DUA NYAWA MELAYANG: KEAMANAN VENTILASI UDARA APARTEMENT POLLUX HABIBIE DIRAGUKAN

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM ||Suasana tegang mewarnai proses evakuasi jenazah seorang warga negara asing (WNA) asal Singapura di Tower 2 Bluhen, Apartemen Pollux Habibie Lantai 53, Batam Centre, Senin (8/6/2026) malam jam 00.09 Wib.

Terlihat ada ketegangan terjadi ketika ada beberapa awak media yang hendak melakukan peliputan di lokasi mengaku mendapat pembatasan akses dari pihak pengelola dan petugas keamanan apartemen.

Terlihat adu mulut hingga sampai terjadi aksi saling dorong di areal luar gedung Tower Bluhen tersebut dimana saat jurnalis berupaya memperoleh informasi terkait proses evakuasi mendapat halangan dan rintangan dari aparat keamanan PT.CARE GUARD yang di pekerjakan di gedung apartement Meisterstadt Pollux Habibie- Batam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak keamanan apartemen yang dinas malam selasa 09/06/2026 dinihari beralasan pembatasan dilakukan untuk menjaga privasi penghuni. Namun, sikap tersebut memicu keberatan dari sejumlah wartawan yang tengah menjalankan tugas peliputan.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi hanya beberapa hari setelah ditemukannya seorang WNA lansia asal Singapura meninggal dunia di kawasan apartemen yang sama pada Kamis (4/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Senin malam kembali ditemukan seorang wanita WNA Singapura berinisial L, kelahiran 1967, meninggal dunia di salah satu unit di Lantai 38 Tower 2 Bluhen.

Baca Juga:  The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Penemuan jenazah tersebut langsung menarik perhatian publik mengingat adanya dua kasus kematian warga negara Singapura di lokasi yang sama dalam rentang waktu yang berdekatan.

Sejumlah jurnalis dari berbagai media di Batam mendatangi lokasi untuk memperoleh informasi dan dokumentasi. Namun, akses menuju area tower dijaga ketat oleh petugas keamanan. Awak media juga tidak diperkenankan mengambil gambar saat proses evakuasi jenazah berlangsung.

“Kami hanya menjalankan tugas jurnalistik untuk memperoleh informasi yang akurat. Pembatasan yang terlalu ketat justru menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat,” ujar salah seorang wartawan di lokasi.

Menjelang tengah malam, jenazah wanita berinisial L akhirnya berhasil dievakuasi melalui pintu darurat apartemen dan dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan dari pihak berwenang. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait temuan tersebut.

Pihak pengelola gedung Apartemant Meisterstadt Pollux Habibie PT.Pollux Barelang Megasuperblok dan PT.Pollux Properti Indonesia Tbk belum dapat ditemui dan bungkam seribu bahasa.

Fahmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Strategis dan Komitmen Bersama
Hadir di Garda Terdepan, Brimob Polda Sumut dan Polres Tebing Tinggi Perkuat Benteng Keamanan PT Bridgestone, Warga Merasa Lebih Tenang
Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut Ungkap Fakta di Balik Ledakan Grand Polonia, Titik Kebocoran Pipa Gas Berusia 23 Tahun Akhirnya Teridentifikasi
Kendalikan Inflasi, Bupati Beltim Teken MoU dengan Pemprov DKI Jakarta
Pelecehan Berkedok SOP: Wanita Lansia Hingga Anak Digerayangi, Agus Andrianto Desak Segera Copot Kalapas!
Lapangan Hijau Jadi Panggung Persaudaraan! Kapolres Lhokseumawe Kobarkan Semangat Sportivitas, Buktikan Polri Selalu Hadir Bersama Rakyat
Agus Flores: Fast Respon Kini Bergema di Pentas Nasional, Dari Korps Bhayangkara hingga Lingkaran Istana Presiden
ENAM TAHUN MENUNGGU KEPASTIAN! Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Bertindak: “Perintahkan Gubernur Jawa Barat Selesaikan RS Limbangan, Jangan Biarkan Rakyat Terus Menjadi Korban!”
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:49 WIB

Kolaborasi Strategis dan Komitmen Bersama

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:04 WIB

Hadir di Garda Terdepan, Brimob Polda Sumut dan Polres Tebing Tinggi Perkuat Benteng Keamanan PT Bridgestone, Warga Merasa Lebih Tenang

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:57 WIB

Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut Ungkap Fakta di Balik Ledakan Grand Polonia, Titik Kebocoran Pipa Gas Berusia 23 Tahun Akhirnya Teridentifikasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:02 WIB

Kendalikan Inflasi, Bupati Beltim Teken MoU dengan Pemprov DKI Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:33 WIB

Pelecehan Berkedok SOP: Wanita Lansia Hingga Anak Digerayangi, Agus Andrianto Desak Segera Copot Kalapas!

Berita Terbaru

Daerah

Kolaborasi Strategis dan Komitmen Bersama

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:49 WIB