Belawan — Malam perlahan turun, menyelimuti sudut-sudut Kota Belawan dengan sunyi. Di saat sebagian warga memejamkan mata, berharap esok datang dengan tenang, ada langkah-langkah pasti yang tetap menyusuri jalanan—langkah para personel Brimob yang memilih berjaga, saat yang lain beristirahat.
Dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara hadir di tengah gelapnya malam, Sabtu hingga Minggu (2–3/5/2026). Dipimpin Danton II Kompi 3, Ipda Agus Gunawan, sebanyak 21 personel bergerak tanpa lelah, memastikan setiap sudut tetap aman dan kondusif.
Mereka tidak hanya melintas—mereka hadir. Menyapa warga, berhenti di pos kamling, berbincang hangat di tengah dinginnya malam. Di Jalan Young Panah Hijau, Jalan Selebes, hingga kawasan Labuhan Deli, kehadiran mereka menjadi penegas bahwa keamanan bukan sekadar janji, melainkan kerja nyata yang terus dijaga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di Masjid Al-Ittihad, Jalan K.L. Yos Sudarso, lantunan ceramah keagamaan mengalun khidmat. Di sana, aparat berdiri dalam diam, menjaga tanpa mengganggu, memastikan setiap doa yang dipanjatkan berlangsung dalam rasa aman.
Tak ada sorotan, tak ada gemuruh. Hanya dedikasi yang berjalan dalam senyap.
“Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami, agar masyarakat bisa beraktivitas—bahkan beristirahat—dengan tenang,” ucap Ipda Agus, sederhana namun sarat makna.
Di balik seragam yang mereka kenakan, ada pengorbanan yang sering tak terlihat—menahan lelah, melawan kantuk, dan tetap siaga di saat dunia seakan berhenti sejenak.
Malam itu, Belawan tetap tenang. Dan di setiap jejak langkah patroli, tersimpan satu harapan yang tak pernah padam: bahwa rasa aman akan selalu ada, bahkan di waktu-waktu paling sunyi.
Humas/indra













