Prof DR KH Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Subianto Bangun Pabrik Aspal dari Sampah Plastik dan Limbah Ban: “Jangan Biarkan Sampah Menjadi Bencana, Jadikan Kekuatan Ekonomi Bangsa!”

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Di tengah persoalan sampah plastik dan limbah ban bekas yang semakin menggunung di berbagai daerah Indonesia, Prof DR KH Sutan Nasomal SH MH kembali menyuarakan gagasan besar yang dinilainya mampu menjadi solusi nasional sekaligus mendongkrak ekonomi rakyat.

Pakar Hukum Internasional dan ekonom tersebut meminta Presiden Prabowo Subianto segera membangun industri aspal berbahan sampah plastik dan limbah karet ban di seluruh Indonesia melalui sinergi Pemerintah Pusat, BUMN, BUMD, hingga pemerintah daerah.

Menurut Prof DR KH Sutan Nasomal, tumpukan sampah yang selama ini dianggap masalah justru dapat diubah menjadi kekuatan ekonomi raksasa yang mampu membuka lapangan pekerjaan, memperkuat kualitas jalan raya, sekaligus menyelamatkan lingkungan hidup.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan biarkan sampah plastik dan limbah ban terus menjadi ancaman bagi rakyat. Indonesia harus bangkit dan membuktikan bahwa sampah bisa menjadi emas pembangunan bangsa,” tegasnya saat menyampaikan pandangan kepada sejumlah pimpinan redaksi media di Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Jakarta, Jumat (16/5/2026).

Ia menjelaskan, penggunaan campuran plastik dan limbah karet pada aspal terbukti mampu meningkatkan daya rekat, memperkuat ketahanan jalan terhadap panas dan hujan, serta membuat permukaan jalan lebih awet dan aman bagi kendaraan.

Baca Juga:  Brimob Polda Sumut Berdiri di Garda Terdepan, Jermal Kembali Dibersihkan dari Ancaman Narkoba Demi Masa Depan Generasi Bangsa

Tak hanya itu, program tersebut dinilai dapat memangkas biaya produksi karena tidak membutuhkan bahan kimia mahal. Dengan ketersediaan sampah plastik yang melimpah di seluruh kota besar hingga pelosok desa, Indonesia disebut memiliki modal utama untuk menjadi negara penghasil aspal berkualitas tinggi nomor satu di dunia.

Prof DR KH Sutan Nasomal juga menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar proyek pembangunan jalan, tetapi gerakan penyelamatan masa depan bangsa.

“Kalau Presiden RI berani menjalankan program besar ini, maka Indonesia tidak hanya bersih dari sampah, tetapi juga mampu menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi nasional hingga ke desa-desa,” ujarnya penuh semangat.

Ia pun mengajak Kementerian PUPR, para ahli lingkungan, akademisi, serta putra-putri terbaik bangsa untuk bersatu mewujudkan industri aspal berbahan limbah sebagai simbol kebangkitan Indonesia maju.

Di akhir penyampaiannya, Prof DR KH Sutan Nasomal berharap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto semakin sukses membawa Indonesia menjadi negara yang mandiri, kuat, dan mampu mengubah persoalan menjadi peluang besar bagi kemakmuran rakyat.

Narasumber:

Prof DR KH Sutan Nasomal SH MH — Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Jenderal KOMPII, serta Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS.

Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PT Marina Tama Gema Nusa: BISNIS TRAMPER SHIP NON LEGAL TANPA  SIUPAL & SIKKA
GERCEP POLRES TEBING TINGGI BONGKAR FAKTA! Isu Bongkar Muat CPO Ilegal di Sergai Ternyata Tak Terbukti, Polisi Turun Langsung ke Lokasi
Menulis YAYASAN DJUWITA PRAKARSA: SAAT LEGALITAS MATI, SIAPA YANG MENJAGA MIMPI ANAK-ANAK?
Di Balik Sorak Garuda Muda, Ada Pengabdian yang Tak Pernah Mencari Tepuk Tangan
Kapolda Sumut Buka Pekan Olahraga dan Rohani HUT Bhayangkara ke-80, Kobarkan Semangat Juang dan Persaudaraan dalam Satu Lapangan Pengabdian
Saat Warga Terlelap, 100 Personel Brimob Sumut Tetap Terjaga Demi Rasa Aman Masyarakat
100 Brimob Siaga Penuh, Kawal Suara Rakyat hingga TPS: Demokrasi Desa Dijaga dengan Pengorbanan dan Kesetiaan
AKHMET FIDEL AKBARI ZUKRI dan CUT SALSA “DILOLOSKAN BNN” DARI JERAT UNDANG-UNDANG NARKOTIKA
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:21 WIB

PT Marina Tama Gema Nusa: BISNIS TRAMPER SHIP NON LEGAL TANPA  SIUPAL & SIKKA

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:16 WIB

GERCEP POLRES TEBING TINGGI BONGKAR FAKTA! Isu Bongkar Muat CPO Ilegal di Sergai Ternyata Tak Terbukti, Polisi Turun Langsung ke Lokasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:14 WIB

Menulis YAYASAN DJUWITA PRAKARSA: SAAT LEGALITAS MATI, SIAPA YANG MENJAGA MIMPI ANAK-ANAK?

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:40 WIB

Di Balik Sorak Garuda Muda, Ada Pengabdian yang Tak Pernah Mencari Tepuk Tangan

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:36 WIB

Kapolda Sumut Buka Pekan Olahraga dan Rohani HUT Bhayangkara ke-80, Kobarkan Semangat Juang dan Persaudaraan dalam Satu Lapangan Pengabdian

Berita Terbaru