Medan Belawan, Mimbar Rakyat — Di sebuah ruangan sederhana di Wisma Hanafiah, Minggu (3/5/2026), bukan sekadar rapat yang berlangsung. Hari itu, sejarah kecil kembali ditulis—tentang kepercayaan yang tidak retak oleh waktu, tentang kebersamaan yang tidak goyah oleh perbedaan.
Nama Hadi Suhendra, S.H. kembali disebut, bukan dengan riuh persaingan, tetapi dengan satu suara yang utuh. Tanpa lawan, tanpa keraguan, ia kembali dipercaya memimpin Pimpinan Anak Cabang (PAC) **Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Belawan untuk periode 2026–2029—melalui aklamasi yang lahir dari hati para kadernya.
Di balik keputusan itu, tersimpan perjalanan panjang. Bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang bagaimana seorang pemimpin hadir di tengah anggotanya—dalam suka, dalam duka, dalam perjuangan yang sering tak terlihat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) berlangsung khidmat. Wajah-wajah yang hadir membawa lebih dari sekadar suara—mereka membawa kenangan, harapan, dan keyakinan bahwa arah organisasi ini masih harus dijaga oleh tangan yang sama.
Saat berdiri memberikan sambutan, Hadi Suhendra tidak hanya berbicara sebagai ketua. Ia berbicara sebagai saudara, sebagai bagian dari keluarga besar yang telah berjalan bersama.
“Kalau kita ingin kuat, kita harus tetap satu. Jangan ada perpecahan. Karena di luar sana, banyak tantangan yang menunggu. Tapi kalau kita bersatu, kita tidak akan mudah digoyahkan,” ucapnya, dengan nada.
Indra













