Skandal Mandeknya MBG 3 Minggu, DPP Srikandi LSM PAKAR Indonesia Gelar Aksi Besar Desak Audit Nasional dan Penegakan Hukum

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pemenuhan gizi anak justru lumpuh di Medan Denai. Selama lebih dari tiga minggu, distribusi terhenti total. Bagi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Srikandi LSM PAKAR Indonesia, ini bukan sekadar gangguan teknis—ini kegagalan serius yang mencederai hak dasar anak dan mempermalukan program negara.

Ketua Umum DPP Srikandi LSM PAKAR Indonesia, Elita Megawati, menyebut kondisi ini sebagai alarm keras atas bobroknya tata kelola di lapangan.
“Ini bukan hal sepele. Negara sudah menganggarkan, anak-anak menunggu, tapi distribusi justru mandek. Ini kegagalan yang tidak bisa ditoleransi,” tegasnya dalam konferensi pers di Medan, Senin (4/5/2026).

Menurut hasil investigasi, akar persoalan diduga berasal dari konflik internal dalam pengelolaan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 02 Binjai. Pemindahan lokasi dapur disebut dilakukan sepihak oleh pihak yayasan, tanpa komunikasi yang transparan dengan mitra sebelumnya. Keputusan ini dinilai sembrono dan mengabaikan standar operasional.
Ironisnya, dapur lama justru masih layak pakai dan telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sementara dapur baru dipersoalkan karena akses sempit, berada di kawasan rawan banjir, dan lingkungan yang diragukan kebersihannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar relokasi, ini keputusan yang berpotensi membahayakan kualitas makanan anak-anak,” ujar Elita.

Upaya komunikasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) pun dinilai buntu. Surat resmi yang dilayangkan, baik langsung maupun via email, hanya berbuah jawaban normatif tanpa solusi konkret.
“Kami tidak butuh jawaban formalitas. Kami butuh tindakan,” katanya tajam.
LSM PAKAR juga membuka dugaan yang lebih serius: potensi pelanggaran hak anak, indikasi manipulasi data pengajuan titik dapur, hingga praktik tidak transparan dalam perekrutan relawan yang memicu keresahan warga. Situasi ini dinilai telah melampaui konflik internal dan berubah menjadi persoalan publik yang berpotensi merugikan negara.

Tak hanya itu, lembaga ini menyoroti sikap BGN wilayah Sumatera Utara yang dinilai tidak tegas, bahkan terkesan membiarkan persoalan berlarut-larut.
“Kalau dibiarkan, ini bisa menjadi preseden buruk bagi program nasional,” tegas Elita.

Kasus ini juga menyeret dugaan pelanggaran kerja sama antara Hj. Srijati Pohan dan pihak yang mengatasnamakan Yayasan Prabu Foundation. Dua oknum berinisial AM dan IAS disebut tidak menjalankan kesepakatan awal, termasuk penggunaan nama yayasan dalam pengajuan titik dapur. Kerugian materiil dan immateriil pun diklaim telah terjadi, dan langkah hukum ke Polda Sumatera Utara tengah disiapkan.

Baca Juga:  Jalan Veteran Labuhan Deli Rusak Parah, Jalur Vital Deli Serdang–Medan Diduga Dibiarkan Tanpa Penanganan Serius

Di sisi lain, pihak Yayasan Parada Bumi Pertiwi Prabu Foundation membantah seluruh tuduhan. Ketua Umumnya, Asep Muhargono, menyatakan bahwa pihaknya adalah mitra resmi BGN dan seluruh keputusan operasional telah sesuai mekanisme internal. Bahkan penghentian supplier lama disebut berdasarkan rekomendasi ahli gizi.
Namun fakta di lapangan berbicara lain. Sejumlah sekolah seperti SMP Negeri 23 Medan, SMA Negeri 21 Medan, Yayasan Trisakti, TK Aisyiyah, hingga Yayasan Amalia dilaporkan tidak lagi menerima distribusi MBG. Anak-anak yang seharusnya menjadi penerima manfaat justru menjadi korban tarik-menarik kepentingan.

