Medan – Ketika malam semakin larut dan sebagian besar warga Kota Medan telah terlelap di rumah masing-masing, puluhan personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara justru bersiap meninggalkan markas. Dalam sunyi yang menyelimuti kota, mereka bergerak menyusuri jalanan, menyalakan kewaspadaan, dan memastikan rasa aman tetap hadir bagi masyarakat.
Patroli Mandiri yang digelar sejak Minggu malam hingga Senin dini hari, 5–6 Juli 2026, menjadi bukti bahwa Brimob Polda Sumut tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan untuk bergerak bebas di Kota Medan.
Dengan dipimpin langsung Danton 1 Kompi 3 Batalyon C Pelopor, Ipda Jhones M. Marpaung, S.H., sebanyak 21 personel diterjunkan dalam patroli yang berlangsung mulai pukul 23.30 WIB hingga 04.45 WIB. Mereka dibekali kendaraan dinas, alat komunikasi, perlengkapan taktis, serta perlengkapan pengamanan untuk menghadapi setiap kemungkinan yang dapat mengganggu situasi kamtibmas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum bergerak, seluruh personel mengikuti apel pengecekan di Mako Sat K.E. Lumi Medan. Dalam arahan yang disampaikan, setiap anggota diingatkan bahwa malam hari merupakan waktu rawan, saat pelaku kriminal kerap memanfaatkan lengahnya masyarakat dan sepinya jalanan untuk menjalankan aksinya.
Namun malam itu, jalanan Medan tidak dibiarkan sepi tanpa pengawasan.
Dengan langkah tegas dan mata yang terus awas, personel Brimob mulai menyisir sejumlah titik rawan. Kawasan Jalan Cemara, Gang Pinus Raya, menjadi salah satu lokasi yang didatangi. Di tengah aktivitas masyarakat dan pelaku UMKM yang masih bertahan hingga malam, personel berdialog, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta mengajak warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari potensi gangguan keamanan.
Kehadiran Brimob di tengah masyarakat bukan hanya menghadirkan patroli, tetapi juga membawa ketenangan. Warga yang ditemui menyambut positif kehadiran personel berseragam, karena merasa tidak sendirian menghadapi ancaman kriminalitas yang kerap muncul saat malam semakin gelap.
Patroli kemudian bergerak menuju Jalan Pertahanan, Simpang Tol Tanjung Mulia, salah satu titik yang diantisipasi sebagai lokasi berkumpulnya kelompok geng motor dan konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Personel disiagakan untuk melakukan pemantauan intensif, memastikan tidak ada kelompok yang mencoba menjadikan jalan raya sebagai arena aksi ugal-ugalan maupun intimidasi terhadap masyarakat.
Dari sana, pasukan Brimob melanjutkan patroli mobile menuju Jalan Kapten Sumarsono, Simpang Empat Gaperta Ujung. Ruas jalan yang pada dini hari kerap lengang itu menjadi perhatian serius karena berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan jalanan untuk melakukan aksi pencurian, perampasan, maupun kekerasan.
Tidak ada ruang untuk lengah. Tidak ada celah bagi pelaku kriminal untuk bergerak bebas.
Patroli kembali dilanjutkan ke kawasan Jalan Gatot Subroto KM 7 Kampung Lalang. Di lokasi tersebut, personel Brimob melakukan koordinasi dengan personel patroli Polsek Helvetia yang tengah melaksanakan kegiatan pengamanan wilayah. Sinergi ini menjadi kekuatan penting dalam menghadang tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Kehadiran aparat gabungan di lapangan menjadi pesan tegas bagi siapa pun yang berniat mengganggu keamanan: Kota Medan tidak pernah dibiarkan tanpa penjagaan.
Menjelang pagi, personel bergerak menuju Fly Over Jalan Jamin Ginting. Kawasan tersebut turut menjadi sasaran pemantauan karena kerap berpotensi digunakan sebagai lokasi balap liar, tempat berkumpulnya kelompok remaja, hingga jalur konvoi geng motor. Personel memberikan imbauan kepada pengendara agar tidak berhenti atau memarkirkan kendaraan di atas fly over serta mengantisipasi setiap aktivitas yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
Setelah seluruh rute patroli dilalui, personel kembali ke Mako Wahid Hasyim Medan untuk melaksanakan apel konsolidasi. Satu per satu personel diperiksa, perlengkapan dicek, dan pelaksanaan tugas dievaluasi. Seluruh anggota kembali dalam keadaan aman, sehat, dan lengkap.
Dari hasil patroli sepanjang malam itu, situasi kamtibmas di sejumlah titik sasaran terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun aksi kriminalitas selama kegiatan berlangsung.
Patroli Mandiri ini bukan sekadar rutinitas. Ini adalah pengabdian yang dijalankan dalam senyap, ketika masyarakat tidur dan jalanan mulai lengang. Brimob Polda Sumut hadir untuk memastikan bahwa rasa aman tidak pernah padam.
Melalui patroli yang dilakukan secara rutin, intensif, dan menyeluruh, Brimob Polda Sumut terus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, mencegah aksi geng motor, mengantisipasi balap liar, serta menjaga Kota Medan tetap kondusif.
Sebab bagi Brimob, menjaga keamanan bukan hanya tugas. Itu adalah amanah yang harus dijaga, bahkan hingga fajar kembali menyingsing.
Indra/humas













