Usai Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Air Mata Ibu Lansia Pecah Saat Dibantu Polisi Naik Betor Pulang ke Rumah

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Sebuah aksi kemanusiaan yang penuh haru ditunjukkan Kanit Reskrim Iptu Poltak Tambunan saat melaksanakan pengamanan ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Kristus Raja, Jalan MT Haryono, Kecamatan Medan Kota, Kamis (14/5/2026).

Dalam video berdurasi 1 menit 42 detik itu, terlihat seorang ibu lansia duduk lemah di atas kursi roda usai mengikuti ibadah. Tubuh renta itu tampak kesulitan mencari tumpangan untuk pulang. Di tengah keramaian jemaat yang perlahan meninggalkan gereja, sang ibu hanya bisa terdiam, berharap ada tangan yang mau membantunya pulang.

Di saat itulah hati seorang polisi berbicara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanpa menunggu diminta, tanpa memikirkan sorotan kamera, Iptu Poltak Tambunan dengan langkah cepat menghampiri sang ibu. Dengan penuh kelembutan, ia membantu mengangkat kursi roda, menuntun tubuh renta itu perlahan hingga naik ke becak bermotor (betor) dengan aman. Bahkan, ia turut membayarkan ongkos perjalanan ibu tersebut agar dapat pulang ke rumah tanpa rasa khawatir.

Tak sedikit jemaat yang menyaksikan momen itu menahan haru. Sebab di balik seragam dan tugas negara yang melekat di tubuhnya, terlihat jelas sisi kemanusiaan yang begitu tulus.

Kapolsek AKP Feriawan membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan seluruh personel memang ditugaskan melakukan pengamanan ibadah di sejumlah gereja demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang merayakan Kenaikan Yesus Kristus.

Baca Juga:  Diduga Beroperasi Tanpa Plang, Pabrik "Minyak Kita" di Kawasan KIM Tuai Sorotan: Ada Apa di Balik Bungkamnya Identitas Perusahaan?

Namun di balik tugas itu, tersimpan pesan yang jauh lebih dalam — bahwa seorang polisi bukan hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penolong bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami hadir untuk memastikan jemaat merasa aman dan nyaman. Ketika melihat seorang ibu lansia kesulitan berjalan dan hendak pulang, sudah menjadi kewajiban kami membantu beliau hingga selamat naik betor,” ujar AKP Feriawan.

Sementara itu, Iptu Poltak Tambunan mengaku tindakannya murni spontan dari hati nuraninya. Ia tidak ingin seorang ibu lansia pulang dalam kesusahan setelah selesai beribadah.

“Ibu itu baru selesai ibadah. Melihat beliau tidak bisa berjalan normal dan hanya duduk di kursi roda, hati saya tergerak membantu. Kita ini anggota Polri, tugas kita bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menjadi pelayan masyarakat. Selagi masih bisa berbuat baik, lakukanlah,” ucapnya lirih.

Di tengah berbagai cerita keras tentang kehidupan, aksi kecil itu menjadi pengingat bahwa kebaikan masih hidup. Kadang, harapan masyarakat bukan datang dari hal besar, melainkan dari tangan yang rela membantu tanpa diminta, dari hati yang bekerja dengan tulus, dan dari kepedulian yang hadir tanpa pamrih.

Sebab bagi seorang ibu lansia itu, mungkin perjalanan pulang hari itu terasa jauh lebih ringan… karena masih ada manusia yang memilih peduli.

Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Strategis dan Komitmen Bersama
Hadir di Garda Terdepan, Brimob Polda Sumut dan Polres Tebing Tinggi Perkuat Benteng Keamanan PT Bridgestone, Warga Merasa Lebih Tenang
Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut Ungkap Fakta di Balik Ledakan Grand Polonia, Titik Kebocoran Pipa Gas Berusia 23 Tahun Akhirnya Teridentifikasi
Kendalikan Inflasi, Bupati Beltim Teken MoU dengan Pemprov DKI Jakarta
Pelecehan Berkedok SOP: Wanita Lansia Hingga Anak Digerayangi, Agus Andrianto Desak Segera Copot Kalapas!
Lapangan Hijau Jadi Panggung Persaudaraan! Kapolres Lhokseumawe Kobarkan Semangat Sportivitas, Buktikan Polri Selalu Hadir Bersama Rakyat
Agus Flores: Fast Respon Kini Bergema di Pentas Nasional, Dari Korps Bhayangkara hingga Lingkaran Istana Presiden
ENAM TAHUN MENUNGGU KEPASTIAN! Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Bertindak: “Perintahkan Gubernur Jawa Barat Selesaikan RS Limbangan, Jangan Biarkan Rakyat Terus Menjadi Korban!”
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:49 WIB

Kolaborasi Strategis dan Komitmen Bersama

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:04 WIB

Hadir di Garda Terdepan, Brimob Polda Sumut dan Polres Tebing Tinggi Perkuat Benteng Keamanan PT Bridgestone, Warga Merasa Lebih Tenang

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:57 WIB

Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut Ungkap Fakta di Balik Ledakan Grand Polonia, Titik Kebocoran Pipa Gas Berusia 23 Tahun Akhirnya Teridentifikasi

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:02 WIB

Kendalikan Inflasi, Bupati Beltim Teken MoU dengan Pemprov DKI Jakarta

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:33 WIB

Pelecehan Berkedok SOP: Wanita Lansia Hingga Anak Digerayangi, Agus Andrianto Desak Segera Copot Kalapas!

Berita Terbaru

Daerah

Kolaborasi Strategis dan Komitmen Bersama

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:49 WIB