Jejak Sabu Dini Hari Terbongkar: Kurir Diciduk, Jaringan “Tempel” Karanganyar–Solo Mulai Terkuak

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Di balik sunyinya dini hari, praktik peredaran sabu ternyata tetap bergerak. Namun kali ini, langkah para pelaku terhenti. Polda Jawa Tengah berhasil membongkar pola distribusi narkotika dengan modus “tempel” yang terindikasi terorganisir di wilayah Karanganyar hingga Surakarta.

Pengungkapan ini bukan kebetulan. Berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di Kecamatan Jaten, Karanganyar, aparat bergerak cepat. Penyelidikan senyap dilakukan, jejak ditelusuri, hingga akhirnya dua pelaku berhasil dijerat dalam operasi dini hari.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Yos Guntur, mengungkapkan penangkapan berlangsung Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Dua tersangka, MIS (33) dan ARS (25), tak berkutik saat diamankan di depan toko kelontong di jalur Solo–Tawangmangu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari penggeledahan awal, ditemukan paket sabu yang sudah siap edar. Ini bukan transaksi spontan, tapi bagian dari pola distribusi,” tegasnya.

Temuan awal hanyalah permukaan. Dari tangan tersangka, polisi mengembangkan penyelidikan dan menemukan paket-paket sabu lain yang telah disebar di sejumlah titik—mulai dari area SPBU Palur, sekitar ATM, warung, minimarket di Pucangsawit, hingga kawasan Palur Plaza.

Pola ini bukan tanpa maksud. Sistem “tempel” digunakan untuk memutus kontak langsung antara penjual dan pembeli, sekaligus mengurangi risiko tertangkap. Cara lama, namun masih kerap dipakai dalam jaringan narkotika.

Baca Juga:  Penyidik Polda Kepri Kalah Sakti dengan Rex, Bocah 2,5 Tahun?

Total, 15 paket sabu dengan berat bruto 10,84 gram berhasil diamankan, bersama alat bantu distribusi seperti timbangan digital, plastik klip, sedotan, sepeda motor, dan handphone.

Di balik itu, ada sosok yang belum tersentuh. Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku menyebut nama GRR—yang kini berstatus DPO—sebagai pengendali. Ia diduga mengatur alur pengambilan hingga distribusi dengan sistem pecah paket.

Fakta lain tak kalah mencolok: kedua tersangka mengaku baru dua kali menjalankan peran tersebut. Imbalannya tak seberapa—Rp250 ribu—ditambah “bonus” konsumsi sabu secara gratis. Harga murah untuk risiko hukuman berat.

Kini, keduanya mendekam di Mapolda Jawa Tengah dan dijerat Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika, dengan ancaman mulai dari 20 tahun penjara hingga hukuman mati.

Yos Guntur menegaskan, pengungkapan ini baru awal.

“Pola ini menunjukkan jaringan. Kami tidak berhenti di kurir. Pelaku utama sedang kami buru,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan bahwa perang melawan narkotika bukan hanya tugas aparat.

“Informasi dari masyarakat adalah kunci. Tanpa itu, jaringan seperti ini akan terus hidup di balik diam,” pungkasnya.

Reaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Strategis dan Komitmen Bersama
Pipa PDAM Pecah, LSM Fakta Desak Audit Prizinan SPBU di Manggar
Sarang CPO Ilegal Ahok Beroperasi Bebas, Tanggapan Kapolres Dumai Dianggap Cuma ‘Pemanis Bibir’
Pimpinan Umum Redaksi Pakarinvestigasi.com Mengucapkan Selamat dan Doa Terbaik kepada Ketua Umum DPP LSM PAKAR INDONESIA, Sang Pejuang Kebenaran yang Tak Pernah Lelah Mengabdi untuk Bangsa dan Rakyat
Penyidik Polda Kepri Kalah Sakti dengan Rex, Bocah 2,5 Tahun?
Perusahaan Kelapa Sawit Buka 21 Lowongan, Manfaatkan Job Fair Beltim Cari Tenaga Kerja
Gelper di Dayun Siak Diduga Tempat Judi dan Pemicu Keretakan Rumah Tangga, Pemilik dan Pengelola Bungkam
GAJI KE-13 ASN INHU BELUM CAIR, PAKAR HUKUM INTERNASIONAL PROF. DR. K.H. SUTAN NASOMAL ANGKAT SUARA: “JANGAN BIARKAN HAK PEGAWAI TERGANTUNG TANPA KEPASTIAN!”
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:49 WIB

Kolaborasi Strategis dan Komitmen Bersama

Senin, 27 Juli 2026 - 05:21 WIB

Pipa PDAM Pecah, LSM Fakta Desak Audit Prizinan SPBU di Manggar

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:51 WIB

Sarang CPO Ilegal Ahok Beroperasi Bebas, Tanggapan Kapolres Dumai Dianggap Cuma ‘Pemanis Bibir’

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:41 WIB

Pimpinan Umum Redaksi Pakarinvestigasi.com Mengucapkan Selamat dan Doa Terbaik kepada Ketua Umum DPP LSM PAKAR INDONESIA, Sang Pejuang Kebenaran yang Tak Pernah Lelah Mengabdi untuk Bangsa dan Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:43 WIB

Penyidik Polda Kepri Kalah Sakti dengan Rex, Bocah 2,5 Tahun?

Berita Terbaru

Daerah

Kolaborasi Strategis dan Komitmen Bersama

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:49 WIB