Dukung Eks Pengacara Ririn di Podcast Densu, Ketum FRIC H. Dian Surahman Tegaskan Penyelidikan Ilmiah Polri Sudah On The Track

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Denny Sumargo melalui platform podcast-nya kembali membedah isu sensitif terkait profesionalisme kepolisian , Dalam episode terbaru, pria yang akrab disapa Densu tersebut melontarkan pertanyaan menohok kepada Ruslandi, eks kuasa hukum Ririn, mengenai asumsi publik yang sering menuduh polisi melakukan pemaksaan atau “rekayasa” agar terduga pelaku mengaku.

“Menurut Bapak, penyidik sudah benar atau tidak?” tanya Densu dengan nada tegas, langsung menusuk ke inti persoalan yang selama ini menjadi bola liar di tengah masyarakat. Tanpa ragu, Ruslandi menjawab dengan lugas, “Penyidik sudah benar.”

Sains dan Olah TKP Jadi Kunci Pembuktian

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengejar ketegasan tersebut, Densu kembali mencecar Ruslandi untuk memastikan objektivitasnya. “Atas dasar apa keyakinan bahwa polisi sudah benar? Anda tidak sedang melindungi polisi?”

Menjawab pertanyaan itu, Ruslandi memaparkan metodologi berpikirnya secara runut dan objektif.

Ia mengungkapkan bahwa pada fase awal penyelidikan, kasus ini nyaris tidak menemui titik terang dan sangat sulit diungkap. Namun, kebuntuan tersebut berhasil dipecahkan berkat penerapan Scientific Crime Investigation (SCI) atau sistem penyelidikan berbasis pendekatan ilmiah yang dimiliki institusi Polri.

“Olah TKP-nya sama sekali tidak mudah. Namun, melalui praktik kepolisian yang sangat baik, terukur, dan berbasis ilmiah, tabir kasus ini akhirnya bisa terungkap secara terang benderang,” tegas Ruslandi.

Polri Punya Hati Nurani, Publik Harus Adil Beri Apresiasi , Mendengar penjelasan komprehensif tersebut, Densu pun sepakat bahwa kinerja aparat yang sudah berjalan di jalur yang benar wajib dihormati.

Densu mengingatkan publik bahwa anggota kepolisian juga manusia biasa yang memiliki hati nurani dan keluarga,Oleh karena itu, ketika polisi berhasil menjalankan tugasnya dengan jujur dan benar, apresiasi yang layak harus diberikan, bukan malah terus-menerus dihujani sentimen negatif.

Baca Juga:  Di Tengah Takbir Iduladha yang Kian Dekat, Pelindo Multi Terminal Jaga Denyut Distribusi Hewan Kurban untuk Negeri

Bobot krusial dari kecepatan dan ketepatan penyidikan ini juga dibongkar oleh Ruslandi. Ia membeberkan fakta mencengangkan bahwa tindakan cepat dari penyidik telah menyelamatkan bukti vital kasus tersebut , Jika pihak kepolisian terlambat sedikit saja dalam melakukan penyidikan dan penindakan, tempat yang digunakan untuk menyembunyikan atau mengubur korban dipastikan akan segera dicor oleh pelaku demi menghilangkan jejak kejahatan selamanya, Langkah taktis Polri ini terbukti berhasil menggagalkan upaya pemusnahan barang bukti tersebut.

Dukungan Penuh dari Fast Respon Indonesia Center (FRIC)

Pernyataan tegas Ruslandi di podcast tersebut mendapat respons positif dan dukungan kuat dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari organisasi pemantau kinerja kepolisian.

Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, menyatakan dukungannya secara penuh terhadap apa yang disampaikan oleh Ruslandi selaku pendamping hukum dari pihak Aman Hani. Menurut H. Dian Surahman, objektivitas yang disampaikan dalam podcast tersebut membuka mata publik mengenai pentingnya mempercayai proses hukum yang berbasis data dan sains, bukan sekadar asumsi atau opini liar.

“Kami di FRIC sangat mendukung pernyataan Saudara Ruslandi. Apa yang disampaikan adalah sebuah kebenaran formil dan materiil di lapangan , Penggunaan Scientific Crime Investigation oleh Polri membuktikan bahwa institusi ini bekerja secara profesional dan modern. Sudah sepatutnya masyarakat memberikan apresiasi yang adil atas kerja keras para penyidik yang telah berhasil menyelamatkan bukti-bukti vital dalam kasus ini,” ujar H. Dian Surahman.

Fahmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AKHMET FIDEL AKBARI ZUKRI dan CUT SALSA “DILOLOSKAN BNN” DARI JERAT UNDANG-UNDANG NARKOTIKA
Empat Tersangka Bebas Berkeliaran, Dugaan Intervensi Perwira Polda Sumut Mengemuka, Ada Apa dengan Penanganan Kasus di Polsek Delitua?
Polda Sumut Kibarkan Kesiapsiagaan, Brimob Berdiri di Garda Terdepan Kawal Kejayaan ASEAN U-19 TOBA 2026
Brimob Polda Sumut Berdiri di Garda Terdepan, Jermal Kembali Dibersihkan dari Ancaman Narkoba Demi Masa Depan Generasi Bangsa
PANCASILA BERKUMANDANG DI TANAH BELAWAN, IMIGRASI TEGUHKAN SUMPAH KEBANGSAAN UNTUK INDONESIA YANG DAMAI DAN BERSATU
Minggu Kasih Brimob Sumut di Pematangsiantar, Hadirkan Kepedulian yang Menyentuh Hati dan Menguatkan Persaudaraan
SAAT KOTA TERLELAP, BRIMOB SUMUT MENYISIR MALAM: MENJAGA MEDAN TETAP AMAN, WARGA TIDUR TENANG
KOMITMEN KAPOLRES PASBAR : TIDAK ADA REHAB BUAT FEBRY HANDOKO HARPAMA ANAK HAMSUARDI MANTAN BUPATI PASBAR
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:11 WIB

AKHMET FIDEL AKBARI ZUKRI dan CUT SALSA “DILOLOSKAN BNN” DARI JERAT UNDANG-UNDANG NARKOTIKA

Senin, 1 Juni 2026 - 06:10 WIB

Empat Tersangka Bebas Berkeliaran, Dugaan Intervensi Perwira Polda Sumut Mengemuka, Ada Apa dengan Penanganan Kasus di Polsek Delitua?

Senin, 1 Juni 2026 - 05:36 WIB

Polda Sumut Kibarkan Kesiapsiagaan, Brimob Berdiri di Garda Terdepan Kawal Kejayaan ASEAN U-19 TOBA 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 05:07 WIB

Brimob Polda Sumut Berdiri di Garda Terdepan, Jermal Kembali Dibersihkan dari Ancaman Narkoba Demi Masa Depan Generasi Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 04:48 WIB

PANCASILA BERKUMANDANG DI TANAH BELAWAN, IMIGRASI TEGUHKAN SUMPAH KEBANGSAAN UNTUK INDONESIA YANG DAMAI DAN BERSATU

Berita Terbaru