MEDAN – Pelabuhan Belawan terus membuka peluang untuk memperkuat posisinya dalam jaringan logistik regional. Melalui partisipasi dalam 134th FMFF Council Meeting di Hotel JW Marriott Medan, Sabtu (24/10/2026), PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menjajaki peluang kolaborasi dengan pelaku industri logistik Malaysia guna memperluas konektivitas dan mendukung kelancaran arus barang lintas negara.
Forum yang melibatkan Federation of Malaysian Freight Forwarders (FMFF) tersebut menjadi ruang strategis bagi BNCT untuk memperkenalkan potensi layanan terminal peti kemas di Belawan, sekaligus membangun komunikasi dengan perusahaan freight forwarding yang memiliki peran penting dalam menghubungkan pelabuhan, pelaku usaha, dan rantai pasok perdagangan.
President Director BNCT, Suffian Manaf, hadir sebagai salah satu narasumber dalam forum tersebut. Kehadirannya menegaskan komitmen BNCT untuk terus memperluas jejaring industri dan membuka ruang dialog dengan para pelaku logistik regional, khususnya dalam membaca kebutuhan pasar serta peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Forum ini turut dihadiri Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Sumatera Utara, Surianto, beserta jajaran pengurus. Pertemuan para pelaku industri dari Indonesia dan Malaysia tersebut diharapkan menjadi jembatan untuk mempererat hubungan profesional, bertukar pandangan, serta mengidentifikasi peluang yang dapat memperkuat hubungan perdagangan dan distribusi barang kedua negara.
Corporate Secretary BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa keterlibatan langsung dalam forum industri internasional merupakan langkah penting untuk memahami dinamika pasar sekaligus memperkenalkan kemampuan layanan terminal kepada calon mitra strategis.
“Partisipasi BNCT dalam forum ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi layanan terminal sekaligus membangun komunikasi dengan pelaku freight forwarding di Malaysia. Kami berharap hubungan yang terjalin dapat ditindaklanjuti melalui penjajakan peluang kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan industri dan mendukung kelancaran arus barang antara Indonesia dan Malaysia,” ujar Rizki.
Membangun Konektivitas, Membuka Peluang
Bagi BNCT, memperluas jejaring bukan sekadar membangun hubungan antarpelaku usaha. Lebih dari itu, langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkenalkan Pelabuhan Belawan sebagai salah satu simpul logistik penting di wilayah barat Indonesia yang berpotensi mendukung pergerakan barang dan konektivitas perdagangan regional.
Kolaborasi yang terjalin dengan pelaku logistik Malaysia diharapkan dapat membuka peluang kemitraan baru, memperluas pilihan layanan bagi pengguna jasa, serta menciptakan nilai tambah bagi ekosistem kepelabuhanan dan rantai pasok.
Dengan komunikasi yang semakin erat dan peluang kerja sama yang terus dijajaki, BNCT berharap Pelabuhan Belawan dapat semakin dikenal sebagai mitra logistik yang kompetitif, sekaligus mengambil peran lebih besar dalam mendukung kelancaran perdagangan antara Indonesia dan Malaysia.
Indra/humas













