Judi Tembak Ikan Diduga Merajalela di Lubuk Pakam, Publik Tagih Ketegasan Aparat Penegak Hukum

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Pakam – Di tengah gencarnya komitmen Polri melalui program Presisi untuk memberantas perjudian dan narkoba hingga ke akar-akarnya, sebuah lapak judi tembak ikan yang diduga milik seorang pria berinisial

“Ahing” justru disebut-sebut masih beroperasi bebas tanpa hambatan di Jalan Tengku Fachrudin, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.
Keberadaan lokasi perjudian tersebut kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Warga menilai aktivitas yang berlangsung secara terang-terangan itu seolah menunjukkan bahwa hukum tidak lagi memiliki daya gentar terhadap para pelaku perjudian.

Ironisnya, hingga kini tempat yang disebut-sebut telah lama beroperasi itu dikabarkan masih ramai dipadati pemain setiap harinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, berbagai upaya pemberantasan perjudian terus digaungkan aparat penegak hukum, namun lokasi yang disebut-sebut sebagai arena perjudian tersebut justru tetap eksis dan beroperasi tanpa rasa takut.

Kecurigaan publik semakin menguat ketika upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak terkait belum memperoleh tanggapan. Bungkamnya pihak-pihak yang dimintai klarifikasi menimbulkan berbagai spekulasi dan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai mengapa aktivitas yang dianggap meresahkan tersebut masih dapat berjalan dengan leluasa.
Saat tim investigasi turun langsung ke lokasi, aktivitas perjudian disebut masih berlangsung ramai. Para pemain yang datang didominasi warga sekitar. Kondisi ini memicu keresahan, terutama bagi para orang tua yang khawatir dampak perjudian semakin merusak lingkungan sosial dan masa depan generasi muda.
Salah seorang warga berinisial AD (43) mengaku geram dengan keberadaan lokasi tersebut. Menurutnya, perjudian di kawasan itu sudah lama menjadi sumber persoalan sosial yang memicu konflik keluarga hingga keresahan warga.

Baca Juga:  Diduga Dilindungi Kekuatan Besar! SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia Disebut Jadi “Kerajaan” Mafia BBM Subsidi di Medan

“Tempat ini sangat meresahkan. Banyak keluarga yang ribut karena perjudian. Kami heran kenapa sampai sekarang masih tetap beroperasi. Masyarakat hanya bisa melihat dan bertanya-tanya, kenapa tempat seperti ini seolah tidak tersentuh,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Pernyataan warga tersebut menggambarkan akumulasi kegelisahan masyarakat yang merasa suara mereka belum mendapatkan jawaban yang tegas. Di satu sisi, masyarakat diminta mendukung penegakan hukum, namun di sisi lain mereka masih menyaksikan aktivitas perjudian yang disebut berlangsung secara terbuka.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak yang disebut sebagai pengelola lokasi perjudian juga belum membuahkan hasil. Hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum memberikan keterangan terkait berbagai tudingan yang beredar.

Masyarakat kini berharap aparat penegak hukum dapat segera turun tangan melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap aktivitas perjudian yang meresahkan tersebut. Harapan itu tidak hanya tertuju pada penindakan terhadap pelaku perjudian, tetapi juga pada pengungkapan jika terdapat pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam membiarkan praktik tersebut berlangsung.

Publik menilai, apabila dugaan aktivitas perjudian itu benar adanya, maka penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu demi menjaga marwah hukum dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Kini, sorotan masyarakat tertuju pada langkah aparat selanjutnya. Apakah praktik perjudian yang disebut-sebut telah lama beroperasi itu akan segera ditindak, atau justru terus menjadi pertanyaan yang menggantung di tengah keresahan warga yang mendambakan lingkungan bersih dari perjudian dan penyakit masyarakat lainnya.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pakarinvestigasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!
Api Mengamuk di KEK Sei Mangkei, Brimob Polda Sumut Bergerak Cepat Bantu Pemadaman — Tiga Nyawa Tak Terselamatkan
TANPA TANDA SNI: DIPERTANYAKAN PT.SARANA ASTRA MOTOR DIMINTA BUKA ASAL-USUL SPAREPART
SK Baru Guncang TKBM Rengas Pulau: Kepengurusan Lama Dibekukan, Bendera Organisasi Diperingatkan Tak Boleh Dijual untuk Kepentingan Pribadi
FRIC RESMI SURAT RDP DPRD BATAM,LINTAS SEKTOR BONGKAR SKANDAL PERIZINAN DAN PAJAK TEMPAT SENANG
Di Tengah Erupsi Sinabung, Brimob Polda Sumut Hadir Membawa Harapan: Makanan dan Air Bersih Mengalir untuk Pengungsi Karo
Hujan dan Angin Tak Jadi Penghalang, Tim SAR Brimob Terobos Cuaca Ekstrem Buka Kembali Jalan Warga Medan Tembung
Bukan Sekadar Berebut Juara, Turnamen Badminton PB Mitra Sporty Medan Menyalakan Harapan Atlet Muda
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:31 WIB

KLAIM ULAYAT TAPI PAKAI SKRPT PRIBADI: RONALDI TAK BISA BUKTIKAN LEGALITAS TANAH HPL, MALAH SESUMBAR DAN BLOKIR MEDIA! KAPOLRES SIAK, TANGKAP TERLAPOR!!

Kamis, 3 September 2026 - 15:40 WIB

Api Mengamuk di KEK Sei Mangkei, Brimob Polda Sumut Bergerak Cepat Bantu Pemadaman — Tiga Nyawa Tak Terselamatkan

Kamis, 3 September 2026 - 14:16 WIB

TANPA TANDA SNI: DIPERTANYAKAN PT.SARANA ASTRA MOTOR DIMINTA BUKA ASAL-USUL SPAREPART

Kamis, 3 September 2026 - 14:10 WIB

SK Baru Guncang TKBM Rengas Pulau: Kepengurusan Lama Dibekukan, Bendera Organisasi Diperingatkan Tak Boleh Dijual untuk Kepentingan Pribadi

Kamis, 3 September 2026 - 10:00 WIB

FRIC RESMI SURAT RDP DPRD BATAM,LINTAS SEKTOR BONGKAR SKANDAL PERIZINAN DAN PAJAK TEMPAT SENANG

Berita Terbaru