Serdang Bedagai — Di bawah langit pagi yang tenang di Dolok Nampung, suasana khidmat menyelimuti Kesatriaan Yonif TP 902/SPG, Rabu (6/5/2026). Bukan sekadar upacara, momen Serah Terima Jabatan (Sertijab) ini terasa seperti peralihan amanah yang sarat makna—tentang kepercayaan, pengabdian, dan cinta kepada negeri.
Tongkat kepemimpinan berpindah dari Letkol Inf Ihsan Hanafi, S.S.T.Han., S.I.P. kepada Letkol Inf Akhmad Saefuddin, S.I.P., M.M. Namun yang sesungguhnya berpindah bukan hanya jabatan, melainkan tanggung jawab besar yang terpatri dalam setiap langkah prajurit: menjaga negeri, melindungi rakyat, dan setia pada sumpah pengabdian.
Prosesi yang dipimpin Danbrigif TP 36/Harajaon Marpitu, Kolonel Inf Sunardi, S.H., berlangsung dengan penuh khidmat. Dalam setiap gerakan, tersirat pesan kuat bahwa kepemimpinan bukanlah tentang kekuasaan, melainkan tentang pengorbanan tanpa pamrih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah barisan rapi dan tatapan penuh hormat, hadir pula unsur TNI, Polri, dan Forkopimda. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan simbol nyata bahwa kekuatan bangsa terletak pada kebersamaan. Sinergitas yang terbangun bukan hanya di atas kertas, tetapi hidup dalam setiap koordinasi dan langkah di lapangan.
Perwakilan Brimob Polda Sumatera Utara yang dihadiri AKP Tahi Parulian Hutagalung menjadi bukti bahwa di balik seragam yang berbeda, ada satu tujuan yang sama: menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sejumlah pejabat dan tokoh daerah turut hadir, menyaksikan langsung momen penuh haru ini. Dari jajaran TNI, Polri, hingga pemerintah daerah, semua larut dalam suasana yang mengingatkan bahwa pengabdian adalah panggilan jiwa, bukan sekadar tugas.
Di balik upacara yang berlangsung tertib, tersimpan cerita tentang dedikasi, tentang malam-malam panjang tanpa lelah, tentang keluarga yang rela berbagi waktu demi tugas negara. Sertijab ini menjadi pengingat bahwa setiap pergantian kepemimpinan adalah bagian dari perjalanan panjang pengabdian yang tak pernah berhenti.
Hari itu, di Serdang Bedagai, bukan hanya jabatan yang diserahterimakan—tetapi juga harapan, doa, dan tekad untuk terus menjaga negeri dengan sepenuh hati.
Indra/humas













