“Jeritan Anak Negeri Diduga Diabaikan, DPP Srikandi LSM PAKAR Indonesia Siap Kepung Jakarta: Program Makan Bergizi Diduga Mandek, Siswa Kehilangan Hak Makan Siang”

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Amarah dan kekecewaan kini mulai menggema hingga ke jantung ibu kota. Dugaan mandeknya program makan bergizi yang seharusnya menjadi penyambung harapan bagi ribuan siswa, memicu gelombang perlawanan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Srikandi LSM PAKAR Indonesia.

Melalui Ketua Srikandi DPP, Elyta Megawati, organisasi tersebut memastikan akan turun ke jalan dalam aksi besar-besaran di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 10.00 WIB.

Lautan massa disebut akan memadati kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, sebelum bergerak menuju kantor pusat Badan Gizi Nasional (BGN) hingga kawasan Istana Negara membawa satu suara: “Jangan biarkan hak makan anak-anak negeri hilang tanpa pertanggungjawaban.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini dipicu dugaan tidak beroperasinya dapur SPPG No.2 Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, yang disebut telah berhenti selama kurang lebih satu bulan. Akibatnya, para siswa penerima manfaat diduga kehilangan hak makan siang yang selama ini menjadi bagian penting dari program pemerintah.

Bagi DPP Srikandi LSM PAKAR Indonesia, persoalan ini bukan sekadar berhentinya sebuah dapur, melainkan dugaan matinya kepedulian terhadap kebutuhan dasar anak-anak.

“Kami menduga ada pembiaran yang sangat menyakitkan. Anak-anak yang seharusnya mendapatkan perhatian justru diduga ditelantarkan dalam diam. Ini bukan hanya soal administrasi atau program yang tersendat, tetapi menyangkut hak hidup, gizi, dan masa depan generasi bangsa,” tegas Elyta Megawati dengan nada keras.

Baca Juga:  Dukung Talenta Digital Muda, Pelindo Regional 1 Raih Penghargaan Bergengsi dari Wali Kota Medan

DPP Srikandi LSM PAKAR Indonesia juga menilai dugaan mandeknya program tersebut berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik terhadap negara maupun masyarakat penerima manfaat. Mereka mendesak aparat penegak hukum dan seluruh pihak terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan program makan bergizi tersebut.

Menurut mereka, program yang menyangkut perut dan kesehatan anak-anak tidak boleh dibiarkan berjalan tanpa pengawasan, apalagi sampai diduga berhenti tanpa penjelasan yang terang kepada publik.

Aksi 20 Mei mendatang disebut bukan sekadar unjuk rasa biasa, melainkan “teriakan perlawanan” atas dugaan terabaikannya hak-hak siswa penerima manfaat. Massa aksi juga dikabarkan akan membawa berbagai tuntutan keras, mendesak transparansi, evaluasi total, hingga pertanggungjawaban terbuka dari pihak-pihak yang dianggap lalai.

“Jika benar program ini mandek dan anak-anak menjadi korban, maka ini adalah alarm keras bagi negara. Jangan sampai generasi bangsa dipaksa menanggung lapar di tengah besarnya anggaran yang digelontorkan,” tutup Elyta Megawati.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AKHMET FIDEL AKBARI ZUKRI dan CUT SALSA “DILOLOSKAN BNN” DARI JERAT UNDANG-UNDANG NARKOTIKA
Empat Tersangka Bebas Berkeliaran, Dugaan Intervensi Perwira Polda Sumut Mengemuka, Ada Apa dengan Penanganan Kasus di Polsek Delitua?
Polda Sumut Kibarkan Kesiapsiagaan, Brimob Berdiri di Garda Terdepan Kawal Kejayaan ASEAN U-19 TOBA 2026
Brimob Polda Sumut Berdiri di Garda Terdepan, Jermal Kembali Dibersihkan dari Ancaman Narkoba Demi Masa Depan Generasi Bangsa
PANCASILA BERKUMANDANG DI TANAH BELAWAN, IMIGRASI TEGUHKAN SUMPAH KEBANGSAAN UNTUK INDONESIA YANG DAMAI DAN BERSATU
Minggu Kasih Brimob Sumut di Pematangsiantar, Hadirkan Kepedulian yang Menyentuh Hati dan Menguatkan Persaudaraan
SAAT KOTA TERLELAP, BRIMOB SUMUT MENYISIR MALAM: MENJAGA MEDAN TETAP AMAN, WARGA TIDUR TENANG
KOMITMEN KAPOLRES PASBAR : TIDAK ADA REHAB BUAT FEBRY HANDOKO HARPAMA ANAK HAMSUARDI MANTAN BUPATI PASBAR
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:11 WIB

AKHMET FIDEL AKBARI ZUKRI dan CUT SALSA “DILOLOSKAN BNN” DARI JERAT UNDANG-UNDANG NARKOTIKA

Senin, 1 Juni 2026 - 06:10 WIB

Empat Tersangka Bebas Berkeliaran, Dugaan Intervensi Perwira Polda Sumut Mengemuka, Ada Apa dengan Penanganan Kasus di Polsek Delitua?

Senin, 1 Juni 2026 - 05:36 WIB

Polda Sumut Kibarkan Kesiapsiagaan, Brimob Berdiri di Garda Terdepan Kawal Kejayaan ASEAN U-19 TOBA 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 05:07 WIB

Brimob Polda Sumut Berdiri di Garda Terdepan, Jermal Kembali Dibersihkan dari Ancaman Narkoba Demi Masa Depan Generasi Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 04:48 WIB

PANCASILA BERKUMANDANG DI TANAH BELAWAN, IMIGRASI TEGUHKAN SUMPAH KEBANGSAAN UNTUK INDONESIA YANG DAMAI DAN BERSATU

Berita Terbaru