Tamparan Keras Buat Hati Walikota Batam,Amsakar Achmad

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM || Walikota Batam, Amsakar Achmad, terhenti sejenak ketika memasuki ruang perawatan anak di RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Senin (22/6/2026). Di hadapan Walikota Batam terpampang lukisan nyata derita seorang bocah berusia sembilan tahun duduk di atas tempat tidur rumah sakit dengan pita merah muda menghiasi kepalanya. Senyum kecil yang berusaha ia tunjukkan tidak mampu menyembunyikan perih luka yang masih membekas di wajah dan tubuhnya.

Tersekat dan terpaku seorang Walikota Batam Amsakar dibuat bocah tersebut. Walikota mendekat mencoba mendekap erat bathin korban kekerasan terhadap anak usia dini tersebut dengan mengusap lembut kepala anak yang berinisial RAL itu sambil menyampaikan kata-kata penyemangat.

Suasana ruangan mendadak hening. Sejumlah tenaga kesehatan, keluarga, dan pejabat yang mendampingi hanya bisa menyaksikan momen penuh haru tersebut. Amsakar tak bisa menyembunyikan tamparan keras dilubuk hatinya,terlihat spontan mata walikota Batam tersebut berkaca-kaca menyaksikan derita korban yang diduga mengalami penganiayaan berat oleh ibu tirinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sa..ya sangat menyayangkan.. dan mengutuk keras !… perbuatan yang dilakukan terhadap anak ini….tindakan ini.. sudah di luar batas kemanusiaan… dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun..” ujar Amsakar tersedak sedak menahan gejolah kesedihannya dengan suara yang bergetar.

Di sela kunjungan itu, Walikota memberikan motivasi, bingkisan, serta santunan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moral kepada RAL. Namun, perhatian yang diberikan tidak berhenti pada bantuan sesaat.

Baca Juga:  Guru Ngaji Berani Tantang Pengedar Narkoba di Rantau Panjang, Ketua MUI Deli Serdang Minta Perlindungan Negara

Amsakar menegaskan Pemerintah Kota Batam akan mengambil peran untuk memastikan masa depan korban tetap terjaga, termasuk keberlanjutan pendidikannya.

“Pemko Batam memastikan masa depan anak ini tidak boleh terputus. Kami akan menjamin kelanjutan pendidikannya hingga tuntas sehingga ia tetap memiliki kesempatan meraih cita-citanya”. tegas Walikota Batam.

Usai menjenguk RAL, Amsakar melanjutkan kunjungan ke bangsal perawatan lain untuk menemui para jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tembesi Indah yang menjadi korban kecelakaan di kawasan Pantai Melur beberapa waktu lalu.

Di setiap tempat tidur yang disinggahinya, Amsakar menyapa satu per satu korban dan keluarga yang mendampingi. Amsakar mendengarkan cerita mereka dari hati nurani untuk memberikan semangat, serta memastikan penanganan medis berjalan dengan baik.

“Musibah memang tidak pernah kita ketahui kapan datangnya. Yang terpenting sekarang adalah tetap semangat menjalani proses penyembuhan, ikhlas menerima cobaan ini, dan percaya selalu ada hikmah di balik setiap peristiwa. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan penanganan seluruh korban,” kata Walikota yang merasa luluh lantak bathinnya atas derita masyarakat kota yang dipimpinnya.

Wujud nyata kehadiran Pemerintah Kota Batam di tengah masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, pemerintah berkomitmen memberikan perlindungan, pendampingan, serta memastikan setiap warga yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan pelayanan secara maksimal.

Fahmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TANAH YANG DIGARAP WARGA PULUHAN TAHUN DIDUGA BERUBAH JADI PROYEK KETAHANAN PANGAN, KONTROVERSI KODAERAL I MELEDAK DI DELI SERDANG
ADA APA DI BALIK PENYETOPAN PUBLIKASI? LSM PAKAR Soroti Sikap PTPN III Kebun Rambutan, Transparansi Dipertanyakan
TIGA TAHUN DALAM NERAKA! Perempuan Bandung Diduga Disekap dan Disiksa Kekasihnya Hingga Kehilangan Mata, Pelaku Masih Buron
MELEDAK! Dugaan Manipulasi Pajak Roti Ganda Guncang Pematangsiantar, Publik Menunggu: Ada Apa di Balik Sikap Diam yang Berkepanjangan?
GELORA KEBANGKITAN KADER MUDA! MARULI SIAHAAN HADIRI PELANTIKAN DPD AMPI SUMUT, SERUKAN LAHIRNYA PEMIMPIN MASA DEPAN BANGSA
GAWAT !! IBU KORBAN PEMBULLYAN/PENGANIAYAAN JADI TERSANGKA
Titiek Soeharto : Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan
Dari Belawan ke Tanah Suci: Air Mata Syukur Iringi Keberangkatan Pasangan Pemenang Umroh Ramadhan Fest Pelindo 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:38 WIB

TANAH YANG DIGARAP WARGA PULUHAN TAHUN DIDUGA BERUBAH JADI PROYEK KETAHANAN PANGAN, KONTROVERSI KODAERAL I MELEDAK DI DELI SERDANG

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:59 WIB

ADA APA DI BALIK PENYETOPAN PUBLIKASI? LSM PAKAR Soroti Sikap PTPN III Kebun Rambutan, Transparansi Dipertanyakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 03:47 WIB

Tamparan Keras Buat Hati Walikota Batam,Amsakar Achmad

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:50 WIB

TIGA TAHUN DALAM NERAKA! Perempuan Bandung Diduga Disekap dan Disiksa Kekasihnya Hingga Kehilangan Mata, Pelaku Masih Buron

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:15 WIB

MELEDAK! Dugaan Manipulasi Pajak Roti Ganda Guncang Pematangsiantar, Publik Menunggu: Ada Apa di Balik Sikap Diam yang Berkepanjangan?

Berita Terbaru