Semangat Idul Adha 1447 H: Lapas Batam Sembelih 8 Hewan Kurban, Pererat Nilai Kemanusiaan dan Kebersamaan

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan penuh makna religius dan kepedulian sosial, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban di lingkungan lembaga, Rabu (27/5/2026). Mengusung tema besar “Meneguhkan Spirit Kurban untuk Merawat Alam dan Kemanusiaan”, kegiatan ini menjadi momen istimewa untuk menanamkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kebersamaan bagi seluruh warga binaan maupun petugas.

Tahun ini, Lapas Batam menyiapkan total 8 ekor hewan kurban, terdiri dari 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Hewan-hewan ini merupakan wujud sinergi dan kepedulian berbagai instansi serta mitra sosial yang peduli terhadap pembinaan warga binaan.

✅ 5 Ekor Sapi: 2 ekor dari partisipasi warga binaan, masing-masing 1 ekor dari Baznas Kota Batam, Inkopasindo, dan Kejaksaan Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

✅ 3 Ekor Kambing: 2 ekor dari Koperasi Sapalindo dan 1 ekor dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Proses penyembelihan berlangsung khidmat, tertib, higienis, dan sepenuhnya mengacu pada syariat Islam, dilaksanakan oleh panitia yang dibantu petugas serta warga binaan. Daging yang diperoleh kemudian didistribusikan langsung ke seluruh warga binaan dan pihak yang berhak menerima, sebagai wujud rasa syukur sekaligus sarana berbagi kebahagiaan.

Kepala Lapas Batam, Yosfat Rizanto, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah berdonasi dan mendukung kelancaran kegiatan ini. Baginya, Idul Adha bukan sekadar ritual ibadah, tetapi sarana pembinaan karakter yang sangat berharga.

“Momentum Idul Adha mengajarkan kita hakikat keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Semangat berkurban ini kami harap mampu mempererat rasa kebersamaan, sekaligus menumbuhkan nilai kemanusiaan yang kuat di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Yosfat.

Baca Juga:  “Sampah Menggunung, Limbah Mengancam! AMPHIBI Desak Satgas OTT: ‘Tangkap Pelaku, Jangan Sekadar Rapat!’”

Senada dengan itu, Andre, Kepala Seksi Kelembagaan (Kplp) sekaligus Humas Lapas Batam, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang melibatkan partisipasi aktif warga binaan mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Hal ini bertujuan agar pesan utama Idul Adha benar-benar terserap menjadi karakter dalam diri mereka.

“Ini momen edukasi yang nyata. Kami ingin warga binaan merasakan langsung makna berbagi, empati, dan rasa syukur. Kurban bukan hanya soal menyembelih hewan, tapi menyembelih ego dan mengutamakan kepentingan sesama. Nilai inilah yang kami tanamkan agar kelak mereka kembali ke masyarakat menjadi pribadi yang lebih baik dan peduli lingkungan,” ungkap Andre.

Ia juga menambahkan, kolaborasi dengan berbagai mitra eksternal menjadi bukti nyata bahwa dukungan masyarakat terhadap pembinaan di dalam lapas sangat besar. Kehadiran sumbangan dari instansi dan lembaga sosial memberikan semangat tersendiri bagi warga binaan bahwa mereka tidak dilupakan.

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari program pembinaan spiritual dan kepribadian. Melalui partisipasi langsung, warga binaan diajak merasakan makna gotong royong dan rasa syukur, nilai-nilai yang diharapkan dapat terus tertanam dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik selama masa pembinaan maupun kelak saat kembali ke masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas Batam kembali membuktikan bahwa nilai-nilai agama dan sosial tetap hidup dan terus dijaga, menjadikan momen kurban sebagai pengingat bahwa merawat sesama dan menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, tanpa terkecuali.

Sajarudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menulis YAYASAN DJUWITA PRAKARSA: SAAT LEGALITAS MATI, SIAPA YANG MENJAGA MIMPI ANAK-ANAK?
Di Balik Sorak Garuda Muda, Ada Pengabdian yang Tak Pernah Mencari Tepuk Tangan
Kapolda Sumut Buka Pekan Olahraga dan Rohani HUT Bhayangkara ke-80, Kobarkan Semangat Juang dan Persaudaraan dalam Satu Lapangan Pengabdian
Saat Warga Terlelap, 100 Personel Brimob Sumut Tetap Terjaga Demi Rasa Aman Masyarakat
100 Brimob Siaga Penuh, Kawal Suara Rakyat hingga TPS: Demokrasi Desa Dijaga dengan Pengorbanan dan Kesetiaan
AKHMET FIDEL AKBARI ZUKRI dan CUT SALSA “DILOLOSKAN BNN” DARI JERAT UNDANG-UNDANG NARKOTIKA
Empat Tersangka Bebas Berkeliaran, Dugaan Intervensi Perwira Polda Sumut Mengemuka, Ada Apa dengan Penanganan Kasus di Polsek Delitua?
Polda Sumut Kibarkan Kesiapsiagaan, Brimob Berdiri di Garda Terdepan Kawal Kejayaan ASEAN U-19 TOBA 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:14 WIB

Menulis YAYASAN DJUWITA PRAKARSA: SAAT LEGALITAS MATI, SIAPA YANG MENJAGA MIMPI ANAK-ANAK?

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:40 WIB

Di Balik Sorak Garuda Muda, Ada Pengabdian yang Tak Pernah Mencari Tepuk Tangan

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:36 WIB

Kapolda Sumut Buka Pekan Olahraga dan Rohani HUT Bhayangkara ke-80, Kobarkan Semangat Juang dan Persaudaraan dalam Satu Lapangan Pengabdian

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:29 WIB

Saat Warga Terlelap, 100 Personel Brimob Sumut Tetap Terjaga Demi Rasa Aman Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:23 WIB

100 Brimob Siaga Penuh, Kawal Suara Rakyat hingga TPS: Demokrasi Desa Dijaga dengan Pengorbanan dan Kesetiaan

Berita Terbaru