DELI SERDANG — Di saat sebagian masyarakat menaruh harapan di balik selembar surat suara, ratusan personel Brimob Polda Sumatera Utara berdiri tegak tanpa mengenal lelah. Mereka hadir bukan untuk memilih, melainkan memastikan setiap warga dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman, tanpa rasa takut, tanpa intimidasi, dan tanpa gangguan yang mencederai demokrasi.
Sebanyak 100 personel Batalyon C Sat Brimob Polda Sumut diterjunkan mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di sejumlah wilayah Kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya, Selasa (2/6/2026). Pengamanan yang dipimpin langsung oleh AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H. itu menjadi bukti bahwa negara hadir hingga ke pelosok desa untuk menjaga suara rakyat tetap bernilai dan bermartabat.
Sejak mentari belum sepenuhnya meninggi, personel Brimob telah menyebar ke berbagai titik strategis di wilayah hukum Polsek Pancur Batu, Polsek Patumbak, dan Polsek Sunggal. Dengan perlengkapan lengkap dan kewaspadaan tinggi, mereka mengawasi setiap sudut lokasi pemungutan suara, memastikan tidak ada satu pun gangguan yang mampu merusak jalannya pesta demokrasi rakyat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah ramainya masyarakat yang datang ke TPS dengan membawa harapan akan perubahan, sosok-sosok Brimob berdiri kokoh menjadi benteng pengaman. Kehadiran mereka bukan sekadar menjaga ketertiban, tetapi juga menumbuhkan rasa tenang di hati masyarakat bahwa hak demokrasi mereka terlindungi oleh negara.
Setiap pergerakan situasi dipantau secara cermat. Setiap potensi gangguan diantisipasi sejak dini. Koordinasi dilakukan secara intensif dengan penyelenggara Pilkades, aparat pemerintahan desa, hingga unsur keamanan lainnya demi memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan dan tetap berada dalam suasana yang damai.
Kesiapsiagaan yang ditunjukkan para personel menjadi gambaran nyata pengabdian tanpa batas. Saat masyarakat menentukan masa depan desanya melalui bilik suara, Brimob memilih berjaga di garis depan, mengorbankan waktu dan tenaga demi memastikan demokrasi berjalan tanpa cela.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi di seluruh titik pengamanan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada insiden menonjol yang mengganggu jalannya Pilkades. Suara rakyat dapat tersalurkan dengan baik, sementara proses demokrasi berjalan sesuai harapan.
Keberhasilan pengamanan ini bukan sekadar catatan tugas rutin. Ini adalah cerminan dedikasi, loyalitas, dan komitmen Brimob Polda Sumut dalam menjaga keutuhan demokrasi dari tingkat paling bawah, yaitu desa. Sebab mereka memahami, demokrasi yang besar lahir dari keamanan yang terjaga, dan keamanan yang terjaga lahir dari pengabdian yang tulus.
Di balik setiap suara yang masuk ke kotak suara, ada ratusan personel Brimob yang berjaga tanpa pamrih. Karena bagi Brimob, mengawal demokrasi bukan hanya tugas negara, melainkan kehormatan untuk menjaga harapan rakyat.
Indra/humas













