Gunungsitoli Utara – Minggu sore di Desa Afia, Kecamatan Gunungsitoli Utara, tidak hanya diwarnai oleh aktivitas warga yang menjalani hari seperti biasa. Di sepanjang Jalan Dusun 4 menuju Dusun 1, hadir langkah-langkah personel Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara yang membawa pesan sederhana, namun penuh makna: kepedulian tidak boleh berhenti hanya pada kata-kata.
Pada Minggu, 5 Juli 2026, personel Brimob Polda Sumut hadir menyapa masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial Minggu Kasih Berbagi. Di balik seragam yang selama ini identik dengan tugas pengamanan dan ketegasan, tersimpan semangat kemanusiaan yang ingin dibagikan kepada warga di Pulau Nias.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Kompi 4 Batalyon C Pelopor, Iptu Ari Budi Dermawan, S.H. Bersama personel, ia turun langsung ke tengah masyarakat, menyusuri jalan desa, menyapa warga, dan menghadirkan perhatian bagi mereka yang membutuhkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak ada jarak yang dibiarkan tumbuh antara aparat dan masyarakat. Tidak ada sekat yang membatasi antara seragam dan warga. Dalam suasana penuh kehangatan, personel Brimob hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai saudara yang datang membawa kepedulian.
Minggu Kasih Berbagi bukan sekadar kegiatan rutin. Di dalamnya ada ketulusan untuk mendengar, ada kepedulian untuk berbagi, dan ada harapan agar masyarakat merasakan bahwa Polri selalu hadir di sisi mereka, bahkan di jalan-jalan kecil desa yang jauh dari hiruk-pikuk kota.
Bagi Brimob Polda Sumut, menjaga keamanan tidak hanya dilakukan dengan kesiapsiagaan menghadapi gangguan kamtibmas. Menjaga keamanan juga berarti menjaga rasa tenang di hati masyarakat, menguatkan rasa persaudaraan, serta menghadirkan keyakinan bahwa setiap warga memiliki tempat untuk diperhatikan.
Senyum warga Desa Afia menjadi balasan yang tidak ternilai. Sapaan hangat, wajah-wajah penuh haru, serta rasa terima kasih yang sederhana menjadi bukti bahwa sekecil apa pun kepedulian yang diberikan dengan hati, akan selalu meninggalkan jejak yang dalam.
Di Pulau Nias, Brimob Polda Sumut kembali membuktikan bahwa pengabdian tidak hanya terlihat saat menghadapi ancaman. Pengabdian juga hadir saat tangan-tangan tulus terulur, ketika personel memilih berjalan bersama masyarakat, dan ketika rasa kemanusiaan menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara Polri dan rakyat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Melalui Minggu Kasih Berbagi, Brimob Polda Sumut berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh, agar kedamaian tidak hanya menjadi harapan, tetapi menjadi kenyataan yang dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat Pulau Nias.
Indra/humas













