SERGAI — Di tengah padatnya tugas menjaga keamanan dan ketertiban, ada sisi lain yang sering luput dari perhatian—kebutuhan akan ketenangan hati dan kedekatan dengan Sang Pencipta.
Suasana itulah yang terasa saat Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Jhon Sitepu, S.I.K., M.H., menandatangani prasasti Mushola Al-Jabbar di Mako Polsek Sei Rampah, Kamis (23/4/2026) sore. Momen sederhana, namun sarat makna—bukan sekadar peresmian bangunan, melainkan peneguhan nilai spiritual di tengah kerasnya tugas sebagai aparat penegak hukum.
Didampingi Kapolsek Sei Rampah AKP Ahmad Albar, S.H., M.H., serta Kanit Reskrim IPDA Ardika J. Napitupulu, S.H., penandatanganan prasasti itu menjadi simbol bahwa di balik seragam dan tanggung jawab besar, ada hati yang juga perlu dijaga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., Kapolres menyampaikan bahwa kehadiran mushola ini diharapkan menjadi tempat bernaung bagi jiwa—tempat kembali saat lelah, tempat bersujud saat beban terasa berat.
“Ini bukan hanya bangunan. Ini adalah ruang untuk menenangkan hati, menguatkan iman, dan mengingat bahwa setiap tugas yang kita jalani adalah bagian dari pengabdian,” ungkapnya.
Di tengah dinamika tugas yang tak mengenal waktu, mushola ini diharapkan menjadi pengingat bahwa kekuatan sejati tidak hanya berasal dari fisik, tetapi juga dari hati yang bersih dan iman yang kokoh.
Setiap sujud yang dilakukan, setiap doa yang dipanjatkan, diharapkan mampu menjadi penyejuk batin—membentuk pribadi yang lebih sabar, lebih ikhlas, dan lebih bijak dalam melayani masyarakat.
“Ibadah yang khusyuk akan melahirkan ketulusan. Dari situlah pelayanan yang humanis dan penuh keikhlasan akan tumbuh,” lanjutnya.
Lebih dari sekadar fasilitas, Mushola Al-Jabbar kini menjadi simbol harapan—bahwa di tengah kerasnya realita tugas, masih ada ruang untuk kembali, merenung, dan memperbaiki diri.
Sebab pada akhirnya, pengabdian yang tulus lahir dari hati yang dekat dengan Tuhan.
Dan dari tempat sederhana itulah, ketenangan dibangun—untuk kemudian dibawa kembali ke tengah masyarakat, dalam bentuk pelayanan yang lebih hangat, lebih manusiawi, dan penuh empati.
Redaksi












