Guru Ngaji Berani Tantang Pengedar Narkoba di Rantau Panjang, Ketua MUI Deli Serdang Minta Perlindungan Negara

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang // Di tengah sunyi Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, seorang guru ngaji berinisial HT memilih berdiri tegak di antara ketakutan dan ancaman yang tak terlihat.

Bukan untuk mencari nama, bukan pula untuk dikenal, melainkan demi satu hal yang sederhana namun begitu mahal: menyelamatkan generasi muda dari jerat gelap narkoba.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (12/05/2026) itu kini menjadi perhatian publik. Aksi keberanian HT yang menolak diam terhadap maraknya peredaran narkoba di lingkungannya menuai simpati luas, termasuk dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Deli Serdang, KH. Kaya Hasibuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KH. Kaya Hasibuan menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus apresiasi atas keberanian HT yang dinilai telah mempertaruhkan ketenangan hidupnya demi kebaikan bersama.

Ia menegaskan, negara tidak boleh menutup mata terhadap masih beredarnya narkoba di wilayah tersebut, dan aparat penegak hukum harus segera bertindak tegas.

Baca Juga:  Di Tengah Tugas Menjaga Negeri, Brimob Sumut Menyapa Warga dengan Kepedulian dan Harapan

“Kalau masih banyak yang mengedar, kepolisian pula itu. Kita berharap dengan sungguh-sungguh pemerintah dan pihak kepolisian untuk menangkap para pengedar itu,” ujarnya kepada wartawan 1kabar.com, Kamis (21/05/2026).

Namun di balik tegasnya pernyataan itu, tersimpan pula rasa hormat yang dalam kepada sosok HT. Seorang guru ngaji yang memilih tidak diam, meski sadar ada risiko yang harus ia hadapi.

“Untuk guru ngaji berinisial HT itu kita beri penghargaan setinggi-tingginya, beliau berani dengan segala risiko. Kita minta beliau juga dilindungi,” lanjutnya dengan penuh harap.

Kini, di tengah harapan yang menggantung, masyarakat hanya ingin satu hal: agar keberanian seperti HT tidak dibiarkan berjalan sendiri. Agar suara-suara kecil yang melawan kegelapan tidak padam sebelum sempat menyelamatkan banyak jiwa.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana
Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN
SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak
“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”
TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!
SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama
SELAMATKAN GENERASI DARI CENGKERAMAN NARKOBA! Brimob dan Ditresnarkoba Polda Sumut Gerebek Lokasi di Medan, 8 Pria Diamankan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:01 WIB

SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”

Berita Terbaru