Sumbar ~ Kapolda Sumbar Gatot Tri Suryanta mengeluarkan instruksi keras yang menggema hingga ke seluruh jajaran kepolisian di daerah.
Dalam situasi yang disebutnya sebagai “perang melawan penyalahgunaan BBM subsidi”, Gatot memerintahkan pengawasan total tanpa jeda terhadap distribusi bahan bakar bersubsidi yang diduga selama ini mengalir ke aktivitas ilegal, terutama Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Di hadapan jajaran kepolisian, Dinas ESDM, hingga unsur pemerintah daerah, Gatot menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah oleh mafia penyalahgunaan BBM subsidi. Ia meminta seluruh kekuatan, mulai dari Polda, Polres, Polsek, TNI hingga pemerintah daerah, turun tangan setiap hari mengawasi distribusi BBM di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita sedang berperang dan tidak tahu sampai kapan,” tegasnya dengan nada serius.
Instruksi itu bukan sekadar imbauan biasa. Gatot meminta pengawasan dilakukan tanpa kompromi, tanpa seremonial, dan tanpa celah sedikit pun bagi para pelaku yang mencoba memainkan distribusi BBM subsidi demi kepentingan ilegal.
Kapolda juga menyoroti maraknya antrean panjang di sejumlah SPBU yang disebutnya berpotensi menjadi tanda adanya praktik penyalahgunaan. Kondisi itu dinilai tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan biasa, melainkan alarm keras bahwa distribusi BBM subsidi harus dijaga ketat agar benar-benar sampai kepada rakyat yang berhak.
Selain pengawasan dan penindakan hukum, Gatot juga memerintahkan jajarannya melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Namun di balik itu, pesan utamanya jelas: siapa pun yang terbukti menyalahgunakan BBM subsidi, apalagi untuk menopang aktivitas PETI, akan berhadapan langsung dengan penegakan hukum.
Fahmi/red













