BATAM – Di balik setiap informasi yang sampai kepada masyarakat, ada tanggung jawab besar yang tidak boleh diabaikan. Di balik setiap kata yang disampaikan, ada kepercayaan publik yang harus dijaga. Dan di balik setiap pelayanan negara, ada harapan rakyat yang menanti kepastian, kejujuran, serta kemudahan dalam memperoleh informasi.
Semangat itulah yang mewarnai keikutsertaan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan dalam kegiatan Mini Kopdar Humas Imigrasi Wilayah I Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Grand Ballroom Aston Hotel Batam, Kepulauan Riau, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan ant insan humas, melainkan juga menjadi ruang untuk memperkuat tekad, menyatukan langkah, dan meneguhkan kembali arti penting komunikasi dalam pengabdian kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah perkembangan zaman yang menuntut informasi semakin cepat dan terbuka, insan humas dituntut tidak hanya mampu berbicara, tetapi juga memahami. Tidak hanya menyampaikan kabar, tetapi memastikan informasi itu benar, jelas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebab, bagi rakyat yang membutuhkan kepastian, sebuah informasi yang akurat bukanlah perkara kecil. Informasi yang tepat dapat menghilangkan kebingungan, memberikan pemahaman, serta menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mengenal dan memperoleh pelayanan negara dengan lebih baik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Opening Ceremony, laporan kegiatan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi, serta Keynote Speech oleh Direktur Jenderal Imigrasi.
Pembelajaran kemudian berlanjut melalui sesi pengembangan diri bertema “Strategi Komunikasi bagi Pemimpin Imigrasi: Erat Dalam Komunikasi, Selaras Dalam Aksi” dan “Berani Memimpin: Teguh dalam Integritas, Bijak dalam Keputusan”, yang dilengkapi dengan Coaching Clinic.
Setiap sesi menjadi kesempatan untuk memperkaya wawasan, memperkuat kemampuan, sekaligus menanamkan kesadaran bahwa tugas kehumasan bukan hanya tentang publikasi dan dokumentasi. Lebih dari itu, humas memiliki peran penting dalam menjaga hubungan antara institusi dan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka, santun, dan dapat dipercaya.
Bagi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, kegiatan ini diharapkan menjadi bekal untuk terus memperbaiki kualitas komunikasi publik. Sebab, keberhasilan pelayanan tidak hanya diukur dari apa yang dikerjakan di balik meja kantor, tetapi juga dari seberapa baik masyarakat memahami informasi, merasakan manfaat pelayanan, dan memperoleh jawaban atas kebutuhan mereka.
Pada akhirnya, pengabdian bukan semata-mata tentang seberapa banyak informasi yang disampaikan, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.
Semangat Imigrasi untuk Rakyat menjadi pengingat bahwa di balik seragam, jabatan, dan tanggung jawab kedinasan, ada amanah yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. Amanah untuk melayani, memberikan informasi yang benar, menjaga kepercayaan, dan memastikan masyarakat tidak merasa berjalan sendirian ketika membutuhkan penjelasan mengenai urusan keimigrasian.
Melalui penguatan kapasitas kehumasan ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan diharapkan semakin mampu menghadirkan informasi yang profesional, informatif, dan mudah dipahami, sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Karena pada akhirnya, kepercayaan rakyat tidak tumbuh hanya dari kata-kata, tetapi dari kejujuran informasi, ketulusan pelayanan, dan kesungguhan negara dalam mendengarkan kebutuhan masyarakat.
Imigrasi untuk Rakyat — hadir bukan hanya untuk memberi informasi, tetapi juga untuk membangun kepercayaan dan menghadirkan pelayanan yang bermakna bagi sesama.
Indra
#Kemenimipas #DirjenImigrasi #HendarsamMarantoko #GuardAndGuide #ImigrasiBelawan













