TERKUAK! Dugaan Jejaring Mafia Batubara di Tanjabbar, Nama Kerabat Oknum Polisi Ikut Terseret

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat || Aroma dugaan praktik tambang dan pengangkutan batubara ilegal kembali menyeruak ke permukaan. Kali ini, sorotan publik tertuju pada sebuah stockpile batubara yang disebut-sebut milik Majid, yang dikabarkan merupakan adik kandung seorang oknum anggota Polda Jambi bernama Arifin.

Kasus ini mencuat setelah tim investigasi menemukan adanya aktivitas penyimpanan dan pengangkutan batubara yang diduga tidak mampu menunjukkan legalitas secara utuh saat berada di lokasi penampungan milik Allo alias Aseng. Temuan tersebut memantik pertanyaan besar: apakah selama ini ada rantai pasok batubara yang berjalan di luar koridor hukum namun luput dari pengawasan?

Saat ditemui awak media, seorang sopir angkutan batubara bernama Ansiri secara terbuka menyebut bahwa muatan yang dibawanya merupakan milik Majid.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini batubara milik Pak Majid, Bang,” ujarnya singkat.

Tak berhenti di situ, Ansiri juga mengungkap bahwa Majid disebut sebagai koordinator lapangan yang mengatur armada dan aktivitas pengangkutan batubara tersebut.

“Pak Majid ini adiknya Pak Arifin yang dinas di Mapolda Jambi, Bang. Dia yang handle muatan dan armada pengangkutan ini,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut sontak menambah panas situasi. Nama seorang anggota kepolisian yang ikut disebut dalam pusaran dugaan aktivitas ilegal ini kini menjadi perhatian masyarakat. Meski demikian, seluruh pihak yang disebut masih memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan atas tudingan yang beredar.

Baca Juga:  Di Balik Deru Mesin Industri, PT PHPO Belawan Hadirkan Kebahagiaan untuk 25 Anak Lewat Sunatan Massal Gratis

Di sisi lain, praktik yang diduga berlangsung tersebut dinilai berpotensi bertentangan dengan berbagai ketentuan pertambangan, termasuk regulasi tata niaga mineral dan batubara sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tim investigasi yang melakukan penelusuran menduga adanya pola kegiatan yang telah berlangsung cukup lama. Jika dugaan tersebut terbukti, maka bukan hanya persoalan administrasi yang dipertaruhkan, tetapi juga potensi kerugian negara, rusaknya tata kelola pertambangan, hingga tercorengnya kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Publik kini menaruh harapan besar kepada aparat penegak hukum, khususnya Subdit Tipidter Polda Jambi bersama Polres Tanjung Jabung Barat, untuk mengusut tuntas setiap mata rantai yang terlibat tanpa pandang bulu.

Ketua Berantas Provinsi Jambi, Fahmi Hendri, menegaskan bahwa penanganan perkara ini menjadi ujian nyata bagi integritas penegakan hukum.

“Demi marwah dan kehormatan Polri, masyarakat yakin dan percaya kepolisian mampu mengungkap, mengusut, dan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat dalam rantai pasok batubara ilegal, termasuk jika ada pihak yang menggunakan pengaruh atau jabatan untuk melindungi aktivitas tersebut,” tegasnya.

Kini publik menunggu. Apakah kasus ini akan dibongkar hingga ke akar-akarnya, atau justru tenggelam di tengah kuatnya dugaan jejaring mafia tambang yang selama ini disebut-sebut kebal hukum? Waktu dan keseriusan aparat penegak hukum akan menjadi jawabannya.

Fahmi/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danlanud HAS Hananjoeddin Pamit dari Beltim, Terima Kasih atas Dukungan dan Kebersamaan
Dugaan Penyimpangan Dana BOS Menggema di Kota Medan, LSM PAKAR Desak Audit Menyeluruh Demi Menyelamatkan Amanah Pendidikan
Hasil Semifinal Kejuaraan Turnamen Voli Antar Desa se-Kabupaten Beltim 2026
Di Balik Layanan Paspor, Ada Komitmen yang Tak Pernah Berhenti: Staf Ahli Menteri Apresiasi Semangat Pengabdian Imigrasi Belawan
Di Balik Deru Mesin Industri, PT PHPO Belawan Hadirkan Kebahagiaan untuk 25 Anak Lewat Sunatan Massal Gratis
Di Tengah Badai Ekonomi Global, Belawan dan Kuala Tanjung Tak Pernah Berhenti Berdetak: Ketika Setiap Peti Kemas Menjadi Nafas Harapan Bangsa
Binrohtal Perkuat Karakter Personel, Satuan Brimob Polda Sumut Tanamkan Integritas yang Berakar dari Keimanan
Wakapolda Kep.Babel Resmikan Dua Rumah Program Bedah Rumah Hari Bhayangkara di Beltim
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:29 WIB

Danlanud HAS Hananjoeddin Pamit dari Beltim, Terima Kasih atas Dukungan dan Kebersamaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:12 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana BOS Menggema di Kota Medan, LSM PAKAR Desak Audit Menyeluruh Demi Menyelamatkan Amanah Pendidikan

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:51 WIB

Hasil Semifinal Kejuaraan Turnamen Voli Antar Desa se-Kabupaten Beltim 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:11 WIB

Di Balik Layanan Paspor, Ada Komitmen yang Tak Pernah Berhenti: Staf Ahli Menteri Apresiasi Semangat Pengabdian Imigrasi Belawan

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:53 WIB

Di Balik Deru Mesin Industri, PT PHPO Belawan Hadirkan Kebahagiaan untuk 25 Anak Lewat Sunatan Massal Gratis

Berita Terbaru