Belawan, Juli 2026 – Di balik kokohnya dermaga yang membentang dan riuhnya aktivitas bongkar muat yang tak pernah berhenti, lahir sebuah semangat yang tak kalah penting dari sekadar perpindahan peti kemas: semangat untuk terus belajar, berbagi, dan tumbuh bersama. Dunia kepelabuhanan bukan hanya tentang kecepatan pelayanan, tetapi juga tentang bagaimana setiap pengalaman menjadi bekal untuk melahirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan zaman.
Semangat itulah yang mewarnai kunjungan benchmarking PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) ke PT Belawan New Container Terminal (BNCT) pada minggu kedua Juli 2026. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan momentum strategis yang mempertemukan dua terminal dalam satu visi besar: memperkuat kualitas layanan, meningkatkan daya saing nasional, serta membangun masa depan industri kepelabuhanan Indonesia yang semakin modern dan berkelas dunia.
Kegiatan diawali dengan pemaparan menyeluruh mengenai perjalanan bisnis BNCT, strategi pengembangan perusahaan, hingga berbagai inovasi yang telah diterapkan dalam mendukung kelancaran rantai logistik nasional. Setiap paparan menjadi ruang berbagi pengalaman, memperlihatkan bagaimana transformasi dan efisiensi menjadi kunci menghadapi dinamika industri yang terus berkembang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rombongan PT Kaltim Kariangau Terminal kemudian diajak meninjau langsung denyut kehidupan Terminal BNCT. Dari megahnya dermaga yang menjadi gerbang perdagangan internasional hingga hamparan lapangan penumpukan peti kemas yang bekerja tanpa henti, para peserta menyaksikan secara langsung bagaimana setiap proses dirancang dengan mengedepankan kecepatan, ketepatan, keselamatan, dan kualitas pelayanan.
Suasana semakin hidup ketika kedua perusahaan memasuki sesi diskusi. Berbagai gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik mengalir dalam dialog yang konstruktif, membahas strategi pengelolaan terminal, budaya keselamatan kerja, transformasi digital, peningkatan produktivitas, hingga inovasi pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pengguna jasa. Pertemuan ini menjadi bukti bahwa kemajuan industri lahir dari kolaborasi, bukan kompetisi semata.
Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, mengatakan bahwa benchmarking merupakan investasi pengetahuan yang memiliki nilai strategis bagi kemajuan bersama.
“BNCT menyambut baik kehadiran PT Kaltim Kariangau Terminal. Melalui kegiatan ini, kedua perusahaan dapat saling bertukar wawasan dan praktik terbaik dalam pengelolaan terminal peti kemas. Kami berharap diskusi serta peninjauan lapangan ini memberikan manfaat bagi pengembangan operasional di masing-masing terminal dan mendorong terciptanya layanan kepelabuhanan yang semakin andal, efisien, dan berdaya saing,” ujar Rizki.
Bagi BNCT, setiap kunjungan bukan sekadar agenda seremonial. Setiap langkah yang menapaki dermaga, setiap diskusi yang terjalin, dan setiap pengalaman yang dibagikan adalah bagian dari perjalanan panjang membangun ekosistem logistik yang lebih kuat. Sebab pelabuhan bukan hanya tempat kapal bersandar dan peti kemas berpindah, melainkan gerbang kemajuan ekonomi yang menghubungkan daerah, memperkuat perdagangan, serta menjadi nadi pertumbuhan bangsa.
Dengan terus membuka ruang kolaborasi, mempererat sinergi, dan mendorong pertukaran pengetahuan, BNCT menegaskan komitmennya untuk menjadi terminal peti kemas yang adaptif terhadap perubahan, unggul dalam pelayanan, dan siap mengantarkan pelabuhan Indonesia melangkah lebih jauh menuju panggung logistik dunia.
Indra/humas