Melihat situasi ini, DPP Srikandi LSM PAKAR Indonesia memastikan tidak akan tinggal diam. Aksi besar akan digelar di Medan dan Jakarta sebagai bentuk tekanan publik.
Di Medan, aksi dijadwalkan pada Selasa, 12 Mei 2026, pukul 10.00 WIB, dengan titik kumpul di depan Makam Pahlawan Jalan SM Raja, bergerak ke DPRD, Dinas Pendidikan, Kantor Gubernur, hingga KPPG di Jalan Bunga Raya, Asam Kumbang.

Sementara di Jakarta, aksi akan digelar Rabu, 13 Mei 2026, mulai pukul 10.00 WIB, dengan rute dari Gedung Sarinah Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, Istana Negara, hingga Kantor BGN di Jalan Kebon Sirih No. 1.

Lebih jauh, Elita bahkan menyinggung langsung Presiden, menilai program strategis nasional ini telah “dicoreng” dan diduga dimanfaatkan oleh oknum untuk kepentingan pribadi.
“Kalau benar ada penyimpangan, ini bukan lagi soal kelalaian—ini sudah masuk ranah dugaan korupsi yang merugikan negara dan masa depan anak bangsa,” tegasnya.

LSM PAKAR pun mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polda Sumatera Utara, segera turun tangan melakukan penyelidikan terbuka dan menyeluruh. Mereka juga memastikan akan terus menjadi corong masyarakat yang merasa dirugikan.

“Kami tidak akan berhenti. Kami akan terus menerima dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang terzolimi,” tutup Elita.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AKHMET FIDEL AKBARI ZUKRI dan CUT SALSA “DILOLOSKAN BNN” DARI JERAT UNDANG-UNDANG NARKOTIKA
Empat Tersangka Bebas Berkeliaran, Dugaan Intervensi Perwira Polda Sumut Mengemuka, Ada Apa dengan Penanganan Kasus di Polsek Delitua?
Polda Sumut Kibarkan Kesiapsiagaan, Brimob Berdiri di Garda Terdepan Kawal Kejayaan ASEAN U-19 TOBA 2026
Brimob Polda Sumut Berdiri di Garda Terdepan, Jermal Kembali Dibersihkan dari Ancaman Narkoba Demi Masa Depan Generasi Bangsa
PANCASILA BERKUMANDANG DI TANAH BELAWAN, IMIGRASI TEGUHKAN SUMPAH KEBANGSAAN UNTUK INDONESIA YANG DAMAI DAN BERSATU
Minggu Kasih Brimob Sumut di Pematangsiantar, Hadirkan Kepedulian yang Menyentuh Hati dan Menguatkan Persaudaraan
SAAT KOTA TERLELAP, BRIMOB SUMUT MENYISIR MALAM: MENJAGA MEDAN TETAP AMAN, WARGA TIDUR TENANG
KOMITMEN KAPOLRES PASBAR : TIDAK ADA REHAB BUAT FEBRY HANDOKO HARPAMA ANAK HAMSUARDI MANTAN BUPATI PASBAR
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:11 WIB

AKHMET FIDEL AKBARI ZUKRI dan CUT SALSA “DILOLOSKAN BNN” DARI JERAT UNDANG-UNDANG NARKOTIKA

Senin, 1 Juni 2026 - 06:10 WIB

Empat Tersangka Bebas Berkeliaran, Dugaan Intervensi Perwira Polda Sumut Mengemuka, Ada Apa dengan Penanganan Kasus di Polsek Delitua?

Senin, 1 Juni 2026 - 05:36 WIB

Polda Sumut Kibarkan Kesiapsiagaan, Brimob Berdiri di Garda Terdepan Kawal Kejayaan ASEAN U-19 TOBA 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 05:07 WIB

Brimob Polda Sumut Berdiri di Garda Terdepan, Jermal Kembali Dibersihkan dari Ancaman Narkoba Demi Masa Depan Generasi Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 04:48 WIB

PANCASILA BERKUMANDANG DI TANAH BELAWAN, IMIGRASI TEGUHKAN SUMPAH KEBANGSAAN UNTUK INDONESIA YANG DAMAI DAN BERSATU

Berita Terbaru