Inflasi, Bupati Beltim Teken MoU dengan Pemprov DKI Jakarta
Pelecehan Berkedok SOP: Wanita Lansia Hingga Anak Digerayangi, Agus Andrianto Desak Segera Copot Kalapas!
Lapangan Hijau Jadi Panggung Persaudaraan! Kapolres Lhokseumawe Kobarkan Semangat Sportivitas, Buktikan Polri Selalu Hadir Bersama Rakyat
Agus Flores: Fast Respon Kini Bergema di Pentas Nasional, Dari Korps Bhayangkara hingga Lingkaran Istana Presiden
ENAM TAHUN MENUNGGU KEPASTIAN! Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Bertindak: “Perintahkan Gubernur Jawa Barat Selesaikan RS Limbangan, Jangan Biarkan Rakyat Terus Menjadi Korban!”
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:49 WIB

Kolaborasi Strategis dan Komitmen Bersama

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:04 WIB

Hadir di Garda Terdepan, Brimob Polda Sumut dan Polres Tebing Tinggi Perkuat Benteng Keamanan PT Bridgestone, Warga Merasa Lebih Tenang

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:57 WIB

Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut Ungkap Fakta di Balik Ledakan Grand Polonia, Titik Kebocoran Pipa Gas Berusia 23 Tahun Akhirnya Teridentifikasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:02 WIB

Kendalikan Inflasi, Bupati Beltim Teken MoU dengan Pemprov DKI Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:33 WIB

Pelecehan Berkedok SOP: Wanita Lansia Hingga Anak Digerayangi, Agus Andrianto Desak Segera Copot Kalapas!

Berita Terbaru

Daerah

Kolaborasi Strategis dan Komitmen Bersama

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:49 WIB