“Wali Kota Medan Didesak Bertindak, Warga Teriak Akses Jalan dan Fasilitas Publik Tertutup PKL”

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 03:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,23/04/2026 — Kinerja Lurah Sidorejo II, Kecamatan Medan Kota, kini menjadi sorotan publik menyusul keluhan warga terkait maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang diduga telah menguasai badan jalan hingga mengganggu akses fasilitas umum di sejumlah titik wilayah tersebut.

Kondisi ini terjadi di antaranya di Jalan Kemiri, Jalan Tanjung Bunga, dan Jalan Seksama. Ruas jalan yang semestinya menjadi akses utama masyarakat kini menyempit akibat keberadaan lapak-lapak pedagang yang berdiri di badan jalan, sehingga menghambat arus lalu lintas dan aktivitas warga sehari-hari.
Situasi tersebut turut berdampak pada fasilitas publik di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekolah PWKI di Jalan Kemiri disebut sulit diakses karena area depannya tertutup aktivitas PKL. Demikian juga dengan fasilitas kesehatan, di mana area puskesmas diduga ikut terdampak alih fungsi sebagai lokasi parkir. Bahkan, kantor Lurah Sidorejo II sendiri dinilai ikut terhimpit dan tidak lagi memiliki akses yang leluasa.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait efektivitas pengawasan dan penertiban di tingkat kelurahan. Warga menilai situasi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang signifikan, sehingga mengganggu ketertiban umum dan fungsi fasilitas publik.

Baca Juga:  Disayat Saat Pertahankan Miliknya, Warga Sergai Jadi Korban Begal di Tengah Jalan

Di tengah persoalan itu, beredar pula informasi di masyarakat mengenai dugaan adanya praktik pengutipan terhadap pedagang dengan nilai yang disebut mencapai jutaan rupiah per hari. Namun demikian, informasi tersebut masih bersifat dugaan dan membutuhkan klarifikasi resmi dari pihak berwenang.

Ketua DPW Media Center Sumut, Robin Silalahi, mendesak Pemerintah Kota Medan agar segera turun tangan melakukan penertiban dan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tersebut.
“Ini harus menjadi perhatian serius Wali Kota Medan. Penertiban perlu segera dilakukan karena sudah mengganggu masyarakat dan fungsi fasilitas umum,” tegas Robin.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Lurah Sidorejo II, Hasudungan Irwanto Malau, S.H., di Jalan Kemiri I No. 8, Kecamatan Medan Kota, hingga kini belum mendapatkan tanggapan resmi.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu langkah konkret Pemerintah Kota Medan dalam menertibkan kawasan tersebut serta memberikan klarifikasi atas berbagai isu yang berkembang di lapangan.
Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sisir Malam Hingga Dini Hari, Polsek Medan Labuhan Kunci Ruang Gerak Pelaku Kejahatan Lewat KRYD
“Samosir Diselimuti Keresahan, Dugaan Togel dan Gelper Diduga Kian Terbuka”
“Kapolres Pelabuhan Belawan Tegas Memburu Pelaku: Semua Terlibat Akan Diproses Hukum”
“Sunyi yang Dinanti: Manunggal Lepas dari Bayang-Bayang Judi”
Disayat Saat Pertahankan Miliknya, Warga Sergai Jadi Korban Begal di Tengah Jalan
Layanan Jemput Bola Efektif, 44 Permohonan Paspor Tuntas di Pujakesuma
Masjid Diratakan, Air Mata Warga Tumpah: Padang Halaban Membara
“Tak Bisa Diintervensi!” Redaksi Tegas di Tengah Ultimatum Notaris
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:49 WIB

Sisir Malam Hingga Dini Hari, Polsek Medan Labuhan Kunci Ruang Gerak Pelaku Kejahatan Lewat KRYD

Kamis, 23 April 2026 - 05:07 WIB

“Samosir Diselimuti Keresahan, Dugaan Togel dan Gelper Diduga Kian Terbuka”

Kamis, 23 April 2026 - 03:02 WIB

“Wali Kota Medan Didesak Bertindak, Warga Teriak Akses Jalan dan Fasilitas Publik Tertutup PKL”

Kamis, 23 April 2026 - 02:35 WIB

“Kapolres Pelabuhan Belawan Tegas Memburu Pelaku: Semua Terlibat Akan Diproses Hukum”

Rabu, 22 April 2026 - 13:28 WIB

“Sunyi yang Dinanti: Manunggal Lepas dari Bayang-Bayang Judi”

Berita Terbaru

Uncategorized

“Sunyi yang Dinanti: Manunggal Lepas dari Bayang-Bayang Judi”

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:28 WIB