DPP Srikandi LSM PAKAR Desak Pemerintah Tindak Krisis MBG di Medan, Distribusi Terhenti Lebih dari 10 Hari

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Medan dilaporkan mengalami gangguan serius setelah distribusi makanan terhenti selama lebih dari 10 hari. Kondisi ini berdampak langsung pada siswa di sejumlah sekolah yang menjadi penerima manfaat program tersebut.

Gangguan terjadi di Dapur SPPG 02 Binjai, Medan Denai, yang disebut mengalami konflik internal hingga melumpuhkan operasional. Akibatnya, rantai distribusi makanan ke sekolah-sekolah terputus.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Srikandi LSM PAKAR Indonesia menilai persoalan ini tidak lagi dapat dipandang sebagai masalah internal semata, melainkan telah menyentuh kepentingan publik, khususnya pemenuhan hak gizi anak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum DPP Srikandi LSM PAKAR Indonesia, Elyta Megawati, menyatakan penghentian distribusi tersebut berpotensi mengabaikan hak dasar siswa sebagai penerima program.

“Ini bukan sekadar persoalan operasional dapur. Ada hak anak yang tidak terpenuhi selama lebih dari 10 hari,” ujarnya.

Menurut Elyta, pihaknya telah mengambil langkah formal dengan menyampaikan surat pengaduan kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Selain itu, laporan juga disampaikan kepada Komisi IX DPR RI untuk mendorong pengawasan dan penanganan segera.

Ia menegaskan, persoalan ini memerlukan intervensi pemerintah pusat agar distribusi dapat kembali berjalan dan tidak berlarut.

Baca Juga:  Dalam Senyap yang Terjaga: Sispamkota Polda Sumut, Ikhtiar Menjaga Rasa Aman Kota Medan

Konflik disebut bermula dari keputusan pemindahan dapur yang dilakukan tanpa koordinasi yang memadai. Kebijakan tersebut dinilai memicu gangguan operasional hingga berdampak pada terhentinya layanan.

Sejumlah pihak juga menyoroti kondisi dapur baru yang dinilai belum optimal, baik dari sisi akses maupun lingkungan. Sementara itu, dapur lama disebut masih memiliki kelayakan, termasuk telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Di sisi lain, polemik ini turut memunculkan dugaan persoalan hukum terkait pengelolaan dapur. Hj. Srijati Pohan mengaku mengalami kerugian dan berencana melaporkan kasus tersebut ke Polda Sumatera Utara.

“Saya merasa dirugikan dan akan menempuh jalur hukum,” ujarnya.

Pihak yayasan, namun, membantah tudingan tersebut. Mereka menyatakan bahwa pemindahan dapur dilakukan berdasarkan evaluasi internal dan pertimbangan teknis untuk peningkatan kualitas layanan.

Di tengah perbedaan pernyataan itu, distribusi makanan kepada siswa hingga kini belum sepenuhnya pulih.

Sejumlah sekolah, termasuk SMP Negeri 23 Medan, dilaporkan masih terdampak. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan program dan pemenuhan kebutuhan gizi siswa.

DPP Srikandi LSM PAKAR Indonesia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar program MBG dapat kembali berjalan sesuai tujuan awalnya.

Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pelabuhan untuk Kemanusiaan, Sinergi BNCT dan PWI Sumatera Utara Tebar Berkah Kurban
Pelindo Regional 1 Belawan Tebar Kepedulian di Hari Raya Kurban, 5 Ekor Sapi Disalurkan untuk Masyarakat Sekitar Pelabuhan
“Di Antara Jarak yang Tak Terucap: Suara Rakyat yang Menanti Didengar di Balik Kursi Kekuasaan”
Di Tengah Deru Pelabuhan, PMT Tebar Cahaya Iduladha untuk Masyarakat Pesisir Belawan dan Kuala Tanjung
Perjuangan Anak Medan Menuju Panggung Nasional, Dukungan Dr. Maruli Siahaan untuk Ruth Theresya Simanjuntak Tuai Haru
Brimob Polda Sumut Sisir Gang-Gang Gelap Kota Medan Demi Rasa Aman Warga, Kehadiran Polisi di Tengah Malam Bikin Masyarakat Terharu
SMA Negeri 14 Medan Mengguncang Popkot 2026: 18 Atlet Gulat Sabet 18 Medali, Ukir Prestasi Membanggakan untuk Kota Medan
Terang-Terangan di Jantung Kota Batam! Aktivitas Gudang Misterius Tanpa Izin Diduga Bebas dari Pengawasan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 03:35 WIB

Dari Pelabuhan untuk Kemanusiaan, Sinergi BNCT dan PWI Sumatera Utara Tebar Berkah Kurban

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Tebar Kepedulian di Hari Raya Kurban, 5 Ekor Sapi Disalurkan untuk Masyarakat Sekitar Pelabuhan

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:05 WIB

“Di Antara Jarak yang Tak Terucap: Suara Rakyat yang Menanti Didengar di Balik Kursi Kekuasaan”

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:46 WIB

Di Tengah Deru Pelabuhan, PMT Tebar Cahaya Iduladha untuk Masyarakat Pesisir Belawan dan Kuala Tanjung

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:34 WIB

Perjuangan Anak Medan Menuju Panggung Nasional, Dukungan Dr. Maruli Siahaan untuk Ruth Theresya Simanjuntak Tuai Haru

Berita Terbaru