DELI SERDANG – Kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat kembali diwujudkan PT Permata Hijau Palm Oleo (PHPO) Kawasan Industri Medan (KIM) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kali ini, perusahaan tersebut menggandeng Karang Taruna Tunas Jaya Desa Saentis untuk mengembangkan budidaya hidroponik sebagai langkah mendorong kreativitas, kemandirian, sekaligus penghijauan lingkungan.
Program CSR bertajuk Permata Ekonomi dan Sosial – Community Development Budidaya Hidroponik itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Greenhouse Budidaya Hidroponik di Desa Saentis, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (5/11/2026).
Pembangunan greenhouse tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi perusahaan dalam membuka ruang bagi generasi muda untuk berinovasi dan mengembangkan potensi ekonomi berbasis lingkungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam program tersebut, PT PHPO KIM mengalokasikan bantuan tahap pertama sebesar Rp25.860.000 untuk pembangunan greenhouse. Nilai tersebut merupakan bagian dari total bantuan CSR sebesar Rp43.633.500.
Peletakan batu pertama dilakukan Pimpinan Area Pabrik PT PHPO KIM, Cahaya Sembiring, disaksikan HoC Hendra Halim, SSN Fungsional Hartbert Hugo, Kepala Desa Saentis Asmawito, Ketua Karang Taruna Tunas Jaya Yafi Taufik Rayhan, serta sejumlah undangan lainnya.
Cahaya Sembiring mengatakan, pembangunan greenhouse hidroponik merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program penghijauan sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan produktif.
“Pembangunan Greenhouse Budidaya Hidroponik ini kita laksanakan bekerja sama dengan Karang Taruna. Tujuannya untuk memberikan sumbangsih dan dukungan dalam program penghijauan,” ujarnya.
Ia berharap, bantuan tahap pertama tersebut dapat menjadi langkah awal bagi Karang Taruna Tunas Jaya untuk merealisasikan budidaya hidroponik secara berkelanjutan di Desa Saentis.
Menurutnya, program tersebut bukan sekadar pembangunan sarana pertanian, melainkan juga upaya menumbuhkan kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan metode bercocok tanam tanpa media tanah.
Pemuda Didorong Mandiri dan Berinovasi
Dukungan yang diberikan PT PHPO KIM disambut penuh rasa syukur oleh Ketua Karang Taruna Tunas Jaya Desa Saentis, Yafi Taufik Rayhan.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan perusahaan yang telah memberikan kesempatan kepada Karang Taruna untuk mengelola program CSR Community Development tersebut.
“Karang Taruna optimistis menjalankan program ini secara berkelanjutan dan mengembangkannya dengan penuh tanggung jawab. Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi kelompok pemuda lainnya yang ingin berinovasi,” ungkap Yafi.
Kepercayaan tersebut dinilai menjadi peluang berharga bagi pemuda Desa Saentis untuk belajar, berkarya, serta membangun kemandirian melalui kegiatan yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
Apresiasi Pemerintah Desa Saentis
Kepala Desa Saentis, Asmawito, turut menyampaikan apresiasi kepada PT PHPO KIM atas kepedulian dan kontribusi perusahaan yang selama ini secara rutin diberikan kepada masyarakat Desa Saentis.
Menurutnya, bantuan dan program pemberdayaan yang dilaksanakan perusahaan memiliki arti penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan serta pembangunan desa.
“Kontribusi nyata ini sangat membantu peningkatan kesejahteraan dan pembangunan di Desa Saentis. Terima kasih juga atas kepercayaan yang diberikan perusahaan kepada adik-adik Karang Taruna Tunas Jaya untuk mengelola dan memimpin program budidaya hidroponik ini,” tuturnya.
Asmawito menegaskan, kepercayaan tersebut merupakan modal berharga bagi generasi muda untuk belajar mandiri dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
Ia berharap hubungan kerja sama dan silaturahmi antara PT PHPO KIM dengan Pemerintah Desa Saentis serta masyarakat dapat terus terjalin erat.
“Kami doakan semoga PT PHPO semakin sukses, semakin maju, dan terus menginspirasi melalui program-program keberlanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui pembangunan greenhouse hidroponik ini, sinergi antara dunia usaha, pemerintah desa, dan pemuda diharapkan tidak hanya menghadirkan lingkungan yang lebih hijau, tetapi juga menumbuhkan semangat kemandirian serta membuka peluang bagi masyarakat untuk berkembang melalui inovasi. (Red)













