Setetes Air, Sejuta Harapan: Pelindo Regional 1 Hadir Menguatkan Perempuan Pesisir Belawan dalam Perjuangan Mendapatkan Air Bersih

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, 22 Juni 2026 – Bagi sebagian orang, air bersih mungkin hanya perkara membuka keran. Namun bagi banyak keluarga di kawasan pesisir Belawan, air bersih adalah perjuangan yang tak jarang harus dibayar dengan tenaga, waktu, dan kesabaran. Di tengah kenyataan itulah, secercah harapan kembali menyala melalui Pelatihan Pengelolaan Air Bersih bagi Perempuan Pesisir yang diselenggarakan Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Kota Medan bersama Koalisi Masyarakat untuk Air dan Sanitasi Berkeadilan dan Inklusif.

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa. Ia menjadi simbol perlawanan terhadap keterbatasan, sekaligus ikhtiar bersama untuk menghadirkan masa depan yang lebih layak bagi masyarakat pesisir. Di ruangan itu, para perempuan yang selama ini menjadi penopang keluarga berkumpul membawa satu harapan yang sama: agar anak-anak mereka tumbuh dengan akses air bersih yang lebih baik dan kehidupan yang lebih sehat.

Kehadiran PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa perjuangan masyarakat pesisir tidak berjalan sendiri. Dukungan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap upaya meningkatkan kapasitas perempuan sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelatihan ini turut melibatkan berbagai organisasi yang selama ini konsisten memperjuangkan hak masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi yang layak, di antaranya Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Perkumpulan Inisiatif, serta International Budget Partnership (IBP).

Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 1, Basri Alam, menegaskan bahwa persoalan air bersih bukan hanya soal kebutuhan sehari-hari, melainkan juga menyangkut martabat dan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga:  Saksi Mantan Mertua Gagal Uraikan Kronologi, Sidang Dugaan KDRT Sherly Diwarnai Kejanggalan

“Pelindo Regional 1 menyambut baik pelaksanaan pelatihan ini sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya air bersih secara berkelanjutan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi perempuan pesisir sehingga mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Di balik setiap materi yang disampaikan, tersimpan harapan besar agar perempuan pesisir tidak lagi hanya menjadi saksi atas berbagai persoalan lingkungan, tetapi tampil sebagai penggerak perubahan. Sebab dari tangan merekalah kehidupan keluarga dimulai, kesehatan anak-anak dijaga, dan masa depan lingkungan dibentuk.

Bagi masyarakat pesisir, air bukan sekadar kebutuhan. Air adalah kehidupan. Ketika akses terhadap air bersih terbatas, yang terancam bukan hanya kesehatan, tetapi juga masa depan generasi yang akan datang. Karena itulah, pelatihan ini menjadi langkah penting untuk memutus rantai persoalan yang selama bertahun-tahun membayangi kehidupan warga pesisir.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, harapan itu kini perlahan menemukan jalannya. Setetes demi setetes, perubahan sedang dibangun. Dan dari pesisir Belawan, para perempuan tangguh itu sedang membuktikan bahwa perjuangan menghadirkan kehidupan yang lebih baik dapat dimulai dari hal yang paling mendasar: air bersih untuk semua.

Indra/humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TANAH YANG DIGARAP WARGA PULUHAN TAHUN DIDUGA BERUBAH JADI PROYEK KETAHANAN PANGAN, KONTROVERSI KODAERAL I MELEDAK DI DELI SERDANG
ADA APA DI BALIK PENYETOPAN PUBLIKASI? LSM PAKAR Soroti Sikap PTPN III Kebun Rambutan, Transparansi Dipertanyakan
Tamparan Keras Buat Hati Walikota Batam,Amsakar Achmad
TIGA TAHUN DALAM NERAKA! Perempuan Bandung Diduga Disekap dan Disiksa Kekasihnya Hingga Kehilangan Mata, Pelaku Masih Buron
MELEDAK! Dugaan Manipulasi Pajak Roti Ganda Guncang Pematangsiantar, Publik Menunggu: Ada Apa di Balik Sikap Diam yang Berkepanjangan?
GELORA KEBANGKITAN KADER MUDA! MARULI SIAHAAN HADIRI PELANTIKAN DPD AMPI SUMUT, SERUKAN LAHIRNYA PEMIMPIN MASA DEPAN BANGSA
GAWAT !! IBU KORBAN PEMBULLYAN/PENGANIAYAAN JADI TERSANGKA
Titiek Soeharto : Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:38 WIB

TANAH YANG DIGARAP WARGA PULUHAN TAHUN DIDUGA BERUBAH JADI PROYEK KETAHANAN PANGAN, KONTROVERSI KODAERAL I MELEDAK DI DELI SERDANG

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:59 WIB

ADA APA DI BALIK PENYETOPAN PUBLIKASI? LSM PAKAR Soroti Sikap PTPN III Kebun Rambutan, Transparansi Dipertanyakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 03:47 WIB

Tamparan Keras Buat Hati Walikota Batam,Amsakar Achmad

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:50 WIB

TIGA TAHUN DALAM NERAKA! Perempuan Bandung Diduga Disekap dan Disiksa Kekasihnya Hingga Kehilangan Mata, Pelaku Masih Buron

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:15 WIB

MELEDAK! Dugaan Manipulasi Pajak Roti Ganda Guncang Pematangsiantar, Publik Menunggu: Ada Apa di Balik Sikap Diam yang Berkepanjangan?

Berita Terbaru