Sinergi Demokrasi Menggema dari Medan: Dosen Polmed dan Bawaslu Satukan Langkah Jaga Masa Depan Pemilu Indonesia

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN — Di tengah derasnya dinamika politik dan tantangan demokrasi yang terus berkembang, sebuah semangat kolaborasi lahir dari Kota Medan. Politeknik Negeri Medan bersama Bawaslu Kota Medan memperkuat sinergi dalam menjaga marwah demokrasi Indonesia melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berlangsung penuh semangat dan gagasan besar, Kamis (7/5/2026).

Mengangkat tema “Strategi Pengawasan Partisipatif dalam Pelaksanaan Pemilu Terpisah di Tingkat Lokal dan Nasional Berdasarkan Hasil Putusan MK 135/PUU-XXII/2024,” kegiatan tersebut bukan sekadar forum diskusi akademik biasa. Pertemuan itu menjadi panggung lahirnya harapan baru tentang bagaimana demokrasi Indonesia harus dijaga bersama, di tengah ancaman polarisasi, hoaks, politik uang, hingga perubahan sistem pemilu pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana diskusi di Kantor Bawaslu Kota Medan berlangsung hangat namun sarat makna. Para akademisi dan pengawas pemilu duduk bersama, menyatukan gagasan demi satu tujuan besar: memastikan demokrasi tetap hidup, sehat, dan berpihak kepada rakyat.

Ketua Bawaslu Kota Medan, David Reynold, mengaku terharu sekaligus bangga atas kepedulian dunia akademik terhadap penguatan demokrasi.

“Baru kali ini kami mendapatkan kunjungan langsung dari perguruan tinggi yang hadir bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi benar-benar membawa gagasan, perhatian, dan penguatan kelembagaan bagi Bawaslu Kota Medan. Ini menjadi energi besar bagi kami,” ungkap David.

Menurutnya, demokrasi tidak akan pernah bisa dijaga sendirian. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pengawasan pemilu membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa — mulai dari akademisi, mahasiswa, media, organisasi masyarakat, hingga rakyat biasa.

Baca Juga:  “Pipa Ditanam, Nyawa Dipertaruhkan! Proyek Diduga ‘Asal Jadi’ di Jalan Negata Picu Amarah Warga”

“Kami sadar, menjaga demokrasi bukan pekerjaan mudah. Tetapi ketika kampus dan lembaga negara berjalan bersama, maka harapan itu tetap ada,” katanya penuh optimisme.

Tim PKM yang dipimpin Roby Hadi Putra bersama Adia Ferizko, Janeska Widia, Puja Afwanda Mayako, dan Grace Desy Hanatasha Ginting hadir membawa semangat pengabdian yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga moral dan kebangsaan.

Dalam paparannya, Roby Hadi Putra menegaskan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi terkait kemungkinan pemisahan pemilu nasional dan lokal akan menjadi titik perubahan besar bagi wajah demokrasi Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa tantangan pengawasan pemilu ke depan tidak lagi sederhana. Era digital telah melahirkan ancaman baru berupa disinformasi, propaganda media sosial, hingga meningkatnya potensi konflik politik di masyarakat.

“Pengawasan pemilu tidak bisa lagi dilakukan secara biasa. Demokrasi membutuhkan pengawasan partisipatif yang melibatkan semua pihak. Jika rakyat diam, maka demokrasi bisa kehilangan arah,” tegasnya.

Pernyataan itu membuat suasana forum semakin hidup. Diskusi berkembang menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya menjaga integritas pemilu sebagai fondasi masa depan bangsa.

Sementara itu, Fachril Syahputra memaparkan berbagai

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AKHMET FIDEL AKBARI ZUKRI dan CUT SALSA “DILOLOSKAN BNN” DARI JERAT UNDANG-UNDANG NARKOTIKA
Empat Tersangka Bebas Berkeliaran, Dugaan Intervensi Perwira Polda Sumut Mengemuka, Ada Apa dengan Penanganan Kasus di Polsek Delitua?
Polda Sumut Kibarkan Kesiapsiagaan, Brimob Berdiri di Garda Terdepan Kawal Kejayaan ASEAN U-19 TOBA 2026
Brimob Polda Sumut Berdiri di Garda Terdepan, Jermal Kembali Dibersihkan dari Ancaman Narkoba Demi Masa Depan Generasi Bangsa
PANCASILA BERKUMANDANG DI TANAH BELAWAN, IMIGRASI TEGUHKAN SUMPAH KEBANGSAAN UNTUK INDONESIA YANG DAMAI DAN BERSATU
Minggu Kasih Brimob Sumut di Pematangsiantar, Hadirkan Kepedulian yang Menyentuh Hati dan Menguatkan Persaudaraan
SAAT KOTA TERLELAP, BRIMOB SUMUT MENYISIR MALAM: MENJAGA MEDAN TETAP AMAN, WARGA TIDUR TENANG
KOMITMEN KAPOLRES PASBAR : TIDAK ADA REHAB BUAT FEBRY HANDOKO HARPAMA ANAK HAMSUARDI MANTAN BUPATI PASBAR
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:11 WIB

AKHMET FIDEL AKBARI ZUKRI dan CUT SALSA “DILOLOSKAN BNN” DARI JERAT UNDANG-UNDANG NARKOTIKA

Senin, 1 Juni 2026 - 06:10 WIB

Empat Tersangka Bebas Berkeliaran, Dugaan Intervensi Perwira Polda Sumut Mengemuka, Ada Apa dengan Penanganan Kasus di Polsek Delitua?

Senin, 1 Juni 2026 - 05:36 WIB

Polda Sumut Kibarkan Kesiapsiagaan, Brimob Berdiri di Garda Terdepan Kawal Kejayaan ASEAN U-19 TOBA 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 05:07 WIB

Brimob Polda Sumut Berdiri di Garda Terdepan, Jermal Kembali Dibersihkan dari Ancaman Narkoba Demi Masa Depan Generasi Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 04:48 WIB

PANCASILA BERKUMANDANG DI TANAH BELAWAN, IMIGRASI TEGUHKAN SUMPAH KEBANGSAAN UNTUK INDONESIA YANG DAMAI DAN BERSATU

Berita Terbaru