Ketum FRIC H.Dian Surahman Kawal Ketat Kasus Paoman Indramayu: Tuntut Hukuman Mati untuk Terdakwa!

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – 05/06/2026 – Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H.Dian Surahman, turun tangan langsung memantau dan mengawal ketat jalannya proses persidangan kasus dugaan pembunuhan keji di Paoman, Indramayu. Langkah ini diambil guna memastikan hukum ditegakkan seadil-adilnya tanpa celah.

Dengan nada bicara yang lugas dan berwibawa, Ketum FRIC mengutuk keras perbuatan yang dilakukan oleh kedua terdakwa, yakni Ririn dan Priyo, Ia menegaskan, jika dalam persidangan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, maka tidak ada kata ampun bagi mereka.

“Kami mengutuk keras perbuatan keji ini, Jika nanti di pengadilan terbukti bersalah, kami menuntut hukuman seberat-beratnya, yaitu hukuman mati! Ini harus menjadi peringatan keras agar tindakan sekejam dan sebejat ini tidak akan pernah terulang lagi di bumi Indonesia,” tegas Dian Surahman dengan penuh penekanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kawal Total Lewat Udara dan Darat

Komitmen FRIC dalam mengawal kasus Paoman Indramayu ini tidak main-main, Sebagai pimpinan tertinggi, Ketum secara konsisten memonitoring dan memberikan dukungan penuh (support), khususnya kepada tim FRIC wilayah Jawa Barat yang berada di garda depan.

Baca Juga:  PELABUHAN TANJUNG RIAU DI BAWAH SOROTAN: DUGAAN PENYELUNDUPAN BERKEDOK SEMBAKO, KE MANA ARAH PENGAWASAN?

* Pengawalan dilakukan secara komprehensif melalui berbagai lini,

Media Massa & Pemberitaan, Memastikan kasus ini tetap menjadi perhatian publik dan transparan.

* Media Sosial , Memantau opini publik serta mengedukasi netizen agar mengawal kasus ini secara sehat.

* Edukasi Lapangan , Turun langsung ke masyarakat untuk memberikan pemahaman hukum dan menjaga kondusivitas.

 

Apresiasi Kinerja Profesional Polda Jabar dan Tim INAFIS , Di sisi lain, Ketum FRIC juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang telah bergerak cepat membantu mengungkap kasus ini, Apresiasi kepada jajaran Kepolisian, khususnya Polda Jawa Barat dan Polres Indramayu.

 

Menurut H. Dian Surahman, sistem penyidikan yang diterapkan oleh tim INAFIS (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) bekerja dengan sangat profesional, ilmiah, dan akurat,

“Sistem yang diterapkan oleh INAFIS dan proses penyidikan oleh jajaran Polri di wilayah Polda Jabar sangat luar biasa baik, Kerja keras dan profesionalitas mereka dalam mengumpulkan bukti-bukti ilmiah patut diacungi jempol, Kami akan terus mengawal proses ini hingga vonis akhir dijatuhkan,” pungkasnya.

 

#fricdpp

#fricjabar

#polripresisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026
Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana
Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN
SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak
“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”
TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!
SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:01 WIB

SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak

Berita Terbaru