BELAWAN — Malam akhir pekan yang biasanya dipenuhi keresahan dan bayang-bayang aksi tawuran di kawasan Belawan kali ini berubah tegang setelah personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut turun langsung menggelar Patroli Skala Besar dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Jumat hingga Sabtu (08–09 Mei 2026).
Dengan kekuatan penuh dan perlengkapan taktis lengkap, sebanyak 21 personel Brimob bergerak menyisir sejumlah titik yang selama ini dikenal rawan kriminalitas, geng motor, hingga aksi brutal tawuran remaja. Operasi dipimpin langsung oleh Danton II Kompi 3 Batalyon A Pelopor, IPDA Agus Gunawan, bersama jajaran Polsek Labuhan Deli.
Deru kendaraan patroli dan langkah aparat bersenjata lengkap memecah sunyinya malam di kawasan Simpang Pajak Uka, Jalan Pancing I Gang Maksum, hingga Jalan Pancing II Medan Labuhan. Kehadiran aparat membuat sejumlah kelompok yang diduga hendak berkumpul langsung membubarkan diri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak sekadar patroli biasa, operasi ini membuahkan hasil mengejutkan. Personel berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam berbahaya berupa pedang, celurit, anak panah, hingga minuman keras yang diduga kerap menjadi pemicu aksi brutal di jalanan. Barang-barang tersebut ditemukan saat personel melakukan penyisiran dan pemeriksaan terhadap aktivitas mencurigakan di sejumlah titik gelap dan rawan bentrok.
Temuan senjata tajam itu menjadi sinyal serius bahwa potensi gangguan keamanan di wilayah Belawan masih mengintai dan dapat meledak sewaktu-waktu apabila tidak ditekan secara tegas. Kehadiran Brimob di lapangan pun menjadi tameng utama untuk mencegah aksi kriminal sebelum memakan korban.
Warga yang menyaksikan patroli mengaku lebih tenang dengan meningkatnya kehadiran aparat pada malam hari. Mereka berharap patroli skala besar seperti ini terus digelar secara rutin agar kawasan Belawan tidak lagi menjadi ladang aksi kekerasan dan tawuran berdarah.
Indra/humas













