Medan — Di balik seragam dan disiplin yang melekat, ada satu hal yang terus dijaga: panggilan kemanusiaan. Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menegaskan komitmen itu dengan membuka Latihan Peningkatan Kemampuan Search And Rescue (SAR) Semester I Tahun 2026, Senin (4/5/2026), di Lapangan Hanyaken Musuh, Mako Sat Brimob Polda Sumut, Ksatriaan K.E. Lumi, Jalan Bhayangkara, Medan.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka. Dalam suasana yang khidmat, latihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan ikhtiar untuk memastikan setiap personel siap hadir di detik-detik paling genting—saat nyawa menjadi taruhan dan harapan bergantung pada kecepatan pertolongan.
Sebanyak 45 personel mengikuti latihan ini dengan semangat dan kesungguhan. Mereka tidak hanya diasah kemampuan teknis pencarian dan pertolongan, tetapi juga ditempa secara mental dan fisik agar mampu bertindak cepat, tepat, dan penuh empati di tengah situasi darurat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Latihan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan nilai-nilai kemanusiaan—tentang bagaimana bekerja dalam tim, menjaga keselamatan, dan tetap teguh dalam tekanan. Karena dalam setiap operasi SAR, yang dipertaruhkan bukan hanya keberhasilan misi, tetapi juga keselamatan sesama manusia.
Di lapangan, setiap langkah, setiap instruksi, dan setiap simulasi mengandung satu tujuan: menyelamatkan. Dari korban bencana alam hingga situasi darurat lainnya, kehadiran Brimob diharapkan selalu menjadi jawaban atas kegelisahan masyarakat.
“Kami ingin setiap personel benar-benar siap, bukan hanya secara kemampuan, tetapi juga secara hati. Karena dalam tugas kemanusiaan, kecepatan harus berjalan bersama kepedulian,” menjadi semangat yang tercermin dalam pelatihan ini.
Melalui latihan ini, Brimob Sumut menegaskan bahwa mereka tidak hanya berdiri sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelindung kehidupan. Mereka bersiap untuk hadir—bukan hanya ketika dibutuhkan, tetapi ketika harapan hampir hilang.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan soliditas serta kesiapan yang terus dibangun. Dari Medan, semangat itu dipupuk—agar di mana pun bencana datang, selalu ada tangan yang sigap menolong, dan hati yang tulus menyelamatkan.
Indra/humas













