Kampus Tercoreng! Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Negara Turun Tangan: “Jangan Biarkan Dunia Akademik Jadi Sarang Amoral”

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Dunia kampus yang selama ini diagungkan sebagai tempat lahirnya intelektual bangsa kini kembali tercoreng. Dugaan praktik amoral di lingkungan Universitas Indonesia (UI) memantik kemarahan sekaligus keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, termasuk pakar hukum internasional, Sutan Nasomal.

Dalam keterangannya dari Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia di kawasan Cijantung, Jakarta (15/4/2026), ia menegaskan bahwa dunia pendidikan tinggi tidak boleh dibiarkan terkontaminasi perilaku menyimpang yang merusak marwah akademik.

“Kalau ini dibiarkan, kita sedang menghancurkan masa depan bangsa dari dalam. Kampus bukan tempat pembusukan moral, tapi tempat membangun karakter pemimpin,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan tajam itu mengarah pada dugaan pelecehan seksual verbal yang melibatkan sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum UI. Kasus ini mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan grup yang berisi pembahasan tidak pantas terkait tubuh perempuan—bahkan diduga menyeret nama dosen dan orang terdekat sebagai korban.

Bagi Sutan Nasomal, hal tersebut bukan sekadar pelanggaran etika, melainkan indikasi serius adanya degradasi moral di lingkungan akademik yang seharusnya menjadi teladan.

“Ini bukan candaan. Ini bisa masuk ranah pidana. Kalau ada unsur pelanggaran, harus diproses tanpa pandang bulu,” ujarnya dengan nada keras.

Ia menegaskan bahwa penanganan kasus ini harus mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022, yang secara jelas mengatur sanksi terhadap segala bentuk kekerasan seksual, termasuk verbal.

Baca Juga:  RESET TOTAL LAPAS: Menteri Agus Andrianto Siap Sikat Narkoba dan Pungli hingga ke Akar

Lebih jauh, ia mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk tidak tinggal diam. Negara, menurutnya, harus hadir secara nyata melalui pengawasan ketat terhadap seluruh institusi pendidikan tinggi.

“Saya minta Presiden menugaskan kementerian terkait untuk turun langsung. Lakukan pembinaan rutin—rektor, dekan, dosen, semua harus diawasi. Jangan sampai kampus jadi tempat aman bagi pelaku amoral,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, segera mengambil langkah konkret dan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Sementara itu, pihak Fakultas Hukum UI sendiri telah mengakui menerima laporan dan mengecam keras tindakan tersebut. Fakta mengejutkan pun terungkap—beberapa korban mengaku tidak menyangka nama mereka menjadi bahan pembicaraan dalam percakapan tak pantas tersebut.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan Indonesia. Di tempat yang seharusnya menjunjung tinggi etika, justru muncul perilaku yang merendahkan martabat manusia.

Pesan Sutan Nasomal pun tegas dan tanpa kompromi:

“Kalau kampus sudah kehilangan moral, maka yang lahir bukan pemimpin—tapi ancaman bagi bangsa. Bersihkan sekarang, atau kita menyesal di masa depan.”

Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Pelabuhan untuk Kemanusiaan, Sinergi BNCT dan PWI Sumatera Utara Tebar Berkah Kurban
Pelindo Regional 1 Belawan Tebar Kepedulian di Hari Raya Kurban, 5 Ekor Sapi Disalurkan untuk Masyarakat Sekitar Pelabuhan
“Di Antara Jarak yang Tak Terucap: Suara Rakyat yang Menanti Didengar di Balik Kursi Kekuasaan”
Di Tengah Deru Pelabuhan, PMT Tebar Cahaya Iduladha untuk Masyarakat Pesisir Belawan dan Kuala Tanjung
Perjuangan Anak Medan Menuju Panggung Nasional, Dukungan Dr. Maruli Siahaan untuk Ruth Theresya Simanjuntak Tuai Haru
Brimob Polda Sumut Sisir Gang-Gang Gelap Kota Medan Demi Rasa Aman Warga, Kehadiran Polisi di Tengah Malam Bikin Masyarakat Terharu
SMA Negeri 14 Medan Mengguncang Popkot 2026: 18 Atlet Gulat Sabet 18 Medali, Ukir Prestasi Membanggakan untuk Kota Medan
Terang-Terangan di Jantung Kota Batam! Aktivitas Gudang Misterius Tanpa Izin Diduga Bebas dari Pengawasan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 03:35 WIB

Dari Pelabuhan untuk Kemanusiaan, Sinergi BNCT dan PWI Sumatera Utara Tebar Berkah Kurban

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:23 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Tebar Kepedulian di Hari Raya Kurban, 5 Ekor Sapi Disalurkan untuk Masyarakat Sekitar Pelabuhan

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:05 WIB

“Di Antara Jarak yang Tak Terucap: Suara Rakyat yang Menanti Didengar di Balik Kursi Kekuasaan”

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:46 WIB

Di Tengah Deru Pelabuhan, PMT Tebar Cahaya Iduladha untuk Masyarakat Pesisir Belawan dan Kuala Tanjung

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:34 WIB

Perjuangan Anak Medan Menuju Panggung Nasional, Dukungan Dr. Maruli Siahaan untuk Ruth Theresya Simanjuntak Tuai Haru

Berita Terbaru