Pematangsiantar — Di tengah kesibukan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan sisi humanisnya melalui kegiatan Minggu Kasih yang dilaksanakan di GPDI Filadelfia, Jalan Bah Birong No. 7, Kota Pematangsiantar, Minggu (31/5/2026).
Bukan sekadar menjalankan tugas, kehadiran para personel Brimob kali ini membawa pesan kasih, kepedulian, dan kebersamaan yang begitu terasa. Dipimpin Danton I Kompi 2 Batalyon B, Ipda Slamat Bangun J. Silaban, S.H., para personel turun langsung membersihkan area gereja dan lingkungan sekitarnya. Dengan penuh keikhlasan mereka menyapu, mengepel, dan merapikan setiap sudut rumah ibadah agar jemaat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.
Di balik seragam yang identik dengan ketegasan, tampak ketulusan yang menyentuh hati. Tangan-tangan yang sehari-hari siap menjaga keamanan masyarakat, hari itu juga hadir untuk membantu dan melayani. Kehangatan semakin terasa saat personel Brimob menyerahkan bantuan berupa alat-alat kebersihan serta paket sembako kepada pengurus gereja dan warga sekitar yang membutuhkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana haru dan penuh kekeluargaan pun menyelimuti kegiatan tersebut. Canda, senyum, dan sapaan hangat terjalin tanpa sekat, memperlihatkan bahwa kebersamaan dan kepedulian mampu menyatukan semua kalangan dalam semangat persaudaraan.
Pimpinan GPDI Filadelfia, Pdt. S. Panjaitan, S.Th., mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Sat Brimob Polda Sumut. Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa masih banyak tangan-tangan yang peduli dan hadir untuk menguatkan sesama.
“Kehadiran Brimob hari ini membawa sukacita bagi kami. Bukan hanya membersihkan gereja, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan dan kasih yang sangat berarti bagi jemaat serta masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Melalui program Minggu Kasih, Sat Brimob Polda Sumut terus membuktikan bahwa menjaga keamanan bukan hanya dilakukan dengan patroli dan penegakan hukum, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan yang mampu menyentuh hati masyarakat. Dari sebuah sapu yang diayunkan, dari sembako yang dibagikan, hingga senyum yang diberikan, terselip pesan sederhana namun bermakna: bahwa kepedulian adalah jembatan yang mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan menghadirkan harapan bagi sesama.
Indra/humas













