Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan Berikan Pengarahan kepada Jajaran Pemasyarakatan Kepulauan Riau di Lapas Batam

- Penulis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Lapas Batam menjadi tuan rumah kegiatan kunjungan kerja dan pengarahan Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Yan Rusmanto, kepada seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Aris Munandar, didampingi Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, Sabtu (4/7).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Batam ini diikuti oleh para Kepala UPT Pemasyarakatan beserta pejabat struktural dari Lapas, Rutan, Bapas dan LPKA se-Kepulauan Riau. Pengarahan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Mengawali kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kepulauan Riau, Aris Munandar, memaparkan kondisi pemasyarakatan di Kepulauan Riau saat ini dan apresiasi atas kinerja jajaran pemasyarakatan di kepulauan riau dengan harapan kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kompetensi, serta menyamakan langkah dalam mengimplementasikan kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Yan Rusmanto menyampaikan arahan dari direktur jenderal pemasyarakatan Drs. Mashudi terkait penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam bidang pembinaan narapidana dan anak binaan. Beliau menekankan pentingnya pembinaan yang berkualitas, pemenuhan hak warga binaan sesuai ketentuan perundang-undangan, serta peningkatan profesionalisme dan integritas seluruh petugas pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Yan Rusmanto juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memberantas peredaran narkoba dan penipuan dengan berbagai macam modus di Lapas. Selain itu, ia menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas, responsif, dan berorientasi pada pembinaan yang berdampak bagi proses reintegrasi sosial warga binaan.

Baca Juga:  "Di Balik 59.663 TEUs, Tersimpan Kisah Kebangkitan Perdagangan dan Harapan Ekonomi Sumatera Utara"

“Pak dirjen menyampaikan bahwa tidak ada toleransi kepada setiap petugas. Jalankan tugas sesuai dengan aturan, melanggar aturan maka siap menjalani hukuman. Tugas Pemasyarakatan membina hingga warga binaan dapat kembali kemasyarakat dengan bekal ilmu pengetahuan”, Ujarnya

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para Kepala UPT dan peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan, masukan, serta berdiskusi mengenai implementasi tugas dan fungsi pemasyarakatan, mulai dari pelaksanaan program pembinaan, pemenuhan hak warga binaan, penguatan pengamanan, hingga implementasi kebijakan terbaru di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di wilayah Kepulauan Riau dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan selaras dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh antusias, dan menghasilkan komitmen bersama seluruh jajaran UPT Pemasyarakatan se-Kepulauan Riau untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat integritas, serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat.

H3NDRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PENGUMUMAN PENTING! SERTIFIKAT TANAH MILIK NURHAYATI M HILANG, MASYARAKAT DIMOHON BANTUAN DAN KEPEDULIANNYA
Prof. Dr. Sutan Nasomal Bersuara Keras: Jangan Fitnah dan Bunuh Karakter Orang Tanpa Bukti, Poster Bukan Alat Penghakiman!
Setetes Darah, Sejuta Harapan: PT Musim Mas Hadirkan Kepedulian, 463 Warga Medan Rasakan Manfaat Layanan Kesehatan Gratis
Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026
Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana
Pelindo Multi Terminal Hadirkan Jamur Berdaya HUB, Buka Peluang Usaha dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Optimalisasi Aset Negara, KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Sepakati Tukar Menukar BMN
SIMPANG TITI PAPAN JADI NERAKA KEMACETAN! Bertahun-Tahun Terabaikan, Rakyat Dipaksa Bertaruh Waktu dan Keselamatan di Jalan Rusak
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 06:41 WIB

PENGUMUMAN PENTING! SERTIFIKAT TANAH MILIK NURHAYATI M HILANG, MASYARAKAT DIMOHON BANTUAN DAN KEPEDULIANNYA

Minggu, 1 November 2026 - 09:58 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bersuara Keras: Jangan Fitnah dan Bunuh Karakter Orang Tanpa Bukti, Poster Bukan Alat Penghakiman!

Minggu, 1 November 2026 - 08:58 WIB

Setetes Darah, Sejuta Harapan: PT Musim Mas Hadirkan Kepedulian, 463 Warga Medan Rasakan Manfaat Layanan Kesehatan Gratis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:17 WIB

Pelindo Regional 1 Belawan Perkuat Integrasi Layanan, Penerbitan Nota Beralih Mulai 1 November 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Enam Kelompok P3A Mengaku Tertekan, Pekerjaan Tersendat, APH dan BWS Didesak Bongkar Dugaan Permainan Dana

Berita Terbaru