MALAM BERDARAH DI MARELAN! MESPANDIMAN 15 JAHITAN DIBACOK CELURIT, DUGAAN PENGEROYOKAN 30 ORANG MENYISAKAN TANDA TANYA

- Penulis

Kamis, 5 November 2026 - 03:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN MARELAN – Malam yang seharusnya menjadi ruang aman bagi masyarakat justru berubah menjadi panggung dugaan kekerasan brutal. Mespandiman, seorang warga Medan, harus menanggung luka berdarah setelah diduga menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang di kawasan Jalan Rahmabuddin, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, tepatnya di Simpang Pulo Nibung.

Bukan sekadar luka biasa. Tangan kanan korban dilaporkan mengalami bacokan senjata tajam jenis celurit hingga harus mendapatkan 15 jahitan. Luka lebam di sejumlah bagian tubuhnya turut memperlihatkan betapa mencekamnya peristiwa yang dilaporkan ke Polsek Medan Labuhan tersebut.

Tragedi ini bermula ketika Mespandiman menerima kabar dari adik perempuannya, Putri, yang mengaku telah dipukuli orang tidak dikenal. Naluri seorang kakak membawanya menuju lokasi, berharap mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, langkah itu justru berujung petaka.

Saat korban tiba di sekitar lokasi, ia disebut mendengar bahwa para pelaku kembali datang. Korban kemudian mengejar orang yang diduga melakukan pemukulan terhadap adiknya.

Di lokasi kejadian, situasi berubah menjadi mencekam. Berdasarkan uraian dalam laporan, korban mengaku berhadapan dengan sekelompok orang yang diduga berkaitan dengan geng motor. Ia kemudian disebut menjadi sasaran pengeroyokan.

Celurit diduga menyayat tangan kanannya. Lemparan batu disebut menghantam tubuhnya. Bahkan, korban mengaku mengalami luka lebam akibat dugaan tabrakan sepeda motor.

Di tengah dugaan aksi kekerasan tersebut, Mespandiman harus menanggung rasa sakit yang tidak hanya meninggalkan luka pada tubuh, tetapi juga menyisakan pertanyaan tentang keamanan warga di ruang publik.

Baca Juga:  Jumat Berkah Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut, Ketulusan yang Mengalir dari Hati, 250 Paket Makanan Menjadi Penyambung Harapan

30 ORANG DISEBUT TERLIBAT, SEJAUH MANA PENYELIDIKAN POLISI?

Dalam dokumen laporan yang diterima redaksi, jumlah terduga pelaku disebut mencapai sekitar 30 orang. Namun, identitas serta peran masing-masing pihak masih memerlukan pengungkapan melalui proses penyelidikan kepolisian.

Pertanyaan publik pun mengemuka: apakah seluruh pihak yang diduga terlibat telah berhasil diidentifikasi? Apakah senjata tajam yang disebut digunakan dalam peristiwa tersebut telah diamankan? Dan sejauh mana proses hukum berjalan?

Laporan korban kini menjadi pintu masuk bagi aparat untuk mengungkap dugaan kekerasan tersebut secara terang-benderang.

KEADILAN JANGAN BERHENTI PADA SELEMBAR LAPORAN

Redaksi PakarInvestigasi.com memandang perkara ini perlu mendapatkan perhatian serius. Sebab, ketika warga mengalami luka bacokan hingga 15 jahitan, yang dipertaruhkan bukan hanya keselamatan korban, melainkan juga rasa aman masyarakat.

Kapolsek Medan Labuhan diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara, identifikasi terduga pelaku, serta langkah konkret penyidik dalam mengungkap dugaan pengeroyokan tersebut.

Hukum tidak boleh membiarkan kekerasan menjadi bayang-bayang yang menakutkan masyarakat. Setiap dugaan tindak pidana harus diproses secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.

Di balik luka Mespandiman, ada harapan agar keadilan benar-benar hadir. Bukan sekadar janji, bukan sekadar laporan, melainkan kepastian hukum yang mampu mengembalikan rasa aman.

KONFIRMASI REDAKSI

Redaksi PakarInvestigasi.com telah menyiapkan konfirmasi kepada Kapolsek Medan Labuhan terkait perkembangan penanganan laporan tersebut. Pemberitaan ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan membuka ruang hak jawab serta klarifikasi kepada pihak kepolisian maupun pihak terkait.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT ke-81 Korps Brimob Polri, Brimob Sumut Hadirkan Kepedulian Lewat Bakti Kesehatan dan Pengobatan Gratis
PERKUAT SINERGI LINTAS SEKTORAL, DANKI 4 BATALYON C BRIMOB SUMUT HADIRI COFFEE MORNING KESIAPSIAGAAN BENCANA DI GUNUNGSITOLI
MENJELANG HARI PAHLAWAN, BRIMOB SUMUT BERSAMA TNI DAN PEMKO MEDAN RAWAT MAKAM PARA PEJUANG, MERAWAT INGATAN ATAS PENGORBANAN YANG TAK TERBALAS
BANJIR KIM II TERUS BERULANG, PEKERJA BERJIBAKU MENEMBUS GENANGAN! PT KIM AKUI KAWASAN RENDAH, KANAL BERSAMA BBWS JADI HARAPAN
DORONG KREATIVITAS PEMUDA, PT PHPO KIM GANDENG KARANG TARUNA TUNAS JAYA BANGUN GREENHOUSE HIDROPONIK
TANAMKAN KECINTAAN SEJAK DINI, BRIMOB SUMUT BUKA JENDELA PENGENALAN PROFESI POLISI BAGI SISWA TK FAJAR
BPN Sumut Didesak Terbitkan Sertifikat 32 Hektar Lahan Bekas Garapan PTPN II di Helvetia
SEMANGAT HUT BRIMOB KE-81, BATALYON B SAT BRIMOB SUMUT HADIR DI RUMAH IBADAH LINTAS AGAMA, RAWAT TOLERANSI DALAM KEBERSAMAAN
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 07:46 WIB

Sambut HUT ke-81 Korps Brimob Polri, Brimob Sumut Hadirkan Kepedulian Lewat Bakti Kesehatan dan Pengobatan Gratis

Jumat, 6 November 2026 - 07:40 WIB

PERKUAT SINERGI LINTAS SEKTORAL, DANKI 4 BATALYON C BRIMOB SUMUT HADIRI COFFEE MORNING KESIAPSIAGAAN BENCANA DI GUNUNGSITOLI

Jumat, 6 November 2026 - 07:25 WIB

MENJELANG HARI PAHLAWAN, BRIMOB SUMUT BERSAMA TNI DAN PEMKO MEDAN RAWAT MAKAM PARA PEJUANG, MERAWAT INGATAN ATAS PENGORBANAN YANG TAK TERBALAS

Jumat, 6 November 2026 - 06:54 WIB

BANJIR KIM II TERUS BERULANG, PEKERJA BERJIBAKU MENEMBUS GENANGAN! PT KIM AKUI KAWASAN RENDAH, KANAL BERSAMA BBWS JADI HARAPAN

Jumat, 6 November 2026 - 05:04 WIB

DORONG KREATIVITAS PEMUDA, PT PHPO KIM GANDENG KARANG TARUNA TUNAS JAYA BANGUN GREENHOUSE HIDROPONIK

Berita Terbaru