Medan, 30 Juli 2026 – Di balik seragam yang gagah, perlengkapan taktis yang lengkap, dan kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman, terdapat satu kekuatan yang tak kasat mata namun menjadi fondasi utama seorang Bhayangkara: keimanan dan keteguhan hati.
Kesadaran itulah yang kembali diteguhkan melalui kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang dilaksanakan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kamis (30/7). Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan spiritual bagi seluruh personel Detasemen Gegana serta personel Komposit Gegana yang bergabung dengan Kompi 2 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut, sebagai upaya membangun karakter yang kuat, berintegritas, dan berakhlak mulia.
Di tengah padatnya tugas menjaga keamanan dan menghadapi berbagai risiko di lapangan, para personel sejenak menundukkan kepala, mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mereka menyadari bahwa keberanian sejati tidak hanya lahir dari kekuatan fisik dan kemampuan tempur, tetapi juga dari hati yang bersih, jiwa yang tenang, serta iman yang kokoh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan Binrohtal berlangsung sesuai dengan keyakinan masing-masing personel. Personel Detasemen Gegana yang beragama Islam mengikuti pembinaan rohani di Masjid Al-Barokah Sat Brimob Polda Sumut, sementara personel beragama Kristen melaksanakan ibadah di Gereja Oikumene Sat Brimob Polda Sumut.
Di lokasi berbeda, personel Komposit Gegana yang beragama Islam melaksanakan Binrohtal di Masjid Al-Jihad Mako Kompi 2 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut, sedangkan personel beragama Kristen mengikuti pembinaan rohani di Ruang PPKO Kompi 2 Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut.
Pembinaan rohani bagi personel Detasemen Gegana dipimpin oleh Wakil Komandan Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Sumut Kompol Budi Prayitno, S.H. untuk personel Muslim, sementara pembinaan bagi personel Kristen dipimpin langsung oleh Komandan Detasemen Gegana AKBP Octorolas Simbolon, S.T., M.Han. Adapun Binrohtal bagi personel Komposit Gegana dipimpin oleh IPTU Acep Qohaerudi, S.Sos.I. untuk personel Muslim dan IPDA Slamat Bangun J. Silaban, S.H. untuk personel Kristen.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan ikhtiar membentuk pribadi-pribadi tangguh yang mampu menjaga keseimbangan antara profesionalisme dan nilai-nilai kemanusiaan. Sebab, anggota Brimob bukan hanya dituntut sigap menghadapi ancaman, tetapi juga dituntut memiliki hati nurani yang jernih dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui Binrohtal yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus menanamkan keyakinan bahwa integritas lahir dari hati yang bertakwa, disiplin tumbuh dari kesadaran moral, dan pengabdian kepada masyarakat akan semakin bermakna ketika dilandasi keimanan yang kokoh. Dengan semangat itulah, setiap personel diharapkan mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang tidak hanya tangguh dalam bertugas, tetapi juga mulia dalam akhlak dan teguh dalam memegang amanah.
Indra













