Kompetensi Harga Mati! Kodaeral I Tegaskan Seleksi Prajurit TNI AL Harus Bersih, Transparan, dan Tanpa Intervensi

- Penulis

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Menjadi prajurit TNI Angkatan Laut bukan sekadar mengenakan seragam dan menyandang pangkat, melainkan tentang kesiapan fisik, ketangguhan mental, integritas, serta komitmen mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Karena itu, kompetensi menjadi harga mati dalam setiap tahapan penerimaan prajurit TNI AL.

Komitmen tersebut ditegaskan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I dalam Sidang Panitia Penentuan Akhir Daerah (Pantukhirda) Seleksi Penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) Pria dan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI Angkatan Laut Gelombang III Tahun Anggaran 2026, yang digelar di Gedung OB. Syaaf, Makodaeral I, Senin (19/10/2026).

Dalam sambutan Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., ditegaskan bahwa proses seleksi harus berjalan secara transparan, objektif, akuntabel, serta bebas dari segala bentuk penyimpangan. Setiap calon harus dinilai berdasarkan kemampuan, kelayakan, dan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan karena kedekatan ataupun kepentingan tertentu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seleksi Bukan Formalitas, Kualitas Menjadi Penentu

Rangkaian seleksi yang berlangsung sejak 24 Agustus hingga 6 Oktober 2026 mencakup pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, hingga mental ideologi. Seluruh tahapan tersebut menjadi instrumen penting untuk mengukur kesiapan calon prajurit sebelum melangkah ke proses berikutnya.

Dalam pelaksanaannya, tercatat 146 calon Bintara PK dan 99 calon Tamtama PK hadir mengikuti tahapan seleksi, dengan total 245 peserta.

Berdasarkan hasil sidang Pantukhirda, sebanyak 223 peserta dinyatakan lulus, terdiri atas 84 calon Bintara PK dan 139 calon Tamtama PK. Sementara itu, sebanyak 35 peserta dinyatakan belum memenuhi persyaratan.

Hasil tersebut menegaskan bahwa penerimaan prajurit bukan sekadar proses administratif, melainkan tahapan penilaian yang harus berpijak pada standar dan ketentuan yang telah ditetapkan. Setiap keputusan menentukan kualitas sumber daya manusia yang kelak memikul tanggung jawab besar dalam menjaga kedaulatan negara.

Baca Juga:  Diduga Togel Kembali Menggurita di Humbang Hasundutan, Warga Resah: Warung Kopi Jadi “Markas” Pembahasan Angka

Tegas Menolak Intervensi, Menjunjung Tinggi Integritas

Komandan Kodaeral I menekankan bahwa keputusan dalam sidang Pantukhirda wajib berlandaskan hasil pemeriksaan yang sah, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Tidak boleh ada intervensi maupun kepentingan pribadi yang mencederai prinsip keadilan dalam proses seleksi.

Seluruh panitia dan tim pemeriksa dituntut menjunjung tinggi kejujuran, ketelitian, profesionalisme, serta integritas. Sebab, kualitas seorang prajurit tidak hanya diukur dari kemampuan fisik, tetapi juga dari karakter, kedisiplinan, dan kesiapan mental dalam menghadapi tantangan tugas.

Prinsip tersebut menjadi fondasi penting untuk memastikan bahwa kesempatan menjadi prajurit TNI AL diberikan melalui mekanisme seleksi yang sesuai ketentuan, dengan kompetensi sebagai tolok ukur utama.

Kodaeral I pun menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penerimaan prajurit yang profesional dan berintegritas, demi menghasilkan personel yang tangguh, berkualitas, serta siap menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Komandan Kodaeral I turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan tim pemeriksa atas dedikasi serta tanggung jawab dalam menyukseskan proses seleksi. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada akhirnya, kekuatan TNI Angkatan Laut tidak hanya bertumpu pada jumlah personel, tetapi juga pada kualitas manusia yang mengawaki organisasi. Prajurit yang kompeten, berintegritas, dan berjiwa pengabdian merupakan modal penting dalam menjaga kedaulatan serta kehormatan wilayah laut Indonesia.

Sebab, untuk menjaga laut dan martabat bangsa, yang dibutuhkan bukan sekadar mereka yang ingin mengenakan seragam, melainkan putra-putra terbaik yang benar-benar layak mengemban amanah negara.

Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”
TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!
SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama
SELAMATKAN GENERASI DARI CENGKERAMAN NARKOBA! Brimob dan Ditresnarkoba Polda Sumut Gerebek Lokasi di Medan, 8 Pria Diamankan
PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL SEMATKAN GELAR CFLE KE-2.500 KEPADA AHMAD HUSEIN BATU BARA, AMANAH BARU UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN
BNCT Buka Jalan Kolaborasi Logistik Indonesia–Malaysia, Pelabuhan Belawan Bidik Peluang Pasar Regional
Ketum Relawan Tegak Lurus Prabowo Arse Pane Ucapkan Selamat atas Pelantikan Hj. Lilis Tutilaswati Suganda sebagai Bendahara PDBI DKI Jakarta
Peduli Kesehatan Warga, PT PHPO KIM II Gelar Fogging Gratis di Mabar Hilir dan Saentis
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:36 WIB

“TOLAK EKSEKUSI! WARGA PASAR IV HELVETIA BERTAHAN DI TENGAH ANCAMAN PENGOSONGAN: ‘KAMI SIAP MATI DEMI TANAH INI!’”

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:18 WIB

TRAGIS! DANA IRIGASI P3TGAI ASAHAN DISOROT, ENAM KELOMPOK PETANI MENGAKU TERLILIT UTANG DAN TEKANAN — Rp570 JUTA DIPERSOALKAN, APH DITANTANG UNGKAP FAKTA!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:25 WIB

SK PBNU Belum Terbit, Bayang-Bayang Pilpres 2029 Menguat: Ambisi Saifullah Yusuf dan Perebutan Pengaruh di Jantung Nahdlatul Ulama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:21 WIB

SELAMATKAN GENERASI DARI CENGKERAMAN NARKOBA! Brimob dan Ditresnarkoba Polda Sumut Gerebek Lokasi di Medan, 8 Pria Diamankan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:59 WIB

PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL SEMATKAN GELAR CFLE KE-2.500 KEPADA AHMAD HUSEIN BATU BARA, AMANAH BARU UNTUK MEMPERJUANGKAN KEADILAN

Berita Terbaru