Oknum Romo Paschal Pada Kasus Bullying Di Sekolah Djuwita: TIDAK ADIL

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM ||Penanganan kasus dugaan penganiayaan dan perundungan (bullying) terhadap seorang balita berusia 2 tahun di Playgroup Djuwita oleh Polda Kepulauan Riau (Kepri), kini diwarnai kekecewaan mendalam dari pihak keluarga korban.

Kekecewaan tersebut diarahkan langsung kepada Ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Pangkalpinang, Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus (Romo Paschal), yang dinilai bertindak tidak adil dan menutup mata terhadap penderitaan korban demi membela pihak institusi sekolah.

Pihak keluarga korban menilai, sebagai tokoh yang selama ini dikenal publik sebagai pembela kemanusiaan dan hak-hak anak, Romo Paschal seharusnya berada di garda terdepan dalam menyuarakan keadilan bagi anak di bawah umur yang tidak berdaya. Namun, dalam realitas kasus ini, sikap yang ditunjukkan justru dinilai sebaliknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat terluka melihat ketidakadilan ini. Bagaimana mungkin seorang pastor dan aktivis kemanusiaan yang konon membela kaum lemah, justru memilih berpihak dan membela manajemen Sekolah Djuwita? Di mana hati nurani beliau sebagai pemuka agama ketika melihat anak sekecil itu, baru berumur 2 tahun, harus mengalami trauma berat dan dugaan kekerasan dari oknum guru?” ungkap kuasa hukum keluarga korban dengan nada kecewa di Batam Andrizal, S.H., Kamis (25/6/2026).

Baca Juga:  Dijegal di Jalan Pulang, Nyawa Remaja Belawan Direnggut Begal: Tangis Ibu Pecah, Pelaku Masih Diburu

Pihak keluarga menegaskan bahwa fokus utama dalam persoalan ini seharusnya adalah pemulihan psikologis korban dan penegakan hukum bagi pelaku, bukan malah memprioritaskan perlindungan terhadap nama baik atau kepentingan sepihak dari lembaga pendidikan. Keberpihakan sepihak yang ditunjukkan ini dianggap telah mencederai rasa keadilan dan nilai kemanusiaan universal yang sering digaungkan oleh institusi Gereja.

Kasus ini sendiri saat ini tengah bergulir di Ditreskrimum Polda Kepri setelah orang tua korban resmi melayangkan laporan terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak. Penyidik kepolisian dilaporkan sedang mendalami bukti-bukti, termasuk hasil visum dari phisikiater.

Hingga berita ini diturunkan, jurnalis masih terus berupaya menghubungi Romo Paschal dan pihak Kuria Keuskupan Pangkalpinang untuk meminta klarifikasi serta memberikan hak jawab resmi terkait tudingan keberpihakan dan ketidakadilan sikap yang dikeluhkan oleh pihak keluarga korban tersebut.

H3ndri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONI Beltim dan STKIP Pasundan Perluas Kesempatan Beasiswa Atlet Berprestasi dan Pembinaan SDM Guru Olahraga
BRIMOB SUMUT KEMBALI BUKTIKAN DIRI DI GARIS TERDEPAN! Wakapolda Apresiasi Loyalitas dan Dedikasi Personel untuk Masyarakat
PELINDO BELAWAN BERIKAN PENGHORMATAN TERTINGGI UNTUK PARA PAHLAWAN LAUT PADA HARI PELAUT SEDUNIA 2026
Ka. KPLP Lapas Batam Ciptakan SI OMEGA, Solusi Digital Pengawasan HP Petugas Menuju Zero HALINAR
PROF DR SUTAN NASOMAL BONGKAR DUGAAN “PERAMPOKAN RAKSASA” KEKAYAAN INDONESIA: Rp16.000 TRILIUN LENYAP SELAMA 60 TAHUN, KE MANA APARAT PENEGAK HUKUM?
Polda Kepri dan Polis Johor Sepakat Bentuk Tim Khusus Berantas TPPO dan Narkoba
BARAK NARKOBA HANGUS TERBAKAR, TAPI BANDARNYA MASIH BERKELIARAN? Tangisan Warga dan Keberanian Emak-Emak Guncang Labura
Fast Respon Indonesia Center Kepri Tantang Kepala Sekolah Playgroup Djuwita Laporkan Media dan Minta Polri Usut Tuntas Dalang Pemberitaan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:00 WIB

KONI Beltim dan STKIP Pasundan Perluas Kesempatan Beasiswa Atlet Berprestasi dan Pembinaan SDM Guru Olahraga

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:19 WIB

BRIMOB SUMUT KEMBALI BUKTIKAN DIRI DI GARIS TERDEPAN! Wakapolda Apresiasi Loyalitas dan Dedikasi Personel untuk Masyarakat

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:23 WIB

PELINDO BELAWAN BERIKAN PENGHORMATAN TERTINGGI UNTUK PARA PAHLAWAN LAUT PADA HARI PELAUT SEDUNIA 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:24 WIB

Ka. KPLP Lapas Batam Ciptakan SI OMEGA, Solusi Digital Pengawasan HP Petugas Menuju Zero HALINAR

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:18 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL BONGKAR DUGAAN “PERAMPOKAN RAKSASA” KEKAYAAN INDONESIA: Rp16.000 TRILIUN LENYAP SELAMA 60 TAHUN, KE MANA APARAT PENEGAK HUKUM?

Berita Terbaru