Tak Lagi Berhubungan, PAKAR Indonesia Minta Publik Lebih Waspada

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN — LSM PAKAR Indonesia akhirnya buka suara. Tanpa banyak basa-basi, organisasi ini memastikan dua nama—Sastriadi Aritonang (alias Acil) dan Adel—sudah putus total. Bukan sekadar dicoret di atas kertas, tapi benar-benar tidak ada lagi hubungan apa pun.

Artinya jelas: tidak ada kewenangan, tidak ada akses, dan tidak ada hak membawa nama LSM PAKAR Indonesia dalam bentuk apa pun.

Masalahnya, yang dikhawatirkan bukan cuma soal internal. PAKAR Indonesia melihat potensi yang lebih serius—pencatutan nama organisasi di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum LSM PAKAR Indonesia, Atan Gantar Gultom, pun tidak berbicara setengah-setengah.

“Kalau masih ada yang mengaku-ngaku, apalagi bilang orang dekat Ketua Umum, itu sudah jelas menyesatkan,” katanya tegas.

Bahasanya memang santai, tapi pesannya keras: jangan main-main.

Baca Juga:  Jelang Issue Unras Juli:Polda Kepri Pastikan BATAM-KEPRI KONDUSIF DAN AMAN

Apalagi kalau sampai ada yang nekat membawa nama organisasi untuk urusan pribadi. PAKAR Indonesia memastikan, itu bukan lagi sekadar pelanggaran etik—tapi bisa masuk ranah hukum.

“Kalau ada bukti, ya langsung proses. Tidak ada cerita panjang,” lanjutnya.

Di sisi lain, PAKAR Indonesia juga mengingatkan semua pihak—perusahaan, instansi, sampai masyarakat umum—untuk tidak mudah percaya. Kalau ada yang datang bawa nama organisasi, cek dulu. Jangan langsung yakin.

Organisasi ini bahkan membuka pintu selebar-lebarnya untuk laporan dari masyarakat. Intinya sederhana: kalau ada yang mencurigakan, laporkan.

Langkah ini jadi tanda kalau PAKAR Indonesia tidak mau setengah-setengah. Bukan cuma bersih-bersih internal, tapi juga siap menghadapi siapa pun yang mencoba “nebeng nama”.

Ujungnya satu:

kalau masih nekat catut nama, siap-siap berurusan dengan hukum.

Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kendalikan Inflasi, Bupati Beltim Teken MoU dengan Pemprov DKI Jakarta
Pelecehan Berkedok SOP: Wanita Lansia Hingga Anak Digerayangi, Agus Andrianto Desak Segera Copot Kalapas!
Lapangan Hijau Jadi Panggung Persaudaraan! Kapolres Lhokseumawe Kobarkan Semangat Sportivitas, Buktikan Polri Selalu Hadir Bersama Rakyat
Agus Flores: Fast Respon Kini Bergema di Pentas Nasional, Dari Korps Bhayangkara hingga Lingkaran Istana Presiden
ENAM TAHUN MENUNGGU KEPASTIAN! Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Bertindak: “Perintahkan Gubernur Jawa Barat Selesaikan RS Limbangan, Jangan Biarkan Rakyat Terus Menjadi Korban!”
Prof. Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Tegakkan Hukum Tanpa Tebang Pilih, Desak Dugaan Penyebaran Hoaks Soal UKW Diusut Tuntas
Diduga Judi Toto Gelap Masih Berdenyut di Parittiga, Jeritan Warga Kian Nyaring: “Jangan Biarkan Hukum Kalah oleh Perjudian!”
Dari Pelabuhan Mengalir Doa dan Kasih: Pelindo Regional 1 Satukan Langit Harapan Lewat Santunan 100 Anak Yatim Lintas Agama
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:02 WIB

Kendalikan Inflasi, Bupati Beltim Teken MoU dengan Pemprov DKI Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:33 WIB

Pelecehan Berkedok SOP: Wanita Lansia Hingga Anak Digerayangi, Agus Andrianto Desak Segera Copot Kalapas!

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:32 WIB

Lapangan Hijau Jadi Panggung Persaudaraan! Kapolres Lhokseumawe Kobarkan Semangat Sportivitas, Buktikan Polri Selalu Hadir Bersama Rakyat

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:12 WIB

Agus Flores: Fast Respon Kini Bergema di Pentas Nasional, Dari Korps Bhayangkara hingga Lingkaran Istana Presiden

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:08 WIB

ENAM TAHUN MENUNGGU KEPASTIAN! Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Bertindak: “Perintahkan Gubernur Jawa Barat Selesaikan RS Limbangan, Jangan Biarkan Rakyat Terus Menjadi Korban!”

Berita Terbaru