Diduga Ada “Jaringan Terorganisir”, Pencurian Brondolan Sawit di PTPN IV Kebun Pabatu Kian Tak Tersentuh, Publik Sindir: Aparat Seolah Kehilangan Gigi

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERDANG BEDAGAI — Gelombang dugaan praktik kotor di sektor perkebunan kembali menyeruak dari kawasan PTPN IV Kebun Pabatu, Kabupaten Serdang Bedagai. Pencurian brondolan sawit yang disebut berlangsung hampir setiap hari kini diduga telah berkembang menjadi pola yang lebih rapi, terorganisir, dan sulit tersentuh penindakan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius di tengah masyarakat: di mana peran pengawasan dan penegakan hukum ketika aktivitas ilegal diduga berlangsung terbuka di aset negara?

Ironisnya, di lapangan, praktik pencurian tersebut disebut seolah berlangsung tanpa hambatan berarti. Situasi ini membuat publik melontarkan sindiran keras terhadap pihak-pihak yang seharusnya hadir menjaga ketertiban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau sudah begini, publik jadi bertanya, apakah hukum masih bekerja di kebun itu, atau hanya sekadar hadir sebagai formalitas saja,” ujar salah satu sumber di lapangan.

Dugaan adanya pola “pengamanan bayangan” serta mekanisme tertentu di balik distribusi hasil curian semakin memperkuat persepsi bahwa sistem pengawasan di lokasi tersebut tidak berjalan efektif.

Baca Juga:  Job Fair Beltim 2026 Jadi Peluang Emas Pencari Kerja

Namun yang paling menjadi sorotan adalah minimnya langkah nyata dari pihak berwenang di lapangan. Publik mulai melontarkan sindiran pedas, bahwa aparat seolah “hadir tapi tak terlihat bekerja”, atau bahkan hanya menjadi penonton di tengah dugaan kejahatan yang terus berulang.

Sikap diam sejumlah pihak terkait juga dinilai semakin memperlebar ruang spekulasi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan aturan di sektor perkebunan.

Hingga berita ini diterbitkan, manajemen PTPN IV Kebun Pabatu belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai dugaan yang berkembang.

Masyarakat mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh, tidak hanya terhadap sistem pengamanan perkebunan, tetapi juga terhadap efektivitas penanganan di lapangan oleh pihak-pihak yang diberi kewenangan.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, publik menilai bukan hanya aset negara yang dirugikan, tetapi juga wibawa hukum yang perlahan terkikis di hadapan masyarakat.

(TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!
Api Mengamuk di KEK Sei Mangkei, Brimob Polda Sumut Bergerak Cepat Bantu Pemadaman — Tiga Nyawa Tak Terselamatkan
TANPA TANDA SNI: DIPERTANYAKAN PT.SARANA ASTRA MOTOR DIMINTA BUKA ASAL-USUL SPAREPART
SK Baru Guncang TKBM Rengas Pulau: Kepengurusan Lama Dibekukan, Bendera Organisasi Diperingatkan Tak Boleh Dijual untuk Kepentingan Pribadi
FRIC RESMI SURAT RDP DPRD BATAM,LINTAS SEKTOR BONGKAR SKANDAL PERIZINAN DAN PAJAK TEMPAT SENANG
Di Tengah Erupsi Sinabung, Brimob Polda Sumut Hadir Membawa Harapan: Makanan dan Air Bersih Mengalir untuk Pengungsi Karo
Hujan dan Angin Tak Jadi Penghalang, Tim SAR Brimob Terobos Cuaca Ekstrem Buka Kembali Jalan Warga Medan Tembung
Bukan Sekadar Berebut Juara, Turnamen Badminton PB Mitra Sporty Medan Menyalakan Harapan Atlet Muda
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:31 WIB

KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!

Kamis, 3 September 2026 - 15:40 WIB

Api Mengamuk di KEK Sei Mangkei, Brimob Polda Sumut Bergerak Cepat Bantu Pemadaman — Tiga Nyawa Tak Terselamatkan

Kamis, 3 September 2026 - 14:16 WIB

TANPA TANDA SNI: DIPERTANYAKAN PT.SARANA ASTRA MOTOR DIMINTA BUKA ASAL-USUL SPAREPART

Kamis, 3 September 2026 - 14:10 WIB

SK Baru Guncang TKBM Rengas Pulau: Kepengurusan Lama Dibekukan, Bendera Organisasi Diperingatkan Tak Boleh Dijual untuk Kepentingan Pribadi

Kamis, 3 September 2026 - 10:00 WIB

FRIC RESMI SURAT RDP DPRD BATAM,LINTAS SEKTOR BONGKAR SKANDAL PERIZINAN DAN PAJAK TEMPAT SENANG

Berita Terbaru