“Kapolres Pelabuhan Belawan Tegas Memburu Pelaku: Semua Terlibat Akan Diproses Hukum”

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 02:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belawan, — Jalanan di kawasan Ujung Baru, Belawan, kembali menyisakan cerita kelam yang tak mudah terhapus dari ingatan. Seorang sopir mobil tangki minyak menjadi korban aksi curas brutal yang dilakukan sekelompok pria bersenjata tajam. Peristiwa singkat itu meninggalkan jejak luka, bukan hanya di tubuh korban, tetapi juga di ruang rasa aman masyarakat.

Dalam tempo singkat, aparat Polres Pelabuhan Belawan bergerak menutup celah pelarian para pelaku. Dua orang berhasil diamankan, sementara tiga lainnya masih berusaha bersembunyi di balik bayang-bayang pengejaran.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi menyampaikan, gerak cepat kepolisian berawal dari laporan korban yang datang dalam kondisi terluka dan masih dibayangi trauma usai insiden berdarah pada Jumat malam (17/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Begitu laporan kami terima, tim langsung melakukan penyelidikan. Identitas pelaku segera kami telusuri dan dalam waktu singkat berhasil kami kantongi,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Peristiwa itu terjadi di saat pekerjaan seharusnya telah usai. Sopir mobil tangki baru saja menyelesaikan pembongkaran muatan minyak di kawasan Ujung Baru. Namun perjalanan pulang berubah menjadi malam yang tak lagi bersahabat, ketika kendaraan yang ia kendarai tiba-tiba dihadang lima orang tak dikenal.

Tanpa peringatan, situasi berubah menjadi tekanan. Permintaan paksa atas sisa minyak dan uang berkembang menjadi kekerasan. Saat korban berusaha bertahan, senjata tajam melukai tubuhnya—paha kanan dan kiri, meninggalkan luka yang mengalirkan darah di tengah perlawanan yang tak seimbang.

Baca Juga:  Ka. KPLP Lapas Batam Ciptakan SI OMEGA, Solusi Digital Pengawasan HP Petugas Menuju Zero HALINAR

Rekan korban yang berada di lokasi turut menjadi sasaran, mengalami luka di bagian punggung sebelum akhirnya keduanya berhasil menyelamatkan diri ke pos keamanan terdekat. Dari titik itulah, malam yang penuh ketegangan itu berakhir menjadi laporan kepolisian.

Respons aparat tidak memerlukan waktu panjang. Tim opsnal yang dipimpin IPDA James Markus Manurung menelusuri jejak para pelaku hingga akhirnya dua orang berinisial RF (27) dan STPS (26) berhasil diamankan di kawasan Kampung Salam, Belawan Bahari, Senin (20/4).

Satu barang bukti turut diamankan—ponsel milik korban yang sebelumnya dirampas, lalu dijual hanya seharga Rp100 ribu, seolah mereduksi luka dan penderitaan menjadi angka yang tak sebanding dengan peristiwa yang terjadi.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan para pelaku mengakui perbuatannya, dan masih ada rekan mereka yang saat ini dalam pengejaran,” kata Kapolres.

Kini, tiga pelaku lainnya masih buron. Namun bagi aparat, proses belum selesai. Pengejaran terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan ruang aman kembali hadir di Belawan, tanpa kompromi terhadap kejahatan jalanan.

“Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan,” tegas Kapolres.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAMBUT HUT KE-81 KORPS BRIMOB POLRI, BATALYON C PELOPOR SAT BRIMOB POLDA SUMUT TEBAR BIBIT IKAN, MERAWAT ALAM DEMI MASA DEPAN
Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.
Aneh, Ditanya Mengapa Ada NPWPD Pajak Parkir diatas Parit dan Trotoar, Kabid Parkir Bapenda, Malah Ngaku Akan Cek kembali
Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.
BBM Subsidi Dikeruk, H. Asril Doyok Lempar Badan: Siapa “Beking” dan Pemilik Asli PT BMBM di SPBU KM 5 Perawang?
KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!
Satu Dekade AMPHIBI: Menanam Mangrove, Menjaga Warisan, Menitipkan Harapan untuk Anak Cucu
Dari Ruang Rapat Polda Sumut, Alarm untuk Mafia LPG Bersubsidi Dinyalakan: Tabung Hijau Harus Kembali ke Rakyat!
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:08 WIB

SAMBUT HUT KE-81 KORPS BRIMOB POLRI, BATALYON C PELOPOR SAT BRIMOB POLDA SUMUT TEBAR BIBIT IKAN, MERAWAT ALAM DEMI MASA DEPAN

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Toko Roti DMR Srigunting Resmi Melaporkan Yono Selaku Perwakilan Atik Bakery yang Melakukan Tindakan Pencurian.

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:32 WIB

Aneh, Ditanya Mengapa Ada NPWPD Pajak Parkir diatas Parit dan Trotoar, Kabid Parkir Bapenda, Malah Ngaku Akan Cek kembali

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Bapenda Kota Medan Dan Manager DIY William Iskandar Rampas Hak Pejalan Kaki, Buat Kegiatan Parkir Diatas Parit dan Trotoar.

Selasa, 29 September 2026 - 02:34 WIB

BBM Subsidi Dikeruk, H. Asril Doyok Lempar Badan: Siapa “Beking” dan Pemilik Asli PT BMBM di SPBU KM 5 Perawang?

Berita Terbaru