“Hayu Wargi Sadayana Urang, Saatnya Bogor Bersih dari Kejahatan!”
Bogor — Suasana pernyataan dukungan politik dan moral menggema keras dari Prof Dr Sutan Nasomal kepada kepemimpinan Bupati Bogor Rudi Susmanto dalam upaya besar memberantas berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Dengan nada tegas, Prof Sutan menegaskan bahwa Kabupaten Bogor tidak boleh memberi ruang sedikit pun bagi praktik perjudian online (judol), aksi begal, peredaran narkoba, hingga dugaan peredaran produk pangan yang dinilai berisiko bagi kesehatan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukan sekadar program, ini adalah perang terbuka terhadap kejahatan. Tidak boleh ada kompromi,” demikian garis keras pesan yang disampaikan.
Ia menyoroti bahwa kekuatan terbesar Kabupaten Bogor terletak pada lebih dari 400 desa yang harus digerakkan secara serempak—bukan hanya sebagai wilayah administratif, tetapi sebagai benteng ekonomi rakyat. UMKM, kerja sama usaha, dan pemerataan pembangunan disebut menjadi kunci agar kesejahteraan tidak hanya menjadi slogan, tetapi kenyataan yang dirasakan hingga ke akar rumput.
Namun di balik harapan besar itu, Prof Sutan juga menyinggung keras berbagai persoalan sosial yang dianggap telah lama dibiarkan. Ia menekankan bahwa segala bentuk aktivitas yang merugikan masyarakat harus ditindak tanpa pandang bulu dan tidak boleh ada pembiaran sedikit pun.
Sorotan tajam juga diarahkan pada dugaan praktik usaha yang dinilai merugikan kesehatan publik, yang menurutnya harus segera diusut secara serius oleh aparat penegak hukum.
Di tengah kerasnya pernyataan itu, ia tetap menyuarakan keyakinan penuh terhadap kepemimpinan Rudi Susmanto, yang disebut memiliki karakter tegas dan disiplin ala militer.
“Beliau punya jiwa komando. Saya yakin di tangan beliau, dengan dukungan semua pihak, Bogor bisa menjadi wilayah yang lebih aman, tertib, dan bermartabat,” ujarnya.
Gelombang dukungan ini disebut sebagai dorongan moral agar Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak lebih cepat, lebih tegas, dan lebih menyeluruh dalam menata keamanan serta masa depan daerah.
“Saatnya bersatu. Saatnya Bogor bangkit. Saatnya kejahatan disapu sampai ke akar-akarnya.”
Red













