Medan – Suara ledakan yang mengguncang kawasan Jalan Perhubungan, Kompleks Grand Polonia Nomor 3B, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Medan Polonia, Senin (20/7/2026), langsung memicu respons cepat aparat kepolisian. Tanpa menunggu lama, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengerahkan puluhan personel berkualifikasi khusus untuk mengamankan lokasi, mengevakuasi korban, sekaligus memastikan tidak ada ancaman lanjutan.
Atas hasil koordinasi dengan Polrestabes Medan, Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., memerintahkan pengerahan Tim Penjinak Bom (Jibom), Tim Kimia, Biologi, Radioaktif (KBR) Detasemen Gegana, serta Tim Search and Rescue (SAR) Batalyon A Pelopor menuju lokasi kejadian.
Operasi penanganan dipimpin langsung oleh Komandan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut, AKBP Octorolas Simbolon, S.T., M.Han. Dengan penuh kehati-hatian, Tim Jibom melakukan sterilisasi dan penyisiran menyeluruh di area ledakan guna memastikan tidak terdapat bahan peledak maupun ancaman lain yang dapat membahayakan keselamatan warga dan petugas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di saat yang sama, Tim KBR melakukan deteksi terhadap kemungkinan adanya paparan zat berbahaya yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat maupun personel yang bertugas. Sementara itu, Tim SAR Batalyon A Pelopor bahu-membahu bersama personel gabungan melakukan pencarian dan evakuasi korban di tengah situasi yang membutuhkan kecepatan sekaligus ketelitian tinggi.
Sinergi lintas instansi pun terlihat solid. Personel Satuan Brimob Polda Sumut bekerja bersama Polrestabes Medan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, tim kesehatan, serta unsur terkait lainnya untuk mengamankan lokasi, mempercepat proses evakuasi korban, sekaligus mendukung olah tempat kejadian perkara agar seluruh proses penanganan berjalan aman, profesional, dan terkendali.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pengerahan personel dengan kemampuan khusus merupakan bentuk kesiapsiagaan Brimob dalam menghadapi setiap situasi darurat yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.
“Kami mengerahkan puluhan personel Tim Jibom dan KBR Detasemen Gegana serta Tim SAR Batalyon A Pelopor untuk mendukung proses penanganan di lokasi ledakan. Seluruh personel bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing guna memastikan lokasi aman, membantu proses evakuasi, serta mendukung penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian,” tegas Kombes Pol. M. Rendra Salipu.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Sementara itu, Satuan Brimob Polda Sumut memastikan akan terus bersinergi dengan Polrestabes Medan dan seluruh instansi terkait hingga proses penanganan tuntas, penyelidikan selesai, dan situasi di lokasi benar-benar dinyatakan aman serta kondusif.
Respons cepat ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan menjaga keselamatan masyarakat pada setiap situasi darurat.
Indra/humas













