PADANG LAWAS – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak boleh dianggap sepele. Dampaknya bukan hanya merusak kelestarian lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat, mengganggu aktivitas warga, hingga berpotensi menimbulkan kabut asap yang merugikan banyak pihak.
Sebagai langkah antisipasi, sebanyak 50 personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara yang tengah melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di Polres Padang Lawas menggelar patroli gabungan di wilayah PT Sumatera Sylva Lestari dan PT Sumatera Riang Lestari, Senin (12/10/2026).
Patroli ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi potensi kebakaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu bencana lingkungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan patroli dibagi menjadi dua kelompok guna menjangkau wilayah sasaran secara optimal.
Sebanyak 25 personel dipimpin Komandan Kompi 2 Batalyon C Pelopor, AKP Budi Makmur, S.H., M.M., melaksanakan patroli di wilayah PT Sumatera Riang Lestari.
Sementara itu, 25 personel lainnya dipimpin IPDA Golden Silalahi, S.H., menyisir wilayah PT Sumatera Sylva Lestari.
Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob tidak hanya melaksanakan patroli, tetapi juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.
Warga diingatkan untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
PENCEGAHAN HARUS DIMULAI SEBELUM API MEMBESAR
Pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan semua pihak. Sebab, ketika api telanjur membesar, dampaknya dapat meluas dan penanganannya menjadi jauh lebih sulit.
Kerusakan ekosistem, hilangnya habitat satwa, pencemaran udara, hingga gangguan kesehatan merupakan sejumlah risiko yang dapat ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, patroli dan edukasi secara langsung menjadi langkah penting untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Kehadiran personel Brimob di wilayah perusahaan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus mendorong sinergi antara aparat kepolisian, masyarakat, dan pihak perusahaan dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Berdasarkan laporan pelaksanaan, kegiatan patroli gabungan berlangsung aman dan lancar.
Situasi di kedua wilayah sasaran dilaporkan dalam keadaan aman dan baik, sementara seluruh barang inventaris yang digunakan dalam pelaksanaan tugas dinyatakan lengkap.
Usai patroli, seluruh personel tetap dalam keadaan siaga sambil menunggu perintah lebih lanjut guna mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Padang Lawas.
Melalui kegiatan tersebut, Sat Brimob Polda Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah-langkah preventif dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung perlindungan lingkungan.
Jangan menunggu hutan terbakar untuk bertindak. Mencegah karhutla sejak dini merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga kelestarian alam dan melindungi masyarakat dari dampak bencana.
Indra/humas













