“Jangan Pertaruhkan Nyawa Anak Demi Gengsi Kegiatan!” — Profesor Sutan Nasomal dan PGRI Aceh Singkil Bersatu Dukung Ketegasan Kadisdik Larang Siswa Keluar Daerah

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil — Gelombang dukungan terhadap kebijakan tegas Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil, Syam’un NST, S.ST., M.Pi., kini semakin membesar. Di tengah kekhawatiran terhadap keselamatan generasi muda, Profesor Sutan Nasomal SH MH selaku

Penanggungjawab Timpas 1 Aceh Singkil tampil lantang menyatakan dukungan total atas larangan kegiatan siswa SD dan SMP ke luar daerah dengan dalih apa pun.

Menurut Profesor Sutan Nasomal, keputusan tersebut bukan sekadar himbauan biasa, melainkan bentuk keberanian moral dan tanggung jawab besar seorang pemimpin pendidikan demi menyelamatkan masa depan anak-anak Aceh Singkil dari berbagai ancaman risiko perjalanan, kecelakaan, hingga hal-hal yang tidak diinginkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sangat sepaham dan sependapat dengan Ketua PGRI Aceh Singkil Bapak Zainal Abidin Simatupang beserta seluruh jajaran pengurus yang berdiri tegak mendukung kebijakan ini. Keselamatan anak didik jauh lebih penting daripada kegiatan seremonial yang berpotensi membahayakan,” tegasnya.

Dukungan kuat itu juga datang dari jajaran PGRI Kabupaten Aceh Singkil yang dipimpin Zainal Abidin Simatupang, S.Pd., bersama Sekretaris Suriadi, S.Pd., M.Pd., serta Wakil Ketua I Purwanti Ginting, S.Pd. Mereka menilai dunia pendidikan tidak boleh dipenuhi kegiatan yang justru membuka peluang lahirnya musibah bagi peserta didik.
Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, kebijakan larangan touring dan kegiatan luar daerah juga dianggap sebagai langkah bijak yang berpihak kepada orang tua murid agar tidak terbebani biaya tambahan yang memberatkan.

Baca Juga:  Legenda Danau Toba: Kisah Air Mata, Janji, dan Penyesalan yang Abadi

Profesor Sutan Nasomal menegaskan, sekolah seharusnya menjadi tempat membangun ilmu, karakter, kedisiplinan, dan prestasi, bukan arena kegiatan yang mengandung risiko tinggi terhadap keselamatan siswa.

“Anak-anak Aceh Singkil adalah aset masa depan bangsa. Jangan biarkan mereka menjadi korban hanya karena ambisi kegiatan yang tidak mendesak. Pendidikan harus melahirkan generasi hebat, bukan menyisakan air mata penyesalan,” ujarnya penuh haru.
Ia juga menyerukan kepada seluruh kepala sekolah, guru, orang tua, serta peserta didik di seluruh Aceh Singkil agar merapatkan barisan mendukung kebijakan pemerintah demi terciptanya dunia pendidikan yang aman, bermartabat, dan penuh prestasi.

Bahkan ke depan, para guru melalui gugus pendidikan disebut akan memperkuat konsolidasi besar untuk melahirkan berbagai prestasi anak didik mulai tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP, khususnya sekolah negeri di Aceh Singkil.

“Sudah saatnya pendidikan Aceh Singkil bangkit lewat prestasi, disiplin, dan perlindungan terhadap anak-anak kita. Jangan ada lagi kegiatan yang mempertaruhkan keselamatan generasi penerus daerah ini,” tutup Profesor Sutan Nasomal SH MH dengan nada tegas.

(Call Center 08118419260 / Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Judi Togel dan Tembak Ikan Disebut Masih Beroperasi di Samosir, Aparat Didesak Bertindak Tegas
Jumat Berkah Sat Brimob Polda Sumut: Saat Uluran Tangan Menghapus Lelah, Senyum Warga Menjadi Kebahagiaan Tersendiri
BNCT Sambut Benchmarking PT Kaltim Kariangau Terminal, Menyatukan Gagasan untuk Membangun Pelabuhan Indonesia yang Lebih Tangguh
Tuntutan Kasus Mangrove Tanjung Gundap Kembali Mangkir, APPHI Pertanyakan Integritas Jaksa dan Soroti Pelanggaran Asas Keadilan
Direktur Teknik Pelindo Turun Langsung ke Belawan, Mengawal Masa Depan Gerbang Logistik Nasional
Menjemput Masa Depan Logistik Nasional, Komisaris PT Pelindo Terminal Petikemas Kunjungi BNCT Perkuat Transformasi Pelabuhan
Danlanud HAS Hananjoeddin Pamit dari Beltim, Terima Kasih atas Dukungan dan Kebersamaan
Dugaan Penyimpangan Dana BOS Menggema di Kota Medan, LSM PAKAR Desak Audit Menyeluruh Demi Menyelamatkan Amanah Pendidikan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:15 WIB

Dugaan Judi Togel dan Tembak Ikan Disebut Masih Beroperasi di Samosir, Aparat Didesak Bertindak Tegas

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 00:19 WIB

Jumat Berkah Sat Brimob Polda Sumut: Saat Uluran Tangan Menghapus Lelah, Senyum Warga Menjadi Kebahagiaan Tersendiri

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:50 WIB

BNCT Sambut Benchmarking PT Kaltim Kariangau Terminal, Menyatukan Gagasan untuk Membangun Pelabuhan Indonesia yang Lebih Tangguh

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:49 WIB

Tuntutan Kasus Mangrove Tanjung Gundap Kembali Mangkir, APPHI Pertanyakan Integritas Jaksa dan Soroti Pelanggaran Asas Keadilan

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:33 WIB

Direktur Teknik Pelindo Turun Langsung ke Belawan, Mengawal Masa Depan Gerbang Logistik Nasional

Berita Terbaru