DELI SERDANG |Di sebuah desa kecil bernama Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, sebuah peristiwa yang viral di media sosial sempat mengguncang hati banyak orang. Namun di tengah riuhnya perbincangan dan beragam penilaian, hadir pesan yang jauh lebih besar: tentang kepedulian, kebersamaan, dan harapan untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya yang mengintai.
Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Deli Serdang, KH. Kaya Hasibuan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama Polresta Deli Serdang yang dinilai cepat dan bijaksana dalam menyikapi persoalan guru ngaji yang sempat viral pada Selasa (12/05/2026) lalu.
Bagi Kaya Hasibuan, persoalan ini bukan sekadar tentang sebuah kejadian yang ramai diperbincangkan, melainkan menjadi pengingat bahwa masyarakat, ulama, pemerintah, dan aparat harus berdiri bersama menjaga masa depan anak-anak bangsa agar tidak terjerumus ke dalam gelapnya penyalahgunaan narkoba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Meminimalisir peredaran narkoba, kita bantu pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba bersama-sama masyarakat. Saya sering menyadarkan masyarakat melalui ulama tentang bahaya penyalahgunaan narkoba itu,” ucapnya lirih saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (20/05/2026).
Di balik suara tegasnya, tersimpan kegelisahan seorang tokoh agama yang tak ingin melihat generasi muda kehilangan arah. Sebab narkoba bukan hanya merusak tubuh, tetapi juga perlahan merenggut harapan keluarga, menghancurkan cita-cita, dan memudarkan masa depan.
Ia menegaskan, ulama memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya menyampaikan ceramah agama, tetapi juga menjadi pengingat agar anak-anak muda tetap berada di jalan yang benar.
Dalam suasana penuh harap, Kaya Hasibuan berharap hubungan erat antara pemerintah daerah, kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat terus dijaga demi menghadirkan Deli Serdang yang aman, damai, dan terbebas dari ancaman narkotika.
Sebab ketika semua pihak saling menggenggam dan saling menguatkan, maka selalu ada harapan bahwa generasi bangsa masih bisa diselamatkan.
Tim













