BARAK NARKOBA HANGUS TERBAKAR, TAPI BANDARNYA MASIH BERKELIARAN? Tangisan Warga dan Keberanian Emak-Emak Guncang Labura

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhanbatu Utara — Api melalap habis sebuah barak yang diduga menjadi sarang peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu. Namun ketika kobaran api padam dan puing-puing bangunan berubah menjadi abu, satu pertanyaan besar justru semakin membakar amarah masyarakat:

Ke mana para bandar narkoba yang selama ini diduga beroperasi di lokasi tersebut?

Peristiwa ini bermula dari keberanian seorang emak-emak yang nekat merekam dan membongkar dugaan aktivitas narkoba di wilayahnya. Video yang kemudian viral di media sosial itu menyebar bak petir di siang bolong, memantik perhatian publik sekaligus membuka tabir keresahan warga yang selama ini disebut-sebut hidup di bawah bayang-bayang peredaran narkoba.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak lama setelah video itu viral, jajaran Polres Labuhanbatu bergerak ke lokasi. Dalam waktu singkat, bangunan yang diduga menjadi tempat aktivitas narkoba tersebut dimusnahkan dan dibakar hingga rata dengan tanah.

Namun di balik langkah cepat itu, muncul gelombang pertanyaan yang semakin keras menggema dari masyarakat.

Mengapa baraknya yang dibakar, tetapi belum terdengar kabar siapa yang ditangkap?

Dalam video yang beredar, warga bahkan secara terang-terangan menyebut nama seorang yang diduga berperan sebagai bandar. Akan tetapi hingga kini, publik belum mendapatkan penjelasan resmi mengenai apakah pihak yang disebut-sebut tersebut telah diperiksa, diamankan, atau masih bebas beraktivitas.

Kapolres Labuhanbatu melalui Kasat Narkoba AKP Hardiyanto menyatakan bahwa barak tersebut telah dimusnahkan segera setelah pihaknya menerima informasi.

“Barak tersebut sudah dimusnahkan sejak kami mendapatkan informasinya. Sudah dibakar tadi malam.”

Pernyataan itu memang menunjukkan respons cepat aparat. Namun bagi sebagian warga, langkah tersebut belum menjawab kegelisahan yang selama ini mereka rasakan.

Sebab bagi masyarakat yang setiap hari hidup berdampingan dengan ancaman narkoba, musnahnya bangunan bukanlah akhir persoalan. Mereka ingin melihat para pelaku yang diduga merusak masa depan generasi muda benar-benar dibawa ke hadapan hukum.

Baca Juga:  Belawan Bersiap Jadi Gerbang Logistik Regional, BNCT dan Mitra Shipping Jajaki Layanan Barge Langsung ke Port Klang

Sorotan keras juga datang dari Wakil Sekretaris DPP LSM PAKAR Indonesia, B. Siregar. Menurutnya, pemusnahan lokasi tidak boleh menjadi akhir dari proses penegakan hukum.

“Kami mengapresiasi tindakan cepat aparat. Namun masyarakat juga menunggu hasil yang lebih konkret. Siapa yang diamankan? Barang bukti apa yang ditemukan? Bagaimana tindak lanjut terhadap nama-nama yang disebut dalam video viral tersebut?” tegasnya.

Menurutnya, perang terhadap narkoba tidak cukup hanya dengan membakar bangunan yang diduga menjadi tempat transaksi. Yang jauh lebih penting adalah membongkar jaringan, mengungkap aktor utama, serta memastikan para pelaku tidak lagi mengancam lingkungan masyarakat.

“Jangan sampai yang tersisa hanya abu bangunan, sementara dugaan pelaku utamanya menghilang tanpa jejak. Jika itu terjadi, publik tentu akan terus bertanya-tanya,” ujarnya.

Kini perhatian masyarakat tertuju pada langkah lanjutan aparat penegak hukum. Warga berharap kasus ini tidak berhenti sebagai tontonan viral yang ramai dibicarakan sesaat, lalu perlahan dilupakan.

Masyarakat menginginkan pengungkapan yang tuntas, transparan, dan menyentuh akar persoalan. Mereka ingin melihat tidak hanya bangunan yang dihancurkan, tetapi juga pihak-pihak yang terbukti terlibat diproses sesuai hukum.

Sebab bagi warga Aek Kanopan Timur, yang dibutuhkan bukan sekadar kobaran api yang menghanguskan sebuah barak. Yang mereka tunggu adalah kepastian bahwa hukum benar-benar menyentuh siapa pun yang terbukti berada di balik dugaan peredaran narkoba yang selama ini meresahkan lingkungan mereka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan mengenai adanya penangkapan, penyitaan barang bukti, maupun perkembangan penyelidikan terhadap pihak-pihak yang diduga terkait dengan aktivitas di lokasi tersebut.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAMBUT HUT KE-81 KORPS BRIMOB POLRI, BATALYON C PELOPOR SAT BRIMOB POLDA SUMUT TEBAR BIBIT IKAN, MERAWAT ALAM DEMI MASA DEPAN
Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.
Aneh, Ditanya Mengapa Ada NPWPD Pajak Parkir diatas Parit dan Trotoar, Kabid Parkir Bapenda, Malah Ngaku Akan Cek kembali
Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.
BBM Subsidi Dikeruk, H. Asril Doyok Lempar Badan: Siapa “Beking” dan Pemilik Asli PT BMBM di SPBU KM 5 Perawang?
KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!
Satu Dekade AMPHIBI: Menanam Mangrove, Menjaga Warisan, Menitipkan Harapan untuk Anak Cucu
Dari Ruang Rapat Polda Sumut, Alarm untuk Mafia LPG Bersubsidi Dinyalakan: Tabung Hijau Harus Kembali ke Rakyat!
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:08 WIB

SAMBUT HUT KE-81 KORPS BRIMOB POLRI, BATALYON C PELOPOR SAT BRIMOB POLDA SUMUT TEBAR BIBIT IKAN, MERAWAT ALAM DEMI MASA DEPAN

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:32 WIB

Aneh, Ditanya Mengapa Ada NPWPD Pajak Parkir diatas Parit dan Trotoar, Kabid Parkir Bapenda, Malah Ngaku Akan Cek kembali

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.

Selasa, 29 September 2026 - 02:34 WIB

BBM Subsidi Dikeruk, H. Asril Doyok Lempar Badan: Siapa “Beking” dan Pemilik Asli PT BMBM di SPBU KM 5 Perawang?

Berita Terbaru