MEDAN — Di saat sebagian besar warga terlelap menikmati istirahat malam, puluhan personel Brimob Polda Sumatera Utara justru tetap berjaga di jalanan Kota Medan. Menyusuri sudut-sudut kota hingga dini hari, mereka hadir bukan hanya untuk berpatroli, tetapi memastikan masyarakat dapat tidur dengan rasa aman dan tenang.
Dalam upaya menjaga keamanan serta mengantisipasi aksi kejahatan jalanan pada jam-jam rawan, personel Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan Patroli Mandiri di wilayah hukum Polrestabes Medan, Rabu (20/05/2026).
Patroli dipimpin Danton 2 Kompi 1 Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumut, Sangap H. S. Ginting, dengan melibatkan 18 personel yang bergerak menggunakan kendaraan roda dua menyusuri sejumlah titik rawan di Kota Medan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Malam yang sunyi berubah menjadi penuh kewaspadaan ketika personel menerima laporan masyarakat terkait sekelompok remaja yang diduga membawa senjata tajam sambil membuat keributan di sekitar Jalan Pukat I. Tanpa menunggu lama, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan tidak berkembang menjadi ancaman bagi warga sekitar.
Namun di balik tugas menjaga keamanan itu, ada sisi humanis yang menyentuh hati masyarakat. Personel Brimob terlihat menyapa warga yang ronda malam, berbincang dengan pedagang UMKM yang masih bertahan mencari nafkah hingga larut malam, hingga mendengarkan langsung keluhan masyarakat tentang kondisi keamanan lingkungan mereka.
Di beberapa pos siskamling, kehadiran aparat berseragam hitam itu bukan lagi dipandang sekadar petugas keamanan, melainkan sosok penjaga malam yang memberi rasa tenang bagi warga yang berjaga.
“Kami merasa lebih aman. Setidaknya masih ada yang menjaga saat warga lain tidur,” ungkap salah seorang warga saat ditemui di kawasan patroli.
Selain menyambangi Polsek Medan Tembung, Polsek Medan Area, dan Polsek Medan Barat untuk memperkuat koordinasi keamanan wilayah, personel juga berupaya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat agar tercipta hubungan yang harmonis antara Polri dan warga.
Menurut Ipda Sangap H. S. Ginting, patroli malam bukan hanya tentang mencegah kejahatan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa dilindungi dan didengar.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri. Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk pengabdian agar warga merasa aman saat menjalani aktivitas maupun saat beristirahat di rumah,” ujarnya.
Di tengah gelapnya malam Kota Medan, langkah-langkah personel Brimob menjadi simbol bahwa masih ada penjaga yang setia mengawal keamanan, demi memastikan masyarakat dapat menyambut pagi tanpa rasa takut.
Indra/humas













