Sipirok, 5 Juni 2026 – Usai lantunan doa dan salam menutup pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Hubbul Wathon Batalyon C, suasana haru terasa menyelimuti halaman masjid.
Di tengah kesibukan menjalankan tugas menjaga keamanan negara, personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara menyisihkan waktu dan rezeki untuk berbagi kebahagiaan kepada masyarakat melalui program Jumat Berkah.
Sebanyak 200 paket makan gratis dibagikan kepada para jamaah yang hadir.
Bagi sebagian orang, satu kotak makanan mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang menerimanya, bantuan tersebut menjadi simbol perhatian, kepedulian, dan kasih sayang yang begitu berarti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang dipimpin oleh Wadanki 1 Batalyon C Pelopor, IPTU Erwinsyah Siregar, S.H., di bawah arahan Danki 1 Batalyon C Pelopor, AKP Antanius Tarigan, S.H., M.H., ini tidak sekadar menjadi agenda sosial rutin. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi jembatan yang menghubungkan hati antara aparat dan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan dan kehangatan.
Senyum para jamaah tampak mengembang saat menerima paket makanan dari tangan-tangan personel Brimob. Beberapa di antaranya bahkan menyampaikan ucapan terima kasih dengan mata yang berkaca-kaca.
Momen sederhana itu menjadi gambaran bahwa kepedulian yang lahir dari ketulusan mampu menghadirkan kebahagiaan yang tidak ternilai.
Di tengah berbagai tantangan tugas yang mereka emban, personel Brimob tetap menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya tentang menjaga keamanan dan ketertiban.
Pengabdian juga berarti hadir saat masyarakat membutuhkan, berbagi dengan yang membutuhkan, dan memberikan manfaat bagi sesama tanpa memandang siapa yang menerima.
Program Jumat Berkah ini menjadi bukti bahwa di balik ketegasan seragam Brimob, terdapat hati yang penuh kepedulian. Bahwa kekuatan sejati seorang pelindung bangsa tidak hanya terlihat saat menjaga keamanan, tetapi juga ketika mampu menghadirkan senyum, harapan, dan kebahagiaan bagi masyarakat.
Di hari yang penuh berkah itu, 200 kotak makanan mungkin telah habis dibagikan. Namun nilai kepedulian, kebersamaan, dan kasih yang ditinggalkan akan terus hidup di hati masyarakat. Sebab terkadang, sebuah kebaikan sederhana mampu menjadi pengingat bahwa masih banyak tangan yang siap membantu dan hati yang tulus untuk berbagi.
Indra













